
Hari ini Jungkook mengajak Zya untuk bertemu disebuah taman didekat rumah Zya. Zya juga menyadari bahwa tiga hari yang lalu, ia tidak melihat Jungkook disekolahnya. Abangnya pun tidak tau tentang Jungkook yang tidak muncul selama itu. V juga tidak tahu-menahu karena hubungannya dengan Jungkook bisa dibilang sedang renggang. Beberapa temannya sudah coba menghubunginya, tapi nihil. Dan kebetulan kali ini Jungkook menghubungi Zya untuk janjian dengannya.
Sore hari, Zya bergegas bersiap-siap untuk menepati janjinya dengan Jungkook. Ia penasaran apa yang sebenarnya terjadi dengan Jungkook setelah yang ia ketahui bahwa Jungkook dan keluarganya ada sedikit problema.
Samar-samar Zya melihat Jungkook dari kejauhan sedang duduk di salahsatu bangku taman yang ada disana. Zya segera menghampirinya untuk memastikan. Dan Yap, benar saja itu adalah Jungkook. Seketika Zya terdiam, bingung, sapaan apa yang harus ia lontarkan. Zya menggerutu dalam hatinya 'haduhh harusnya gue dulu yang sampai disini'. Agak lama Zya berdiri, Jungkook tiba-tiba membalikkan badannya.
"Zya, Lo udah sampai?" Ucap Jungkook tiba-tiba.
"Eh iya." Zya segera mengambil posisi untuk duduk dengan pelan.
"Nih gue bawa jus alpukat buat Lo." Ucap Jungkook sembari menyodorkan minuman didepannya.
"Makasih ya." Zya tersenyum kecil menerima pemberian Jungkook.
"Sama-sama. Btw gimana keadaan Lo?" Tanya Jungkook spontan.
"Udah baik kok. Gue juga udah sekolah." Jawab Zya.
"Oh syukur deh kalau gitu." Ucap Jungkook singkat.
Hening. Zya ingin menanyakan perihal Jungkook yang tidak pernah terlihat disekolahnya, tapi sedikit ragu. Keheningan ini menjadi perasaan tidak enak untuk keduanya. Mau bagaimanapun harus ada salah satu yang memulai percakapan kembali.
"Hmm. Btw gue boleh nanya sesuatu?" Ucap Zya dengan pelan.
"Boleh." Kata Jungkook senang.
"Lo kok gak pernah kelihatan di sekolah? Apa Lo pindah?" Zya memberanikan diri untuk menanyakan hal itu.
Jungkook tersenyum manis membuat pipi Zya sedikit memerah. "Nggak kok. Gue izin cuti, karena ada kepentingan aja." Lanjutnya.
"Oohh." Ucap Zya singkat yang tengah dirundung malu.
"Lo perhatiin gue ya? Sampe-sampe Lo tau kalau gue gak masuk sekolah." Jungkook mencoba menggoda Zya.
"Ee nggak sih. Itu Abang gue nanya." Zya segera mencari alasan. Untungnya ia ingat sesuatu.
"Masa sih?" Tanya Jungkook masih tidak percaya dengan jawaban Zya.
"Iya. Coba deh Lo cek handphone Lo, pasti ada panggilan dari Abang gue." Ucap Zya meyakinkan Jungkook.
Jungkook segera membuka hp nya dan melihat didaftar panggilan. Daftar yang belum ia buka sejak kemaren sampai saat ini.
"Oh iya. Gue lupa kabarin mereka." Ucap Jungkook.
__ADS_1
Zya tersenyum kecil. Akhirnya Jungkook mempercayai ucapan Zya tadi.
"Eh iya, Lo naik apa kesini?" Tanya Jungkook mengingat sesuatu.
"Jalan kaki." Jawab Zya.
"Kalau gue ajak Lo makan, Lo mau gak?" Pertanyaan Jungkook yang sukses membuat jantung Zya semakin cepat sekaligus pikirannya yang tidak terkontrol.
"Hmm, gimana ya." Ucap Zya sedikit ragu.
"Lo boleh izin dulu sama Abang Lo atau orang tua Lo. Biar gue anter kerumah Lo." Ucap Jungkook yang mengetahui keraguan Zya.
"Eee gue telfon dulu ya." Zya segera berdiri dan ingin mengambil posisi agak jauh dari Jungkook.
"Gak langsung kerumah Lo aja? Rumah Lo kan deket." Ucap Jungkook sembari menahan tangan Zya.
Deg. 'Duh ngapain pegang tangan gue sih, jantung gue udah mau copot nih' batin Zya.
Tiba-tiba handphone Zya berbunyi. Ia segera menarik tangannya kembali dan mengambil handphone nya. Syukurlah sepertinya waktu berpihak pada Zya. Abangnya yang menelfon.
"Abang gue telfon, gue angkat dulu ya?" Jungkook mengangguk tanda setuju.
Zya segera mengambil posisi agak menjauh dari Jungkook, tak lupa juga ia meminta izin pada abangnya itu.
"Gimana?" Tanya Jungkook langsung.
"Dibolehin tapi gak boleh pulang terlalu malam." Ucap Zya menjelaskan.
Jungkook tersenyum senang. "Oke, let's go."
Jungkook berjalan dengan diikuti oleh Zya. Jungkook juga berusaha mensejajarkan langkahnya dengan Zya. Karena langkah Zya lebih sedikit dari Jungkook.
Mereka memasuki mobil yang sama. Hanya ada keduanya saja diiringi dengan musik pelan yang ada didalam mobil. Jungkook sering menanyakan hal-hal kecil disana agar mereka tidak terlalu canggung. Untuk menghindari keheningan juga pastinya. Ini kali pertama Jungkook membawa perempuan dimobilnya dan mereka hanya berdua saja. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang ia ajukan, sehingga Zya pun merasa nyaman dan mulai tidak ragu lagi untuk sekedar bertanya sesuatu.
Kini malam telah menyelimuti jalanan. Satu persatu mobil mulai tampak jarang terlihat. Jungkook melajukan mobilnya ketempat bar.
"Kooki, kok kita kesini?" Tanya Zya sedikit kebingungan.
"Iya, gue tiba-tiba aja pengen kesini." Jawab Jungkook dengan tenang.
Zya diam.
"Tenang aja, gue udah izin juga kok ke Abang Lo. Nih." Jungkook menyodorkan hp nya dan memperlihatkan chatingan nya dengan Jin.
__ADS_1
"Kenapa Lo mau kesini?" Tanya Zya yang penuh dengan keheranan.
"Gue butuh Lo buat nemenin gue, sebentar aja Zya." Ucap Jungkook sambil memohon.
"Lo ada masalah ya?" Tanya Zya lagi menebak.
Jungkook mengangguk pelan.
Zya membuka pintu mobil, membuat Jungkook tersadar dan segera ikut membuka pintu mobilnya.
'Fufft udah lama juga gak kesini' batin Zya. Didalam ada beberapa orang yang Zya kenal, tentu saja itu adalah sederet bawahan Zya. Zya mengisyaratkan mereka untuk bersikap biasa seolah-olah tidak mengenal Zya. Mereka pun paham.
Zya dan Jungkook telah memilih tempat duduk. Didepan mereka ada sebotol rose wine dan dua gelas untuk mereka.
"Lo sering kesini?" Tanya Zya langsung.
"Dulu." Ucap Jungkook sambil menuangkan minumannya. "Sama Abang gue, V." Lanjutnya.
Zya hanya mengangguk paham. Zya perhatikan tangan Jungkook yang tak kunjung meminum wine nya.
"Lo mau cerita sama gue kan, masalah Lo?" Ucap Zya tenang.
Jungkook mengangguk. "Ini kali pertama gue minum ini."
Zya langsung kaget. 'Kalau ini pertama kali, terus dia ngapain kesini'. Tanpa disadari Jungkook sudah meneguk minumannya. Segera Zya memperhatikan wajah Jungkook setelah meminumnya.
"Gimana rasanya?" Tanya Zya iseng.
"Enak." Ucap Jungkook yang mulai menuangkannya lagi.
"Jangan dilanjut lagi." Ucap Zya langsung.
"Kenapa?" Tanya Jungkook yang tidak sadar dengan pertanyaannya.
"Lo punya tanggungjawab ke gue buat nganterin gue pulang." Zya menggeser gelas minum Jungkook agak menjauh dari tangannya.
Jungkook tertawa kecil "Iya iya." Jungkook pun menyetujui saran Zya.
"Gue sebenarnya ada masalah sama keluarga gue. Mungkin ini yang bikin gue jadi pengen kesini." Ucap Jungkook memulai ceritanya.
"Gue bisa jadi pendengar Lo. Dan gue janji gak bakal bocorin cerita ini ke siapapun." Kata Zya sambil membuat tanda peace ditangannya.
Jungkook menunduk sebentar.
__ADS_1