*Kaulah Nadiku*

*Kaulah Nadiku*
25


__ADS_3

Setelah kejadian di Waterboom itu, Rani sengaja menghindari kedua pria itu.


Setiap pagi Rani sudah tiba di kantor tepat pukul 06.00 agar tidak berpapasan langsung dengan Chandra maupun Charlos.


Setelah hampir dua Minggu Charlos pun mencari keberadaan Rani.


" Kemana dia kenapa akhir akhir ini aku tak pernah melihatnya,apakah dia sengaja menghindari aku," ucap Charlos sambil mengerjakan tugas yang sudah menumpuk di atas mejanya itu.


**


Seminggu kemudian Rani berkunjung ke Mall Bali Galleria untuk sekedar jalan jalan dan belanja.


Waktu itu bertepatan dengan weekend, Rani sengaja pergi sendirian.


Setelah sampai di MBG Rani selalu mengabadikan dirinya sendiri dengan ber-selfie ria dan memposting di status WhatsAppnya.


Charlos melihat postingan itu tapi apa boleh buat Charlos sementara mengerjakan tugas tugasnya yang sangat banyak itu.


" Duh bagaimana ini Dek Rani sama siapa ya ke MBG jangan bilang kalau sama si kampret itu aku paling anti melihat Dek Rani berjalan bersama Chandra" gumam Charlos sambil melihat tumpukan dokumen di atas mejanya.


Kayaknya aku harus tunda pekerjaan ini deh.


" Mengejar cinta lebih penting dari apapun," gumam Charlos sambil tersenyum.


Chandra membuka HP-nya dan kaget melihat postingan Rani.


" Sayang akhirnya kamu kembali, aku ikuttt Dek" ucap Chandra sambil cepat berganti pakaian dengan pakaian kasual dan meluncur ke MBG.


10 menit kemudian Chandra sudah tiba duluan di MBG.


Chandra pun mencari keberadaan Rani,


Chandra ingin membuat kejutan pada gadis itu.


Ketika dilihatnya Rani sementara menjinjing paper bag ditangannya Chandra langsung meraih tangan mungil itu dan membisikkan sesuatu ke telinga Rani.


" Ayo sayang kita bersembunyi disini sambil melihat apakah Charlos akan tiba kesini juga" ucap Chandra sambil tersenyum tipis dan berjalan menuju tempat persembunyian yang aman.


Sambil terus memantau pergerakan Charlos, benar dugaan Chandra 15 menit kemudian mobil Bentley putih itu memasuki area parkir.


" Benar kan dugaan Mas " ucap Chandra sambil melihat gerak gerik Charlos.


" Sayang kamu tahu gak kalau Mas cemburu melihat dirimu akrab dengan si kampret itu, Mas gak tahan emosi kalau melihat Adek berjalan bersamanya" ucap Chandra sambil membelai rambut panjang Rani.


" Sayang ayo Mas temani kamu jalan jalan ke pantai kuta sambil menunggu sunset " ucap Chandra sambil menggandeng tangan Rani dan pergi ke tempat parkir mobilnya.


" Sebelumnya kita singgah sunset road dulu ya Dek, Mas mau ketemu teman Mas dulu cepat aja " ucap Chandra sambil membuka pintu mobil dan mempersilahkan Rani masuk ke dalam mobil itu.


**


Beberapa menit kemudian mereka telah tiba di sunset road Kuta.


Chandra terlihat memarkir mobil dan menelepon seseorang.


" Hallo Broo aku di depan hotel xx tolong kesini sebentar " ucap Chandra sambil menutup ponselnya.

__ADS_1


Tiba tiba dari jauh muncul seorang pria berpakaian ala binaraga datang menghampiri Chandra dan memberikan sparring gloves untuk Chandra dan Chandra menerimanya kemudian Chandra memberikan sejumlah uang pada pria itu dan mereka kembali berjabat tangan dan pria itu merangkul pundak Chandra.


" Semangat Broo " ucap pria itu dan Chandra pun pamit dan kembali ke dalam mobil.


"Mas mau latihan tinju ya Mas," tanya Rani sambil menatap wajah tampan Chandra.


" Nanti Mas akan melatih adek muaythai ya biar adek ketemu orang seperti Charlos adek hajar saja biar tahu rasa " ujar Chandra sambil tersenyum penuh arti.


**


Charlos berjalan menuju ke dalam MBG tetapi setelah ditelusuri tak di temukan gadis itu.


" Kemana ya dia" ucap Charlos pada dirinya sendiri.


" Jelas jelas tadi aku melihatnya disini kok tiba tiba hilang ya kemana ya atau aku coba telepon aja ya" gumam Charlos dalam hati.


Tiba tiba Charlos melihat postingan Chandra yang sementara memeluk pundak Rani sambil tersenyum.


"Dasar sialan kenapa aku terlambat ya padahal jelas jelas tadi Chandra kampret itu masih di dalam ruangan kok cepat banget ya" umpat Charlos sambil mengepalkan tinjunya.


" Awas aja Chandra aku bakal bikin kamu cemburu yang gak ada duanya " ujar Charlos sambil tersenyum sinis.


**


Rani dan Chandra sudah sampai di pantai Kuta mereka kemudian berlari lari kecil di antara gulungan ombak yang indah itu, matahari hampir saja terbenam.


Ketika matahari hampir terbenam Chandra meminta tolong seorang bule yang kebetulan lewat didepan mereka untuk memotret merek berdua tepat sunsetnya lagi indah indahnya.


Setelah puas menikmati indahnya ciptaan Tuhan mereka pun pergi ke mobil untuk kembali pulang.


" Dek Rani kok gak ajak ajak sih kalau mau ke pantai Kuta kan Abang juga pengen jalan jalan di pantai Kuta juga " ucap Charlos sambil mencoba mendekat ke Rani dan mencoba memegang tangan Rani.


Secepat kilat Chandra menepis tangan Charlos.


" jangan coba coba sentuh kekasihku" ucap Chandra sambil menatap wajah Charlos.


" Jangan berantem disini " ucap Rani sambil melepaskan tangan nya dari genggaman Charlos.


Charlos tidak melepaskannya karena Charlos masih inginelihat seberapa marahnya Chandra kepadanya.


" Bang tangan aku sakit banget " ucap Rani sambil meringis kesakitan dan Charlos pun melepaskan tangannya.


Tangan Rani menjadi merah karena genggaman tanagn Charlos tadi membuat Rani hampir menangis.


" Berani beraninya kamu melukai gadisku " ucap Chandra sambil menantang Charlos.


" Ayo duel kalau kamu berani " ucap Charlos sambil menaikkan lengan bajunya dan mulai pasang kuda-kuda.


Chandra pun melepaskan tangan Rani dengan perlahan dan melangkah maju ke depan sambil memasang kuda-kuda juga.


" Apa apaan ini Mas, Abang kenapa kalian berantem " ucap Rani mendekati mereka tapi tiba-tiba Charlos maju dan menendang Chandra tapi dengan cepat ditangkis oleh Chandra sehingga tendangan Charlos hanya tendangan kosong.


Rani mendekati mereka dan sebuah pukulan telak dari Charlos mengenai pipi Rani dan untungnya pukulannya tidak kuat karena saat Charlos memperhitungkan gerakannya ternyata dia melihat gerakan Rani mendekati mereka dan dia terlanjur memukul tetapi dengan setengah kekuatan saja dan Rani jatuh pingsan karena pukulan Charlos benar benar membuat Rani terhuyung huyung.


Semua orang di parkiran situ langsung berkerumun tetapi di halau oleh Chandra dan Chandra langsung menggendong Rani memasukkan di mobil sebelum Chandra membawa Rani pergi Charlos mendekati dan meminta tolong pada Chandra untuk memperbolehkan dia melihat Rani dan apa yang terjadi Chandra meninju perut Charlos sampai terhuyung huyung.

__ADS_1


Chandra pun menghidupkan mesin mobil dan melaju dengan kecepatan tinggi menuju ke rumahnya.


**


Beberapa menit kemudian Chandra sampai di depan rumahnya.


Satpam membuka pintu pagar itu dan Chandra membawa masuk Rani ke dalam mansion mewah itu.


Ibunya Chandra yang melihat itu langsung mengejar anaknya.


" Ada apa nak, " tanya ibunya.


" Tolong Mam, ini pacar Chandra yang pernah Chandra cerita mam, dia kena pukul tadi Chandra berantem sama teman Chandra terus dia berusaha melerai tetapi pukulan teman Chandra mengenai pipinya mam tolonglah mam Chandra khawatir mam" ucap Chandra sambil mengelus elus pipi rani yang kemerahan itu.


" Sabar nak mama ambilkan air hangat untuk mengompres " ucap mamanya Chandra sambil berlalu pergi ke dapur mengambil air hangat kemudian membawanya ke dalam kamar Chandra dan mengompresnya dengan hati hati.


" Sakit sekali aduhhhhhhh " erang Rani sambil meringis kesakitan.


" Sabar nak, ibu akan membantumu mengompres biar janagn ada memar di wajah mulus Rani.


"Kenapa bisa begini nak" ucap mamanya Chandra sambil mencoba tersenyum dan Chandra pun mencari salepnya yang sering digunakan untuk memar


Chandra berlari dengan cepat ke arah lemari pakaiannya dan mengambil sesuatu dari dalam lemari kemudian cepat kembali kursi sofa di mana Rani dibaringkan.


" Sayang tahan sakitnya dikit ya Mas akan mengoleskan salepnya dan sedikit memijat agar obatnya meresap dan cepat sembuh bisa gak sayang" tanay Chandra sambil mulai mengoleskan salep itu dan memijatnya perlahan lahan sampai akhirnya Rani tertidur.


Ibunya Chandra hanya tersenyum bahagia melihat anaknya sangat menyayangi gadis itu.


" Mama rasa kamu harus secepatnya melamar gadis ini agar tidak terjadi masalah yang lebih besar lagi dan mama yakin dia gadis baik baik dan dia adalah gadis yang bukan saja cantik dari luarnya saja tetapi cantik dari dalamnya juga sayang " ucap mama Chandra sambil tersenyum menatap wajah anak laki laki nya itu.


" Memangnya mama sudah menyetujui hubungan kami mam," ucap Chandra sambil mencoba mencari tahu apa sebabnya ibunya cepat menyetujui hubungannya dengan Rani.


" Mama yakin dengan perkataan mama coba kamu buktikan sendiri perkataan mama " ucap mama Chandra lagi.


" Baik Mam, Chandra akan segera melamar Rani mam nanti setelah Rani sadar Chandra akan memberitahukan Rani perihal rencana Chandra mam,mama bantu doain ya semoga Rani mau menerima Chandra " ucap Chandra serius.


Tanpa mereka sadari sebenarnya Rani sudah bangun hanya saja ketika Rani mendengar percakapan ibu dan anak itu Rani pura pura tidak bangun karena Rani ingin mendengar percakapan mereka.


" Biarkan dia beristirahat ntar juga dia bangun kok, kamu tungguin aja ya nak mama mau lihat papamu dulu " ucap mama Chandra sambil tersenyum dan berlalu dari hadapan putra semata wayangnya itu.


" Dek semoga kamu benar benar menjadi pendamping hidupku ya Dek, Mas sudah gak ingin berdebat dengan Charlos nhanya karena kamu Dek, Mas ingin kamu secepatnya jadi milik Mas,kita akan punya anak anak yang lucu kalau perlu anak-anak kembar biar rumah kita ramai dengan hadirnya anak anak kita sayang " ucap Chandra sambil sesekali mengecup kening Rani.


dreei... dreeeetttt... dreeeetttt...


ponsel Chandra berdering.


" Ijin komandan lapor ada apa Ndan " ujar Chandra sambil tetap duduk di depan Rani.


"Siap komandan segera laksanakan" ujar Chandra sambil menutup teleponnya.


" Gawat nih, aku akan pergi ikut pelatihan di Bandung selama 3 bulan, sayang Mas pasti akan sangat merindukan dirimu cepatlah bangun sayang Mas akan menceritakan semua yang ada dalam hati Mas untukmu" ucap Chandra sambil menatap wajah cantik Rani yang sementara tidur pulas.


**


Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰**

__ADS_1


__ADS_2