
Keesokan harinya di rumah Charlos, karena libur jadinya Charlos sengaja bangun terlambat karena memang niatnya begitu.
" Rasanya malas banget hari ini, kenapa mama harus ikut campur dalam urusan percintaan anak muda , hadeuhhh jadi bete banget " ucap Charlos Sambil kembali menarik selimut dan bantal guling untuk tidur lagi.
" Gimana sih anak itu kok gak keluar keluar dari kamar sih, apa yang dia lakukan dari tadi gak keluar keluar " mama Desta bermonolog dalam kamar.
" Aku samperin saja mungkin anak itu masih tidur kali " ucap mama Desta lagi.
" Charlos... Charlos.... " panggil mama Desta dengan suara keras karena yang di panggil diam tanpa suara.
Mama Desta beranjak ke kamar putra sulungnya itu, Ketika dilihatnya pintu kamar gak ditutup mama Desta langsung menerobos masuk dan menarik Charlos ke kamar mandi dan langsung menghidupkan shower kamar mandi.
Betapa kagetnya Charlos karena tak menyangka mamanya sekeras itu pada dirinya.
" Ma kali ini aja ma besok Charlos akan ajak calon mantu mama ke rumah mam, please mam Charlos menolak kencan buta ini mam " ucap Charlos memelas.
Pria berbadan tegap otot dada bidang tapi kelakuan seperti anak anak kalau berhadapan dengan makhluk yang bernama Mama.
Pria yang melankolis di dalam rumah tapi diluar rumah sangar banget.
" Charlos gak mau mam, please deh mam " ucap Charlos tapi gak digubris sama sekali oleh mama Desta.
" Kamu mau mempermalukan mama saja, itu anak teman mama, kalain ketemu dulu untuk jatuh cintanya perlahan lahan pasti cinta kok " ucap mama Desta sambil kembali menghidupkan air shower.
" Baiklah mam hari ini saja ya , " ucap Charlos sambil mengusir mamanya dari kamar mandi dan ia pun mulai mandi.
Selesai mandi Charlos berganti pakaian, ia memakai celana jeans biru dan kemeja putih sepatu kets hitam mix merah yang menambah ketampanannya.
" Yess akhy selesai juga persiapanku " ucap Charlos sambil sesekali tersenyum di bibirnya sambil melihat lihat di cermin.
" Ternyata aku tampan juga ya, " ucap Charlos sambil tersenyum simpul dan berjalan untuk mengambil waist bagnya dan keluar menuju halaman depan.
" Mama, Charlos berangkat ya, ? Panggil Charlos dan ibunya pun keluar untuk melihat putra sulungnya itu.
" Wow, anak mama sungguh tampan semoga berhasil ya " ucap mama Desta sambil melambaikan tangannya.
Charlos melangkah keluar dan mengambil mobil jaguarnya kemudian ia pun berangkat ke restoran Padang sesuai perjanjian mamanya dan cewek itu.
Ia pun berangkat dan menuju ke restoran Padang dekat pantai Sanur itu.
Ketika ia masuk ke dalam restoran itu ternyata ia melihat seorang cewek yang selalu menghiasi mimpinya setiap malam bahkan semua khayalannya selalu dihiasi olegy senyuman gadis cantik itu.
__ADS_1
Rani ke restoran itu karena mau mengambil pesanan ibunya karena hari ini ada arisan dirumah Rani.
Rani memakai celana hot pant dan kemeja panjang sampai lutut memakai topi loreng untuk cewek yang waktu itu beli di Mall, terus memakai sepatu kets putih rambutnya dikuncir kuda dan sangat cantik, pokoknya smart banget.
Mama Alexa sudah berlangganan dengan restoran Padang itu sehingga pemilik restoran itupu. sudah mengenal Rani.
" Dek Rani pesanannya sudah selesai nih, Dek Rani mau coba kue buatan tante nih tadi pagi baru saja Tante bikin, karena Abang Delon hari ini balik dari Australia " ucap ibu pemilik restoran itu yang bernama Mama Dilla.
" Nanti aja Tante Rani buru buru soalnya mama pesan harus cepat gak pake lama " ucap Rani sambil menatap wajah Tante Dilla.
" Kalo gitu tunggu Tante bungkusan ya jangan ditolak oke " ucap Tante Dilla sambil melangkah pergi untuk membungkus kue basah itu.
" Dek Rani kesini pake mobil atau motor " ucap Tante Dilla sambil menyerahkan bingkisan kue buatannya kepada Rani.
" Anu Tante tadi Rani pake taksi saja karena Abang Richard masih pagi pagi udah berangkat ke Bogor Tan, " ucap Rani sambil matanya melihat sekeliling dan ternyata mata itu tetap masih fokus menatap tajam ke arah Rani.
Betapa kagetnya Rani saat matanya melihat Pak Charlos sementara duduk sambil minum kopi di sudut ruangan itu.
Rani pun sengaja tidak peka dengan apa yang dilihatnya.
Tiba tiba Charlos berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju ke arah Rani.
" Dek Rani mau pulang, sini Abang antar " ucap Charlos menyodorkan tangannya pada Rani.
Tiba tiba sebuah mobil Toyota Yaris berwarna merah berdiri di depan restoran itu.
Seorang gadis berambut pendek sebahu turun dan melangkah masuk ke dalam restoran.
" Gadis itu sangat familiar tetapi dimana ya " ucap Rani sambil mengingat ngingat.
" Dek Rani kenal sama gadis tadi? " ucap Charlos sambil menatap secara intens ke wajah Rani.
" Gak kenal sih tapi wajahnya sangat familiar gak tau dimana ketemu sama gadis itu " ucap Rani sambil tersenyum tipis pada Charlos.
" Waduh kok taksinya lama banget sih, atau aku telpon Mas Chandra aja ya " ucap Rani dalam hati.
Ketika Rani hendak menelepon Taksinya datang.
" Pak ini semua diangkat ya, " ucap Rani sambil tersenyum dan mencoba membantu pak sopir untuk mengangkat kotak kotak nasi itu ke dalam bagasi mobil tetapi dicegah oleh Charlos.
" Sini Dek Abang bantu ya biar cepat " ucap Charlos sambil mengangkat kotak2 nasi itu dan memasukkannya ke dalam bagasi mobil sampai habis.
__ADS_1
" Makasih ya Pak Charlos ? " ucap Rani sambil mengulas sebuah senyuman termanis untuk pak Charlos.
" Jangan panggil dengan sebutan pak tetapi panggil saja Abang ya " ucap Charlos sambil tersenyum.
" Makasih Pak... eh Abang " ucap Rani sambil terkekeh.
" Tante Dilla Rani pamit dulu ya makasih banyak untuk kuenya " ucap Rani.
" Makasih ya Bang Charlos Rani pamit pulang ya " ucap Rani sambil melangkah masuk ke dalam taksi.
" Iya Dek hati hati di jalan ya " Ucap Charlos sambil melambaikan tangannya pada Rani.
Charlos pun melangkah masuk kedalam restoran Padang dan kembali ke tempat duduknya tiba tiba seseorang datang menghampiri Charlos.
" Hallo aku Arista anak ibu Mila Agnesia " ucap Arista Sambil mengulurkan tangannya dan tersenyum sambil melihat foto pemberian ibunya dan memastikan dengan pria yang berada di depannya.
" Iya makasih ya aku Charlos Mendez " ucap Charlos sambil menarik kursi dan duduk tepat di depan Arista.
Singkat cerita mereka pun berkenalan, tiba tiba muncullah beberapa orang pria langsung menuju meja Charlos dan Arista.
" Heh kamu mana mobilku " ucap pria berbadan tegap besar dan tinggi bak binaragawan itu.
" Maaf Boss setelah ini saya antar pulang Boss" ucap Charlos terbata bata.
Arista pun terbelalak, " Mas kok jadi begini sih " ucap Arista ketus.
" Maaf Arista aku memang gak punya apa apa apa kamu masih mau menerimaku ? " ucap Charlos terbata bata dalam hati tertawa riang.
**flashback on**
Rudy kamu pimpin anak buahmu untuk melakukan pekerjaan ini seperti yang saya perintahkan tadi ya.
" Kita akan mencari tahu seberapa besar cinta perempuan perempuan yang mengejarku, biar mama gak maksain aku buat kencan buta terus " ucap Charlos sambil tertawa.
" Kenapa boss ketawa ? " ucap seorang pengawalnya itu.
Aku tertawa karena diantara semua cewek hanya satu ocewek yang benar benar menawan hatiku bahkan aku sudah jatuh cinta padanya karena cewek itu benar benar beda dengan cewek cewek lain.
Dia gak matre tapi dia gak sembarang bergaul dia benar benar asli apa adanya.
** flashback off **
__ADS_1
" Kamu pikir aku tidak tahu gelagatmu ya sorry ya aku tahu setiap tindak tandukmu.
** Bersambung ya guys tolong dikomen like komentar dan di vote sebanyak banyaknya..**