
**
Suasana di Arena pertandingan terlihat semakin meriah, sorak sorai penonton yang menyaksikan pertandingan ranah Fighter menggema, satu persatu kandidat yang diprediksi akan memasuki Babak Final keluar sebagai pemenang, salah satunya adalah Liu Jun.
“aku yakin Liu Jun yang akan menjadi pemenang untuk pertandingan nanti” komentar salah satu penonton.
“ya bisa saja, tapi itu juga tidak akan mudah” komentar yang lain
“aku bertaruh dua puluh batu roh untuk kemenangan Liu Jun” penonton lain memasang taruhan dengan temannya.
Banyak diantara penonton yang memasang taruhan, bahkan tidak sedikit orang yang mempertaruhkan seluruh harta yang berada di cincin penyimpanan mereka.
**
Didalam Aula penegakan, Penatua Liu Kang sedang memeriksa keadaan dua orang penjaga yang telah Xiao Quan patahkan kakinya, kondisi mereka cukup mengenaskan dengan wajah yang lebam dan beberapa tulang mereka retak, sehingga akan membuat mereka berada ditempat tidur untuk beberapa bulan.
Darah mereka meninggi ketika menyadari keadaan tubuh mereka sat ini. Rasa penyesalan yang besar muncul karena terlalu serakah ditambah dengan rasa dendam yang menggebu bersatu menciptakan kebencian didalam hati mereka.
__ADS_1
Keduanya menceritakan semua yang terjadi dengan mengganti beberapa bagian untuk memojokkan Xiao Quan.
“benar penatua, anak itu bukan orang sembarangan dia menguasai keterampilan untuk menggunakan racun, selain itu ia sangat licik, kami berdua ditipu olehnya sehingga kami jatuh kedalam tipu muslihatnya”. Salah seorang penjaga melaporkan kepada penatua Liu kang
Kemarahan nampak jelas dimata Penatua Liu Kang, dengan mengepalkan tangan ia terlihat begitu geram. “aku akan memberikan pelajaran secara langsung kepada anak ini”.
Semua orang yang ada di Aula Penegakan tersenyum mendengar ucapan penatua Liu Kang. Di Sekte bulan sabit selain dari Ketua dan wakil ketua sekte tidak ada yang bisa menghentikan penatua Utama Aula penegakan.
***
Terdengar langkah kaki memasuki salah satu ruangan di aula pengobatan, Xiao Quan mendongakkan kepala menatap kearah pintu, terlihat sosok penatua Ning Wang mendekat kearahnya.
Penatua Ning Wang Mengangguk, “Quan’er duduklah, ada beberapa hal yang ingin aku bicarakan denganmu” penatua Ning Wang membuka percakapan
Xiao Quan duduk di kursi, dengan wajah penuh perhatian ia menatap penatua Ning Wang. “ aku dengarkan dulu apa yang akan ia sampaikan, sebelum melakukan tindakan” batinnya
“Quan’er, aku yang meminta penatua Long Ming dan yang lain mengeluarkan mu dari Aula Penegakan, hal ini aku lakukan karena aku tahu sebenarnya kau memang tidak bersalah, ada orang yang meletakkan Giok Ingatan itu di kamarmu dan orang itu sekarang dalam penyelidikan kami, kita hanya perlu menunggu proses selanjutnya ketika orang itu terbukti melakukannya maka kau bisa bebas, sementara ini sebaiknya kau tidak usah keluar dulu, biar aku yang mengatasi semuanya” Ujar Penatua Ning Wang.
__ADS_1
Xiao Quan mendengarkan secara seksama penjelasan penatua Ning Wang. “baik penatua, aku akan ikuti saranmu” jawab Xiao Quan
‘terima kasih, karena mau mendengarkan kata – kataku, ingat jangan keluar kondisi sedang tidak aman ” penatua Ning Wang langsung beranjak dari tempat duduknya dan berbalik meninggalkan Xiao Quan
***
Xiao Quan keluar dari Aula Pengobatan, dengan langkah tergesa – gesa ia berlari dan menyelinap .
“Aku tidak bisa terus begini, aku harus pergi dari tempat ini, bahkan sekte aliran putih pun tampaknya penuh dengan permainan - permainan kotor. lagi pula jika aku ingin kabur siapa yang bisa menghentikan ku”.
Xiao Quan mengendap – endap dari satu bangunan kebangunan yang lain. Ia pergi menuju arah utara karena satu – satunya daerah yang paling sepi menurutnya adalah sungai naga kecil, bisa dikatakan bahwa tidak ada murid yang akan berkeliaran didekat sungai naga kecil.
Xiao Quan mempercepat langkahnya, ia telah membulatkan tekad untuk meninggalkan sekte bulan sabit, ia berniat menyusuri hulu sungai naga kecil untuk mencari jalan keluar.
Sesampainya ditepi sungai naga kecil Xiao Quan langsung masuk kedalam air, namun seketika rasa sakit menyerang kepalanya, ia merasa seakan akan ditusuk ratusan jarum diubun - ubunnya, tak mau menyerah Xiao Quan mengalirkan Qi ke kepalanya untuk meredakan rasa sakit. Sambil terus menyeberang ia bergerak lebih cepat hingga tidak butuh waktu yang lama untuk sampai disisi lain sungai Naga Kecil.
Sungai naga kecil memang hanya sebuah sungai kecil, namun ada sesuatu yang unik darinya, yaitu tarikan gaya gravitasi yang lebih kuat terhadap benda dibanding daerah disekitarnya.
__ADS_1
Xiao Quan maju terus ke depan dengan tertatih – tatih tanpa menghiraukan apa yang terjadi dalam dirinya. Perlahan rasa sakit mulai menghilang sehingga Xiao Quan merasa lebih baik. Ia memasuki hutan di lereng gunung Leiyun.
‘sebaiknya aku beristirahat memulihkan staminaku” batin Xiao Quan