
**
Sewaktu Xiao Quan sedang Asyik belajar teknik pembuatan pil hingga larut malam. Ada tiga orang yang menyusup ke kediaman para tamu. Mereka memakai pakaian hitam disertai dengan penutup wajah sehingga hanya terlihat bagian mata. Gerak gerik mereka sangat rapi dan teratur, semua sepertinya telah direncanakan dengan matang Dan juga penguasaan mereka terhadap medan menunjukkan mereka adalah orang yang telah terbiasa melakukan pengintaian dan penyusupan.
“kita akan memberi pelajaran kepada anak itu” ujar salah seorang diantara ketiganya
“aku yakin tidak lama lagi ia akan diusir dari sekte” sambung yang lain sambil berbisik.
Salah satu dari ketiganya langsung memasuki kamar Xiao Quan dan meletakkan sesuatu dibawah tempat tidurnya, sementara dua lainnya berjaga – jaga didepan mengintai sekitar. Situasi dikediaman begitu lengang, tidak ada yang berlalu lalang seperti disiang hari.
Ayo cepat kita tinggalkan tempat ini sebelum ada yang melihat kita. Ketiganya langsung berlari dan menghilang di kegelapan malam.
***
__ADS_1
Sementara itu..
Serombongan pasukan bersenjata lengkap bergerak menuju sekte bulan sabit. Mereka tidak berpakaian layaknya sebagaimana pasukan kekaisaran, mereka membawa beberapa bendera dengan sulaman bergambar daun berwarna emas, yang menunjukkan identitas mereka adalah orang – orang dari Organisasi Daun Emas
Tidak hanya rombongan dari Organisasi Daun Emas, dibelakang mereka ada ratusan orang yang merupakan gabungan dari tiga gerombolan perampok yang membantu Organisasi daun Emas. Rombongan besar itu dipimpin langsung oleh Lin Xiong. Lebih dari seribu orang yang ikut dalam rombongan untuk melakukan penyerangan terhadap sekte bulan sabit, rata – rata mereka berada pada ranah kondensasi Qi Dan sekitar tiga puluh orang berada pada ranah Fighter.
Derap langkah rombongan membuat situasi menjadi terasa mencekam, desa yang dilewati oleh rombongan semuanya telah hancur binasa, para penduduknya dibantai dan harta mereka dijarah oleh para perampok. Sebenarnya sebelum rombongan besar ini bergerak Lin Xiong telah terlebih dahulu mengutus tiga puluh orang untuk melakukan pengintaian dan mencari informasi termasuk menghabisi mata – mata dari sekte bulan sabit.
“kita berhenti disini dan beristirahat, besok pagi kita lanjutkan perjalanan” Lin Xiong memerintahkan kepala masing - masing rombongan agar mengistirahatkan anggotanya.
‘dan mengenai pembagian harta jarahan, masing masing kelompok akan mendapatkan dua puluh persen, selebihnya akan menjadi milik Organisasi daun emas, aku yakin kita akan mendapatkan ikan besar kali ini” lanjutnya.
Lin Xiong memberikan harapan kepada para perampok agar tidak ada yang berkhianat dan berbalik menyerang dirinya dikala situasi sedang genting nanti.
__ADS_1
Para kepala perampok itu mengangguk tanda faham dengan perintah Lin Xiong
Meskipun ucapan Lin Xiong terdengar sangat percaya diri. Tetapi ia juga sama sekali tidak meremehkan sekte bulan sabit , walaupun hanya termasuk sebuah sekte kecil namun keberadaannya yang tetap bertahan selama ratusan tahun menunjukkan kekuatannya yang tidak bisa dianggap remeh.
***
Menjelang pagi Xiao Quan kembali dari aula pengobatan, ia sangat gembira karena mendapatkan pengetahuan baru yang melengkapi kemampuannya sebagai seorang kultivator. Setiap kultivator harus memiliki banyak keahlian, dan salah satu keahlian terbaik adalah Alchemy, karena selain bisa digunakan untuk diri sendiri juga merupakan salah satu cara tercepat untuk menghasilkan uang.
Dengan wajah yang lelah ia berbaring diatas tempat tidurnya, ia masih terbawa suasana di dapur pembuatan pil. Ia
mencoba mensimulasikan kembali didalam pikirannya apa yang telah dipelajari beberapa waktu yang lalu.
“aku akan mencobanya lain kali dengan berlatih lebih keras lagi” Xiao Quan masih penasaran dengan teknik - teknik yang disebutkan oleh penatua Ning Wang.
__ADS_1
Dikamar yang tenang perlahan pikirannya mengembara, ia kembali teringat kejadian beberapa hari yang lalu tentang sekte pedang Emas. Rasa hangat di dadanya mulai bangkit dan bergemuruh kembali, ia meneteskan air mata “ ayah, Ibu” hanya dua buah kata yang keluar dari mulutnya. Perasaan yang tertahan di dadanya membuat Xiao Quan Buyar dari lamunannya, ia menyeka air matanya yang telah menetes di pipinya “ aku harus jadi lebih kuat dalam waktu yang secepatnya, hanya dengan kekuatan yang cukup aku bisa merealisasikan tujuanku untuk menghabisi sekte - sekte aliran hitam” tekadnya dalam hati