WAY OF ETERNITY

WAY OF ETERNITY
Ch 66. Tetua Kelima


__ADS_3

Diskusi seputar pertarungan antara Xiao Quan dan penjaga Meng Chao terjadi dengan hangat di kota kabut ilusi. bahkan beberapa petinggi di klan Meng juga mendengar berita tentang kekalahan penjaga Meng Chao.


tidak sedikit di antara mereka menjadi berang, marah, dan tidak terima dengan berita yang ada. karena bagaimanapun hal ini akan menyebabkan reputasi klan Meng di kota kabut ilusi menjadi turun.


"panggil Meng Chao kesini, aku ingin berbicara dengannya" tetua kelima klan Meng berkata kepada salah satu penjaganya.


Tetua kelima adalah orang yang pertama mendengar kekalahan penjaga Meng Chao, karena pada saat pertarungan terjadi ia berada di sebuah restoran dengan jarak yang tidak jauh dari lokasi pertarungan.


tidak butuh waktu yang lama bagi penjaga itu untuk membawa Meng Chao ke tempat tetua kelima.


"Salam kepada tetua" Meng Chao menangkupkan tinjunya sambil memberi salam kepada tetua kelima

__ADS_1


tetua kelima hanya mengangguk pelan dua kali, kemudian dengan ekspresi serius ia mulai bertanya kepada Meng Chao.


"aku mendengar terjadi keributan antara penjaga yang kau bawa dengan seseorang di jalan hari ini ! apakah itu benar? "Tetua kelima mulai menyelidik.


Meng Chao ragu bercampur bingung ingin berkata apa. jika ia mengatakan yang sebenarnya maka alangkah sangat memalukan baginya jika tetua kelima mendengar kekalahan mereka, jika ia tidak mengatakannya dengan jujur, ia takut ketika tetua kelima mengetahui yang sebenarnya, ia akan berakhir dengan hukuman karena telah membohonginya.


dengan berat hati Meng Chao menceritakan kejadian yang terjadi dijalan. dengan otaknya yang licik, Meng Chao mengganti beberapa fakta untuk memprovokasi penatua kelima.


tetua kelima mengerutkan kening." apa tingkat kultivasi anak itu ? "


"tetua, aku tidak jelas tentang tingkat kultivasinya, tapi menurut pengamatanku setidaknya ia berada pada tingkat ketujuh kondensasi Qi" jawab Meng Chao

__ADS_1


wajah tetua kelima berubah tegang, sepengetahuannya tidak ada orang di kota kabut ilusi yang memiliki kekuatan seperti itu untuk ukuran seusia Xiao Quan.


"apakah ia berasal dari sekte besar ? untuk anak usia 12 tahun dengan tingkat kultivasi ranah kondensasi Qi tingkat ketujuh, ia hanya mungkin jenius yang berasal dari sekte besar, namun bagaimana ia bisa sampai disini ? sekte besar terdekat adalah sekte Pedang Emas. tapi bukankah sekte itu sudah hancur beberapa waktu yang lalu" tetua kelima bertanya - tanya dalam hatinya.


"jika benar ia berasal dari sekte besar, aku yakin pasti ada monster - monster kuat dibelakang anak itu, tapi bagaimana ia bisa berteman dengan Wu Jing ? " tetua kelima mulai merasakan pusing memikirkan semua dugaannya.


" Meng Chao, sebaiknya jangan mengganggu atau membuat masalah dengannya, kita tidak tahu siapa yang mendukungnya, jangan sampai kita menyinggung kekuatan raksasa di benua angin salju ini, bagi kekuatan - kekuatan tirani itu, satu orang saja sudah cukup menghapus seluruh kota kabut ilusi ini " ucap tetua kelima


Meng Chao hanya mengangguk atas perintah tetua kelima. walaupun didalam hatinya ia menggerutu tapi ia tidak menunjukkannya.


"baik, pergilah dan lupakan kejadian hari ini"ujar tetua kelima.

__ADS_1


tetua kelima memang terkenal karena kebijaksanaannya. ia sangat peka terhadap segala hal sehingga mudah baginya untuk menghindari konflik dengan siapapun. dalam hal kekuatan ia ada diranah fighter late stage. untuk ukuran kota kabut ilusi, ia menjadi salah satu kultivator papan atas. ia begitu. dihormati oleh kawan maupun lawan


__ADS_2