WAY OF ETERNITY

WAY OF ETERNITY
Ch 54. Penjelasan


__ADS_3

**


pagi tiba dengan cepat, matahari menyingsing dengan ramah, sinar yang keperakan membuat suasana kemarin yang haru terasa seperti mimpi. Sesekali angin berhembus sepoi – sepoi membawa sedikit aroma amis darah bekas pertempuran. Beberapa bangunan masih terlihat rusak dan berantakan. Sekte bulan sabit sedang berkabung.


Didalam aula utama, ketua sekte dan para penatua juga bersama dengan seluruh murid sedang menyusun rencana untuk membangun kembali sekte bulan sabit yang porak poranda. Tidak ketinggalan  Xiao Quan juga ikut hadir didalamnya. Perdebatan demi perdebatan terjadi diantara penatua, karena terdapat perselisihan pendapat dalam menempatkan personil yang bertugas, masing – masing penatua menginginkan posisi – posisi strategis diduduki murid mereka.


“ketua, aku mendengar bahwa dalam pertempuran kemarin ada yang menggunakan racun, kita adalah sekte aliran putih yang menjunjung tinggi kejujuran dan sifat ksatria. “ seorang penatua maju ke depan


‘bukankah perintah dari ketua jelas menyatakan larangan bagi siapapun dalam sekte bulan sabit untuk menggunakan racun karena hal itu merupakan cara licik untuk memenangkan perang” sambungnya


Semua mata terbelalak dan mengarahkan pandangan kepada Xiao Quan.


Xiao Quan menanggapi dengan ekspresi santai, ia sama sekali tidak merasa tertekan.


“karena perintah ketua sekte sebagai pemimpin tertinggi adalah aturan yang harus dipatuhi, maka disini aku ingin mengingatkan kembali agar pelaku  dijatuhi hukuman yang berat” sambung penatua tersebut


Ketua sekte bangkit dari tempat duduknya, ‘ aku juga mendengar hal tersebut namun kita perlu menanyakan hal ini kepada yang bersangkutan agar semuanya jelas, ‘ jawab ketua sekte

__ADS_1


“Xiao Quan, berikan penjelasan kepada kami”


Xiao Quan berdiri dan tersenyum ‘ tuan yang mulia dan semua hadirin, memang benar aku menggunakan racun untuk membantu sekte bulan sabit dari kehancuran, tapi perlu kita ketahui apalah arti dari sebuah aturan jika mayat – mayat bergelimpangan, apa arti sebuah kata pahlawan jika keluarga dan sahabat menjadi mayat, apa artinya sebuah aturan jika yang kita dapatkan adalah sebuah kehancuran.” Xiao Quan berkata dengan suara nyaring dan lantang


“aku yang telah memulai menggunakan racun, tapi aku ingin mengingatkan kepada kita semua disini bahwa aku bukanlah seorang dari sekte bulan sabit, aku hanyalah tamu yang kebetulan hadir ketika penyerangan terjadi, dan sebagai seorang tamu aku merasa perlu membalas jasa orang yang telah membawaku ke sekte ini” Xiao Quan menatap Luo Shin dan Long Ming.


Penatua yang memojokkan Xiao Quan merasa malu karena telah salah sasaran.


Xiao Quan melanjutkan kata – katanya, “ dan mengenai hilangnya benda pusaka sekte beberapa hari yang lalu sama sekali itu tidak ada hubungannya denganku, jika ada yang kehilangan di aula harta mestinya penjaga aula yang harus disalahkan bukan menjadikan orang lain sebagai kambing hitam”


Kata – kata Xiao Quan begitu menohok hati, beberapa hari yang lalu ia tidak mengetahui siapa dalang dibalik peristiwa yang telah menjebaknya namun sekarang setelah memiliki kemampuan membaca kejadian masa yang lalu dari pusaka sekte dan dari jabat tangan dengan penatua Ning Wang, ia mengetahui bahwa salah satu aktor utama kejadian itu adalah ketua sekte sendiri yang ingin menjadikannya anggota sekte bulan sabit.


“Quan’er, tidak perlu” Luo Shin menyela sambil berdiri


“Sekte memiliki aula penegakan, ketua sekte nanti yang langsung menangani masalah ini” sambungnya


Luo Shin yang faham dengan maksud Xiao Quan, ingin menyelamatkan harga diri ketua sekte dan beberapa penatua utama atas konspirasi yang telah mereka susun. lagi pula Xiao Quan sedang berada di sekte bulan sabit, walaupun sekte beraliran putih namun tidak menutup kemungkinan ada orang yang memiliki pikiran kotor untuk mencelakai Xiao Quan

__ADS_1


“baiklah, aku akan mengatakannya nanti kepada ketua sekte” ucap Xiao Quan sembari ia duduk kembali


Luo Shin, Long Ming dan penatua Ning Wang menghela nafas lega.


“Karena semua masalah telah jelas, mari kita bangun kembali sekte ini dengan segenap hati dan kemampuan kita’. Ketua sekte menginstruksikan


***


Ketika semuanya bubar dari Aula Utama Long Ming menghampiri Xiao Quan.


“Quan’er, apakah kau akan meninggalkan sekte ini” tanya  Long Ming


Xiao Quan tersenyum “ kakak, aku ingin mengarungi dunia, aku ingin membalas dendam kepada aliran hitam, jadi tidak ada pilihan bagiku selain dari pada pergi berlatih  untuk meningkatkan kekuatanku sehingga mencapai cita – citaku”


Long Ming tidak bisa membantah ataupun menghalangi niat Xiao Quan, ia faham betul dengan keadaan dan keinginan Xiao Quan


“Kapan kau akan berangkat ?”  tanyanya kembali

__ADS_1


“lebih cepat lebih baik kak, mungkin siang ini”  jawab Xiao Quan


‘Baiklah, segera persiapkan barang –barangmu’


__ADS_2