WAY OF ETERNITY

WAY OF ETERNITY
Ch 42. Babak Utama V


__ADS_3

**


Pertandingan terus dilaksanakan oleh semua pasangan peserta yang tersisa walaupun tanpa kehadiran ketua sekte dan para penatua utama, bahkan penatua Liu Kang yang awalnya menjadi wasit, kini digantikan oleh penatua lain sebagai wasit pertandingan selanjutnya.


Satu persatu pemenang dari tiap pertandingan muncul, untuk putaran pertama dari dua puluh peserta hanya tersisa sembilan orang disebabkan Wei Ying dan Feng Han sama – sama dinyatakan kalah karena keluar dari arena. putaran kedua hanya tersisa lima orang, yaitu Hu Yaoyun, Zhuo Leng, Long Xue , Zhao Mei, Yang Xiao.


Mereka akan bertarung diputaran ketiga untuk memasuki babak final. Aturan pertarungan dibabak ketiga cukup mudah yaitu sama dengan babak penyisihan, babak final bisa dimasuki oleh peserta dengan mengalahkan tiga orang peserta lain sehingga tersisa dua orang yang bertahan dan akan memasuki babak Final.


Bagi sebagian orang pertandingan semacam ini kurang menarik tetapi sejatinya kesulitan yang ditimbulkan pertarungan akan menjadi semakin sulit dan memaksa peserta untuk mengeluarkan kemampuan maksimal mereka.


**


Dikediaman ketua sekte semua penatua utama duduk membentuk lingkaran dengan kegelisahan dan rasa penasaran yang tinggi, dihadapan mereka terdapat sebuah meja besar dengan ukiran motif naga, terdapat pula miniatur wilayah  sekte Bulan Sabit diatasnya.


Ketua sekte bersama Luo Shin memasuki ruangan, para penatua langsung berdiri menyambut.


“salam kepada ketua dan wakil ketua”

__ADS_1


Ketua sekte mengangguk dan mempersilahkan semua penatua untuk duduk kembali.


“terima kasih kepada para penatua yang sudah berkumpul disini, langsung saja ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepada kita semua disini”. Ketua sekte mulai membuka percakapan.


“beberapa saat lalu, aku menerima laporan dari salah satu penatua yang bertugas menerima informasi, didalam laporannya, para pengintai kita telah diserang oleh sekelompok orang dengan berpakaian hitam dan menggunakan penutup wajah. Jumlah mereka kira – kira sekitar tiga puluh orang dan Kemampuan mereka diperkirakan rata – rata berada diranah Fighter Early Stage. Jadi aku ingin meminta masukan dari kita semua apa hal terbaik yang harus kita lakukan menyikapinya” ketua sekte menceritakan informasi yang ia dapatkan.


Para penatua terkejut dengan laporan yang ketua sekte dapatkan. Tidak pernah ada yang melakukan hal segila itu untuk menyerang sebuah sekte hanya dengan jumlah pasukan tiga puluh orang.


“ketua, aku rasa kita tidak perlu khawatir dengan keberadaan mereka, cukup kita kirim beberapa orang untuk menghabisinya” penatua Liu Kang memberi masukan.


“penatua liu, kita tidak boleh gegabah dengan hal ini, dengan menyerang orang – orang kita, aku yakin mereka memiliki  rencana yang telah disusun dengan matang, jika kita gegabah bisa berakibat fatal bagi kita” penatua Ning Wang dari Aula pengobatan menyanggah usulan Penatua Liu Kang.


Penatua yang lain juga mengangguk setuju dengan usul penatua Ning Wang, sehingga membuat penatua Liu kang merasa terpojok tanpa ada yang mendukungnya. Suasana canggung terjadi diantara para penatua. Beberapa saat tidak satupun diantara mereka yang berucap, suasana menjadi hening sementara sampai akhirnya Luo Shin mengeluarkan pendapatnya.


“Menurut pendapatku, sebaiknya hal ini kita selidiki lebih lanjut sembari kita mempersiapkan diri membentuk pasukan yang lebih besar untuk menghancurkan para pengacau ini. Saat ini kompetisi sedang dilangsungkan, jika kita tidak waspada dan musuh menyerang disaat kita lengah, tidak mustahil kita akan dengan mudah dihancurkan atau paling tidak korban yang jatuh akan lebih banyak” Luo Shin menyampaikan pendapatnya


Satu persatu para penatua menyetujui pendapat yang Luo Shin sampaikan, tidak ada yang membantah pendapatnya bahkan penatua Liu Kang.

__ADS_1


Pertemuan berjalan dengan singkat, hanya beberapa pendapat yang disampaikan, tidak ada perdebatan yang berarti diantara para penatua.


‘baiklah, jika semua telah setuju kita akan membentuk pasukan untuk menghancurkan para penjahat ini, dan tugas ini akan diakan diakomodir oleh Aula misi” ketua sekte menyimpulkan hasil dari pertemuan.


Beberapa saat kemudian seorang penjaga masuk dan melaporkan bahwa ada seorang dari Aula penegakan ingin menemui penatua Aula penegakan.


“perintahkan ia untuk masuk” ketua sekte memberikan izin


Seorang pria muda memasuki ruangan, terdapat beberapa luka lebam diwajahnya. Ia berjalan dengan perlahan namun tegas untuk menunjukkan sikap penghormatan kepada segenap penatua.


“salam kepada ketua dan penatua, langit memberkahi sekte bulan sabit’ penjaga itu berlutut dan menangkupkan tinju


“baik, sampaikan apa yang ingin kamu laporkan” ujar ketua sekte


“ketua dan para penatua, beberapa saat yang lalu Aula penegakan telah diserang beberapa orang yang berpakaian hitam dan memakai penutup wajah, mereka membawa kabur Xiao Quan dan sampai saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap mereka.” Penjaga menuturkan semua yang ia ketahui.


Jantung semua orang berdegup kencang mendengar laporan penjaga itu, baru saja mereka membahas tentang tindakan yang akan dilakukan, namun ternyata Aula penegakan telah diserang.

__ADS_1


Penatua Liu segera periksa Aula penegakan” perintah ketua sekte


__ADS_2