
Xiao Quan meletakkan tangannya di dada pria muda itu, aliran Qi mengalir dari tubuh Xiao Quan melalui jalur Meridian kemudian ditransfer ke dalam tubuh pria itu.
tidak butuh waktu yang lama pria muda itu menggerakkan tubuhnya secara perlahan, kemudian ia mulai merasakan kesadaran, , rasa sakit yang amat hebat menerpanya. sementara itu Xiao Quan tidak mengurangi aliran Ki yang dia berikan.
dengan kedipan berat pria muda itu membuka mata, dan dengan suara teredam ia mendesah sambil matanya tertuju ke arah Xiao Quan. terlihat dia mencoba untuk mengucapkan sesuatu namun karena kondisinya yang parah, sama sekali tidak mengizinkan dirinya untuk melakukan apa-apa.
semakin lama semakin banyak Qi yang masuk ke dalam tubuh pria muda itu sehingga membuat vitalitasnya meningkat dan energi di dalam tubuhnya lebih stabil.
"kakak, kau sudah sadar?", Xiao Quan berkata dengan pelan
"Hmmmm "dengan suara berat dan teredam pria muda itu berusaha menjawab.
"sudah, kakak tidak usah terlalu banyak bergerak dulu, karena kondisi tubuhmu masih terluka parah, tampaknya beberapa Meridian di tubuhmu terluka, mungkin butuh waktu untuk menyembuhkan tubuhmu, tapi paling tidak kita harus melewati masa kritis ini "Xiao Quan berkomentar
__ADS_1
30 menit waktu berlalu, Xiao Quan terus-menerus mengirimkan energi Qi ke dalam tubuh pria muda itu, perubahan sangat terlihat di tubuh pria itu, luka di beberapa tempat di tubuhnya sudah tidak menghalangi pergerakannya. kemudian pria muda itu berusaha untuk duduk walaupun dengan gerak yang lambat.
Xiao Quan menarik tangannya karena telah melihat kondisi pria muda itu sudah cukup baik. lagi pula ia tidak mungkin menghabiskan seluruh Qi didalam dantiannya untuk seseorang yang baru dia temui.
"kakak, apakah kamu merasa lebih baik? "Xiao Quan bertanya kepadanya
perhatian pria muda itu tertuju kepada Xiao Quan, "adik kecil, terima kasih atas bantuanmu " , pria muda itu mengucapkan terima kasih kepada Xiao Quan yang telah membantunya.
"adik kecil, namaku Wu Jing", pria muda itu memperkenalkan dirinya. iya tahu betul dan bisa merasakan bahwa Xiao Quan tidak berniat buruk padanya
Xiao Quan hanya mengangguk, karena ia sudah mengetahui dari mana arah datangnya pemuda itu ketika ia menempelkan tangannya di tubuh pemuda itu dan merasakan Ki di dalam tubuhnya. hal ini disebabkan kemampuan dari teknik yang ia dapatkan di sekte bulan sabit.
"kakak, namaku Xiao Quan, aku kebetulan lewat ditempat ini dan menemukan kakak dikerumuni serigala berbulu merah" ia memperkenalkan dirinya kepada Wu Jing
__ADS_1
Wu jing memperhatikan Xiao Quan. ia tidak menyangka seorang anak yang masih sangat muda akan berkeliaran, yang lebih mengejutkannya adalah tingkat praktik kultivasi Xiao Quan tidak bisa dia lihat.
seorang kultivator pada umumnya akan mampu melihat praktek kultivator lain yang setara dengannya, namun ada beberapa kultivator yang mampu melihat satu atau dua tingkat kultivasi yang berada diatas kultivasinya.
praktik kultivasi Xiao Quan terpaut tiga tingkat dengan Wu Jing, ditambah dengan bakat Wujing yang biasa - biasa saja membuat ia tidak bisa melihat tingkat kultivasi Xiao Quan.
dalam keadaan duduk, wujing memejamkan mata sambil berusaha mengedarkan Qi di tubuhnya sendiri, sementara Xiao quan duduk di dekat wujing dan memperhatikan apa yang dilakukan pemuda itu.
tidak banyak obrolan yang terjadi diantara mereka, Wu jing fokus pada masalah penyembuhan lukanya yang parah. ia menelan sebuah Pil pemulihan tingkat rendah yang biasa dijual di toko obat kecil dan menyerapnya.
setelah beberapa waktu yang lama berlalu, kondisi wujing semakin membaik walaupun lukanya tidak belum sembuh namun ia sudah mampu berdiri. Xiao Quan membawa Wu Jing menuju kudanya.
Xiao Quan berbincang bincang dengan Wu Jing perihal keadaan Kota Kabut Ilusi. walaupun Xiao Quan pernah tinggal disalah satu sekte besar, namun untuk anak seusianya sama sekali belum pernah melihat dunia luar.
__ADS_1
***
hari berlalu dengan cepat, Xiao Quan berjalan menuntun kudanya sementara Wu Jing yang masih terluka berada diatas kuda. keduanya berjalan menuju kota kabut ilusi.