WAY OF ETERNITY

WAY OF ETERNITY
Ch 61. Kultivator Demonic Beast


__ADS_3

di sebuah kedai minuman seorang pemuda lari dengan tergopoh-gopoh tampaknya ingin melaporkan sesuatu yang penting. pemuda ini juga merupakan salah satu bagian dari keluarga meng , namun ia bukan dari keluarga utama


"kakak Meng Chao, aku melihat bajingan Wu Jing memasuki kota hari ini, apa yang harus kita lakukan ?" seorang melaporkan kedatangan Wu Jing


"apa ? bagaimana bisa bajingan itu masih hidup" ujar meng Chao


Meng Chao adalah putra salah satu tetua di keluarga Meng, ia adalah orang yang licik tapi juga sangat tempramen, kekuatannya berada pada tingkat kondensasi Qi tingkat ketujuh. sehari-hari ia selalu membawa 4 orang sebagai penjaganya.


"ia juga datang bersama seorang anak kecil, mungkin usianya sekitar 12 atau 13 tahun "sambung pemuda itu.


tampak kemarahan di wajah Meng Chao, namun tidak berapa lama ekspresinya berubah menjadi ekspresi gembira, sorot matanya menyipit dan bibirnya terangkat ke atas menunjukkan senyumnya yang licik.


"aku memiliki ide yang sangat brilian, sekarang ayo pergi ". meng Chao mengajak ke empat orang penjaganya. 4 orang ini berada di tahap kondensasi Ki tingkat ke 6 dan ke 7.

__ADS_1


***


Xiao Quan dan wu jing sampai di sebuah rumah kecil di sudut kota kabut ilusi. keadaan rumah sangat sederhana halamannya cukup luas ditumbuhi dengan pohon-pohon yang rindang, di samping rumah terdapat sebuah kolam kecil yang membuat rumah terasa asri dan sejuk.


"adik kecil, kita telah sampai di rumah "ucap wu jing.


"di dalam aku memiliki beberapa keluarga "sambungnya


Xiao Quan cuma diam dan memperhatikan sekelilingnya, tidak ada tanda-tanda orang di sekitar mereka, namun ia lebih memilih mengabaikan dan segera membantu wu jing turun dari kuda.


mengikuti wujing dari belakang, Xiao Quan kembali memperhatikan kondisi sekitar rumah wu Jing. ia merasakan satu hal yang aneh di tempat ini, selain energi Ki yang tipis di sekitar pekarangan rumah ada juga hawa dingin yang masuk ke dalam pori-pori kulit menembus tulang.


"adik kecil, tidak usah sungkan. masuklah anggaplah rumah ini seperti rumah sendiri "wu jing mempersilahkan Xiao Quan untuk masuk.

__ADS_1


Xiao Quan masuk ke dalam rumah dan melihat beberapa perabotan tua tergantung di dinding rumah kecil ini. ukiran-ukiran sederhana terdapat di beberapa perabotan seperti kursi dan meja. tidak ada yang menarik di dalam rumah wu jing.


"adik kecil, aku akan memperkenalkan keluargaku di rumah ini "wu jing bersiul beberapa kali. kemudian beberapa binatang masuk ke dalam ruangan.


Xiao Quan tercengang, tidak menyangka keluarga yang disebutkan oleh wujing adalah sekumpulan demonic beast. ada 5 demonic beast yang dipanggil oleh wu jing. kelima hewan ini adalah kucing api, burung petir, tikus batu, ular sembilan warna dan katak dewa air.


melihat hewan-hewan ini berbaris menuruti perintah dari kucing, Xiao Quan tahu kalau wu jing adalah seorang Kultivator demonic beast. kekuatan kultivator demonic beast terletak pada kemampuannya mengendalikan binatang roh untuk membantunya melawan musuh atau melakukan sesuatu.


walaupun demonic beast yang ada di rumah hanyalah demonic beast tingkat rendah, rata-rata berada pada ranah kondensasi Ki tingkat ketiga, namun dengan kemampuan wu jing saat ini yang berada di tingkat keempat sudah merupakan hal yang sangat hebat dalam mengendalikan hewan-hewan ini. pada umumnya seorang Kultivator demonic beast membutuhkan tingkatan kondensasi Ki tingkat ke 8 atau bahkan ranah fighter untuk dapat menaklukkan demonic beast setingkat Kultivator ranah kondensasi Qi tingkat ketiga.


"kakak, aku ingin berjalan-jalan dulu melihat-lihat situasi kota kabut ilusi, jika nanti aku melihat toko obat mungkin aku bisa membelikannya untuk mu, agar luka-lukamu lebih cepat sembuh "Xiao Quan berkata kepada wu jing.


"baiklah, tapi kau tetap harus berhati-hati. ini adalah kota kabut ilusi, walaupun pembunuhan dilarang didalam kota , namun beberapa orang mungkin saja akan mencari masalah denganmu "Wu jing memperingatkan Xiao Quan

__ADS_1


"tidak usah khawatir kak"balas Xiao Quan sambil beranjak dari tempatnya.


__ADS_2