
Chandra melepaskan sepatu dan pakaiannya ia hendak masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya tetapi ia teringat pada Rani, hari ini Chandra libur apa boleh dia mengajak Rani untuk makan makan atau sekedar jalan-jalan.
" Baiklah gadis pujaanku aku akan mengajakmu jalan jalan " ucap Chandra bermonolog di depan cermin.
Chandra pun mengambil ponselnya dan menekan tombol nomor Rani.
" Nomor yang anda tuju sedang sibuk " terdengar suara operator Telkomsel.
" Kok sibuk sih Yang, " Chandra berbicara sendiri lagi.
Chandra tidak putus asa dia pun menelepon lagi akhirnya diangkat juga oleh Sang pujaan hati.
" Iya Hallo selamat siang menjelang sore Mas, ada apa Mas " ucap Rani pada Chandra.
" Dek Rani Mas mau ngajak Dek Rani jalan jalan boleh, nanti stengah jam lagi Mas jemput di rumah. " ucap Chandra dari seberang sana.
" Mau jalan jalan ke mana ya Mas, " tanya Rani lagi.
" Ke Mall dan pokoknya Mas pengen jalan sama Dek Rani sekalian kita baca surat rahasia kemarin apa Dek Rani sudah lupa? " ucap Chandra meyakinkan Rani.
" Oooo iya Mas, Rani hampir lupa " ucap Rani lagi.
" Ayo siap siap nanti mas jemput, " ucap Chandra sambil tersenyum tipis.
" Baiklah Mas, Rani siap dulu lima belas menit ya Mas bye bye " ucap Rani sambil menekan tombol off pada ponselnya.
Chandra tersenyum puas karena ia berhasil mengajak Rani jalan jalan.
Chandra pun mandi dan bersiap siap, Chandra memakai Celana jeans warna biru dan kemeja biru muda lengan panjang yang di gulung sampai siku terus di dalamnya di lapisi dengan kaos oblong putih polos yang menunjukkan dada bidang Chandra dan seperti kotak kotak membuat siapapun yang memandang pasti akan jatuh hati padanya.
Pada bagian dadanya dibiarkan tak dikancing dua atau tiga buah kancing gitu biar kelihatan seksi dan keren.
Chandra memakai sepatu kets Fila warna putih mix biru.
Rani selesai mandi dan sedikit berdandan agar terlihat menarik dan energik.
Rani memakai dress biru langit panjangnya sampai dibawah lutut lima centi meter dan tak lupa memakai celana short hitam lembut dan ketat diatas paha dan memakai Cardigan hitam lengannya di gulung sampai siku juga rambutnya di gerai sampai pinggang terus di sematkan sebuah jepit jantung ala Korea di sisi rambut kirinya.
Tak lupa ia membawa juga ikat rambut untuk berjaga-jaga kalau ia gerah dengan rambut panjangnya.
Ia memakai tas ransel warna hitam mix merah berukuran mini yang hanya muat ponsel, diary, dompet dan sisir atau make up.
Rani tidak terlalu memoleskan make up karena wajahnya yang baby face dan bening tak perlu di poles apapun asli udah cantik banget.
Rani memoles sedikit bedak baby ke wajahnya dan sedikit lipgloss warna nude yang membuatnya semakin segar dan cantik.
Tak lupa ia menyemprotkan parfum Oriflame giordanni yang paling disukainya dan Rani memakai Sepatu flat warna coklat muda tanpa penutup di bagian kuku kakinya yang menunjukkan jari jari kaki yang putih mulus dan bersih terawat tanpa ada polesan kuteks karena Rani tidak terlalu menyukai kuteks, Rani benar benar tampil seadanya.
Setelah selesai siap Rani mengambil ponselnya dan menelepon Mas Chandra,
Dreetttt....dreeettt....dreeet...ponsel Chandra berdering.
__ADS_1
Chandra pun tersenyum sambil menekan yess pada ponselnya.
" Halloo Dek Rani udah selesai siap ? Mas on the way ya " ucap suara dari seberang sambil menekan tombol off pada ponselnya dan Chandra pun menemui ibunya, Mama Chandra berangkat ya Chandra lagi pedekate mam, Doakan biar sukses membawa menantu mama ke rumah " ucap Chandra sambil mencium pipi mamanya dan berlalu.
Chandra sengaja tidak membawa mobilnya karena Chandra ingin tahu tentang sifat dan kelakuan Rani terhadapnya.
Setelah berjalan selama 2 menit Chandra pun sampai di depan rumah Rani.
Rani ternyata sudah menunggunya, ayo Mas kita pamit sama ibu dulu ya ucap Rani sambil menarik tangan Chandra dan mereka berjalan masuk ke halaman depan rumah Rani.
" Mama, Rani ijin jalan jalan sama Mas Chandra ya Mam, ucap Rani sambil tersenyum tipis dan Chandra pun mengucapkan selamat sore pada mama Rani, " Sore Tante saya ijin mau jalan jalan bareng Dek Rani, " ucap Chandra sambil tersenyum dan berjabat tangan dengan mama Alexa.
" O iya nak, gak apa apa jangan terlalu malam ya pulangnya? " ucap mama Alexa dan Rani mencium pipi mamanya dan bilang bye bye Mom. " ucap Rani sambil menggandeng tangan Chandra dan berlalu dari hadapan Mama Alexa.
" Ayo Mas , " ucap Rani dan tetap menggandeng tangan Chandra.
" Mas gimana kalau kita pake angkot aja Mas Rani pengen banget naik Angkot Mas ayo coba Mas " ucap Rani sambil berlari pelan pelan ke arah jalan utama.
Chandra pun tersenyum dan mengejar Rani " Dek kita naik bus aja biar seru karena setau Mas bus itu lebih baik " ucap Chandra sambil menggandeng Rani menuju halte yang berjarak sekitar seratus meter dari tempat mereka berdiri.
Dari kejauhan tampak sebuah bus menuju ke halte Chandra pun menyetop bus itu dan memegang tangan Rani dan menaiki bus itu.
Mereka tidak mendapatkan tempat duduk untuk berdua.
Rani duduk di depan Chandra, disamping Rani ada seorang pria tampan yang memakai seragam polisi berpangkat Aipda, Polisi muda itu tidak fokus ke penumpang di sebelahnya dia asyik bermain ponselnya.
" Dek ntar kalo penumpang di sebelah Mas turun Adek pindah kesini aja ya " ucap Chandra pada Rani.
Tiba tiba ponsel Rani berdering melantunkan lagu milik Ona hetharua yang berjudul " Antara Nyaman dan Cinta " yang mengagetkan polisi di sebelah Rani.
Polisi itu sempat menoleh ke penumpang di sebelahnya betapa kagetnya ia karena melihat seorang gadis cantik yang sangat bening wajahnya lembut bak wajah bayi.
" Tumben ada cewek cantik yang naik bus juga " ucap Polisi itu yang bernama Aron Hutagaol.
Rani menekan tombol yess pada ponselnya
" Iya Dit apa kabarmu, lama gak ada kabar dan bagaimana keadaan ibumu Ditta " ucap Rani sambil tersenyum.
" Ibu udah sembuh Ran, kamu kapan kapan ada waktu main main kerumahku Ran aku udah kangen banget sama kamu, dan lagi aku gak bisa jalan bebas kayak dulu lagi karena ibu gak ada yang jagain Ran. " ucap Ditta dari seberang sana.
" Ran aku udah kerja di Bank BCA Ran, kamu udah kerja belum Ran? " Tanya Ditta penasaran.
" Aku baru aja melamar di Rumah Sakit TNI AD Ditt sudah di terima Minggu depan sudah mulai kerja Ditt, " ucap Rani lagi
Ucapan Rani mengagetkan Polisi di sampingnya dan membuat Polisi itu tercengang.
" Maaf boleh tanya ?" ucap Polisi itu sambil menatap Rani lekat lekat.
" Iya boleh, " jawab Rani singkat.
" Adek perawat atau bidan " tanya Polisi itu lagi.
__ADS_1
" Maaf Pak saya cuma Cleaning servis di RSAD baru saja di terima dan Minggu depan sudah mulai bekerja Pak " ucap Rani merendah.
Chandra yang mendengar percakapan itu merasa lucu dan ingin tertawa ngakak.
" Masa Dek kamu cuma Cleaning servis aku gak percaya deh Dek jangan bohong, bohong itu dosa Dek " ucap Polisi itu lagi.
" Pak yang namanya pekerjaan, apapun itu harus tetap dihargai aku memilih bekerja dari paling bawah agar kelak aku tidak semena mena terhadap orang yang bekerja dibawahku karena aku sudah pernah melewati masa itu, aku lebih tertarik bekerja dari cleaning servis agar aku tahu semua pekerjaan itu tidak mudah untuk dilakukan, " ucap Rani dan Polisi itu sungguh merasa malu atas ucapan Rani dan memberi tepuk tangan pada Rani.
" Kamu gadis yang luar biasa " ucap Aron pada Rani dan dijawab santai oleh Rani " Ah Pak aku biasa aja janganlah memujiku seperti itu " ucap Rani dan tiba tiba bus berhenti di sebuah halte dan Chandra pun menarik tangan Rani " Ayo Dek kita turun " ucap Chandra sambil menggandeng tangan Rani dan melangkah pergi.
Sebelum pergi Rani tersenyum pada polisi itu
" Pak saya turun duluan ya," ucap Rani hendak melangkah pergi dan langsung di tarik oleh polisi tadi " Maaf boleh tau namamu Dek " ucap Aron dan dijawab Rani " Nama saya Rani Mukherjee " ucap Rani sambil tersenyum dan melangkah pergi.
" Aku Aron Hutagaol " ucap Aron sambil melepaskan tangan Rani dan menatap kepergian Rani yang berlalu di telan keramaian kota.
" Ah gadis itu membuatku terpesona " ucap Aron.
" Semoga suatu hari nanti kita bisa bertemu lagi " ucap Aron sambil menatap keluar jendela bus itu.
Rani berjalan bersama Chandra, sedikitpun Chandra tidak melepaskan tangan Rani karena takut Rani tersesat di keramaian kota itu.
" Dek Rani ayo kita ke mall sebentar Mas mau cari dasi dan perlengkapan kamar mandi " ucap Chandra sambil menarik tangan Rani dan mereka pun bergegas masuk ke Mall Bali Galleria.
Chandra masih tetap menggandeng tangan Rani, semakin erat kadang ketika bertemu banyak orang Chandra tidak segan segan untuk memeluk Rani agar tidak bersentuhan langsung dengan orang lain cukup dia saja yang bersentuhan langsung dengan gadis itu.
" Dek Rani mau beli apa ambil aja Mas traktir " Chandra sambil menatap wajah Rani.
" Mas Rani pengen ice cream Mas, " ucap Rani memelas.
" Baiklah ayo Mas belikan ice cream yang adek suka, " ucap Chandra sambil mengelus rambut panjang Rani.
" sesampainya di tempat penjualan ice cream Rani langsung mencari Magnum Infinity yang sangat menggoda itu Rani mengambil dua buah ice cream Magnum Infinity yang sungguh Sani lezat.
Rani membuka salah satunya kemudian disuap nya Mas Chandra.
" Ayo cicipi Mas, " ucap Rani sambil menyodorkan ice cream Magnum Infinity itu ke mulut Chandra dan langsg di terima Chandra dan menelannya.." Hmmmmm yummy Mas juga suka dengan ice cream ini Dek , " ucap Chandra pada Rani.
Setelah selesai makan ice cream Chandra mengajak Rani ke etalase lainnya untuk memilih dasi, karena tujuan utama mereka ke mall itu adalah untuk membeli dasi.
Chandra pun memilih dasi dasi yang terpampang di dalam etalase itu, ada yang masih di dalam etalase dan ada yang sudah di pasang di manekin manekin pria.
Chandra asyik memilih milih dasi akhirnya diapun melepaskan tangan Rani.
Tanpa sadar Rani kemudian melangkah pergi dari genggaman Chandra karena saat itu Chandra sementara memilih dasi yang cocok dengan dirinya.
Setelah Chandra mencoba dasi itu dan hendak bertanya kepada Rani apa yang dilihatnya tidak ada disampingnya.
" Aduh kemana gadis itu " ucap Chandra sambil mencari cari keberadaan Rani.
** Bersambung ya guys tolong di like, vote dan komentar dan juga jangan lupa untuk tetap jaga kesehatan ya ingat selalu jaga jarak dan memakai masker sesuai protokol Kesehatan 🙏🙏
__ADS_1