*Kaulah Nadiku*

*Kaulah Nadiku*
32


__ADS_3

Setelah selesai telepon, Rani kembali ke dalam rumah dan Langsung naik ke atas tempat tidurnya dan Langsung terlelap dan bermimpi indah.


Keesokan harinya Rani sudah bangun sejak jam lima pagi dan Langsung menuju ke pasar yang berada di dekat rumah Opa dan Oma.


Rani pergi membeli beberapa sayuran dan daging serta buah untuk dimasak.


**


Richard bangun dari tidurnya yang nyaman dan menuju ke kamar mandi setelah melakukan ritual paginya Richard pergi ke kamar adiknya.


" Adek....adek... ayo bangun sudah pagi, masa anak perempuan bangunnya telat ntar mau makan apa kita ? " ujar Richard sambil terus menggedor gedor pintu kamar adiknya itu.


Richard pun membuka pintu kamar yang ditempati Rani.


Betapa kagetnya Richard karena Rani tidak berada di dalam kamarnya.


" Kemana dia ya pagi pagi begini " ucap Richard pada dirinya sendiri.


" Opa Oma...Dek Rani kok gak ada dikamar ya " ucap Richard panik.


" Mungkin masih di pasar soalnya Rani dulu sering begitu, kalau pagi pagi sudah ke pasar beli sayur dan daging " ucap Opa menenangkan cucu kesayangannya itu.


" Pasarnya dekat atau jauh Opa," tanya Richard lagi.


" Dekat aja itu di sebelah Polresta di seberang jalan " ucap Opa Nicko sambil tersenyum.


" Opa boleh Richard ikut kesana " ucap Richard sambil tersenyum.


" Nggak usah kesana biar Rani aja ntar juga dia balik kok " ucap Opa Nicko sambil tersenyum lebar.


" Pagi Opa " sapa suara seseorang dari arah depan.


" Pagi juga Nak Andre, mau pergi kerja ya " ucap Opa Nicko pada Andre yang pada saat itu hendak berangkat ke kantor.


" Opa apa Richard boleh ikut Pak Andre biar Richard susul Adek " ucap Richard pada Opa Nicko.


" Nak Andre apa cucu Opa ini boleh ikut Nak Andre, soalnya dia mau ke pasar menyusul Rani yang sudah pergi ke pasar dari tadi belum pulang juga,mau telepon tetapi ponselnya Rani di rumah " ucap Opa Nicko panjang lebar.


" Boleh lah Opa, Ayo ikut saya " ucap Andre pada Richard.


Mereka berdua pun berjalan kaki menuju ke Polresta.


" Maaf Pak Andre pasarnya jauh ya," tanya Richard membuka percakapan.


" Dekat aja nanti saya antar kesana ya kebetulan saya hari ini libur, saya hanya ke kantor untuk mengambil dokumen yang ketinggalan saja " ucap Andre sambil tersenyum tipis.


" Pak Andre, apa nanti sore boleh kita jalan jalan, soalnya Dek Rani pengen jalan jalan ke pantai pasir panjang." ucap Richard pada Andre.


" Panggil aku Andre saja ya jangan pakai Pak ssya merasa risih hehehe " ucap Andre sambil tertawa terbahak-bahak.


" Serius banget sih Rich," ucap Andre sambil tersenyum.

__ADS_1


Akhirnya mereka tiba di depan Polresta,


"Rich kamu tunggu dulu ya saya ke kantor cepat dulu" ucap Chandra sambil melangkah pergi.


Richard berdiri sambil menatap ke arah jalanan yang masih sepi hanya sesekali ada motor dan mobil yang lewat.


" Ayo Broo kita berangkat," ucap Andre.


Mereka berdua pun menyebrang dan masuk ke pasar.


Disana banyak mata memandang Andre dan Richard, Andre memakai Kemeja biru muda dengan celana jeans panjang warna hitam, sedangkan Richard memakai Celana jeans pendek sampai lutut dan memakai kaos biru lengan panjang.


Rani memakai dress panjang dibawah lutut dan memakai Cardigan lengan panjang yang digulung sampai ke siku dan memakai sendal yeye yang merupakan sendal kesayangannya.


Rani masih membeli sayuran hijau dan membeli juga daging ayam katanya sih mau bikin opor ayam kesukaan Opa dan Oma.


Selesai membeli sayuran hijau dan daging Rani pun melangkah pergi ke bagian buah buahan untuk membeli buah semangka dan juga mangga dan beberapa buah lainnya.


Ketika hendak memilih buah, ada seorang pemuda yang sangat tampan berjalan mendekati ke arah Rani.


Pria itu juga membeli buah buahan, Rani dengan sangat cueknya memilih milih buah apel untuk dibelinya.


Ketika Rani hendak mengambil buah anggur, si pria itu pun ingin mengambil buah anggur juga sehingga tangan mereka bersentuhan.


" Maaf kamu ambil aja" ucap Rani sambil mempersilahkan pria itu untuk mengambil buah anggur hijau yang dimaksud.


" Kamu aja karena kamu perempuan dan perempuan harus didahulukan sebelum laki laki " ucap pria tadi sambil tersenyum tipis dan mencoba menatap wajah Rani dan langsung matanya terbelalak melihat kecantikan gadis yang berada di depannya itu.


" Makasih ya " ucap Rani sambil mengambil buah anggur hijau itu dan memberikannya pada penjual buah untuk ditimbang.


" Berapa harga sekilonya Pak, " tanya Rani sambil merapikan poninya.


" Maaf boleh kenalan " ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya.


" Satu kilo 70rb Nona " ucap penjual buah lagi.


" Maaf boleh kenalan " ucap pria itu lagi.


" Iya boleh, saya Rani Winata " ucap Rani sambil tersenyum.


" Saya Dony Hermawan " ucap pria tadi sambil mengulurkan tangannya.


Tapi tak dianggap Rani, karena Rani tahu pria seperti itu hanya jatuh cinta pada pandangan pertama saja.


" Ini Pak uangnya, saya ambil dua kilo ya Pak tolong dibungkus " ucap Rani sambil melihat lihat lagi buah apa yang akan dibelinya lagi


Ketika hendak memilih lagi buah kelengkeng tiba tiba Andre dan Richard muncul dan Richard langsung memeluk Rani.


" Adek Abang cari dari tadi ternyata lagi asyik belanja ya, kenapa gak bilang bilang kalau mau berangkat ke pasar " ucap Richard sambil mengecup pucuk kepala Rani.


Saat itu pria yang mengaku bernama Dony Hermawan tadi kaget melihat pemandangan yang ada di depan matanya.

__ADS_1


" Untungnya ada Bang Andre yang mau antar Kakak ke pasar kalau gak mungkin Kakak gak tahu kalau adek ke pasar, Adek belanja apa sih lama benar " ucap Richard perhatian dan Langsung meraih kantong belanjaan Rani dan mengajak adeknya itu untuk pulang.


" "Abang makasih ya udah capek-capek kesini cari Rani " ucap Rani sambil tersenyum.


" Kak Dony saya pamit dulu ya ini udah di jemput sama Kakak saya " ucap Rani sambil melambaikan tangannya pada Dony dan Dony pun tidak tinggal diam dia pun melangkah mengikuti Rani, Richard dan Andre.


" Coba saya ikuti merek siapa tahu saya bisa lihat dimana rumah gadis cantik itu " gumam Dony sambil tersenyum sendiri.


" Dia pikir saya tidak tahu apa yang ada dipikirannya itu " ucap Andre dalam hati.


"Adek kenal sama pria tadi" tanya Andre penuh selidik.


"Baru saja kenalan tadi Bang," ucap Rani pada Andre.


" Ooo Abang kira Adek udah kenal lama " ucap Andre sambil melangkah mendekati Rani.


" Ntar sore kita jalan jalan yuk ke pantai pasir panjang nanti Abang ajak adek perempuan Abang ya biar bisa main sama sama Dek Rani ya " ucap Andre lagi sambil membawa kantong belanjaan Rani.


" Maaf merepotkan Abang " ucap Rani sambil tersenyum.


" Nggak apa apa kita kan teman," ucap Andre sambil tersenyum pada Rani.


dreeeetttt... dreeeetttt... dreeeetttt....


ponsel Rani berdering tetapi yang di panggil gak angkat angkat ponselnya.


" Dimana dirimu sayangku " ucap Chandra sambil terus menelepon Rani.


"Ini masih pagi sekali,apa dia belum bangun ya" gumam Chandra.


" Ya sudah ntar baru telepon lagi saja" ucap Chandra sambil menutup ponselnya.


**


Charlos merasa sangat hampa tanpa hadirnya Rani.


" Rani dimanakah dirimu kenapa kamu pergi meninggalkan Abang tanpa suatu pesan juga Dek aku sangat merindukan dirimu Dek " ucap Charlos sambil menatap foto Rani di ponselnya.


"Bagaimana kalau aku telepon saja ya " tanya Charlos pada hatinya.


Dreeeetttt... dreeeetttt.... dreeeetttt... ponsel Rani berdering lagi tapi tak ada sahutan sama sekali.


" Kemana gadis itu kenapa aku merindukan dirinya," ucap Charlos sambil tersenyum pada dirinya sendiri.


" Abang gak kerja ya hari ini," tanya Rani pada Andre.


" Iya hari ini Abang libur, besok baru kerja lagi" ucap Andre lagi.


" Hari ini kita jalan jalan ke pantai pasir panjang dan kita ke Kupang ya jalan jalan sekalian cuci mata " ucap Rani lagi.


** Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya guys terimakasih 🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2