*Kaulah Nadiku*

*Kaulah Nadiku*
22


__ADS_3

Setelah selesai makan Chandra pun berjalan ke arah kasir dan membayarnya.


" Dek hari ini ada acara apa," tanya Chandra sambil menatap lekat wajah Rani.


Mata Elang itu kembali menatap tajam ke arah Rani, Rani sangat mendambakan, merindukan tatapan mata dari pria pujaannya itu.


" Hari ini Rani gak ada acara apa apa hanya nanti sore Rani mau ke Gramedia beli beberapa buku untuk dibaca, Mas mau ikut?"ucap Rani.


"Kalau tuan putri mengijinkan hamba akan ikut," ucap Chandra sambil sambil menunduk dan memberi hormat pada Rani seperti di film-film kolosal.


" Hahahhaha.... Mas bisa aja bikin Rani pengen ketawa ngakak" ucap Rani sambil mencoba memegang tangan Chandra untuk berdiri.


"Mas, ayo pulang Rani ada Visite nanti setelah istrahat siang ini Mas," ucap Rani sambil menggandeng tangan Chandra dan melangkah pergi meninggalkan rumah makan itu.


Ketika mereka sampai halaman rumah sakit, seseorang menatap dengan intens kedua sejoli itu sambil terus mengawasi dari jarak jauh.


"Ooo, jadi kamu makan siang bareng si Chandra ya, awas aja kamu Rani aku pasti akan mendapatkan kamu cepat atau lambat kita lihat siapa yang menang" ucap Charlos dalam hati dan terlihat tangannya mengepal.


"Ayo Mas antar kamu ke ruangan mu," ucap Chandra tetap menggenggam tangan Rani.


"Charlos, kamu pikir aku tidak tahu tingkah lakuku selama ini,aku sengaja menjauh dari Rani agar aku tahu seperti apa rencanamu pada hubungan kami," gumam Chandra dalam hati.


"Sudah sampai,Mas aku masuk dulu ya sekali sekali Mas mampir lah ke ruanganku," ucap Rani sambil tersenyum manja kepada Chandra.


" Sekarang juga boleh kan," ucap Chandra sambil melangkah masuk ke ruangan Rani.


"Ruanganmu bagus rapi dan nyaman, sedap dipandang mata seperti pemiliknya," goda Chandra sambil mencoba duduk di kursi sofa di dalam ruangan Rani.


Buku buku tertata rapi, ada rangkaian bunga cantik yang menghiasi dinding ruangan itu Bunga itu adalah bunga segar yang sangat indah karena bunganya warna warni,membuat siapapun yang memandang pasti akan jatuh hati.


Tok...tok... tok...ketukan pintu terdengar dari arah luar.


" Masuk aja pintu gak di kunci, " ucap Rani.


"Permisi Dokter, Sekarang sudah jamnya Visite" ucap Suster Lona.


" Baiklah saya akan menyusul," ucap Rani sambil mengambil Jas dan memakainya.


"Mas,aku Visite dulu ya,Mas disini dulu atau mau kembali ke ruangan Mas,"tanya Rani pada Chandra.


Ternyata Chandra ketiduran di sofa,mungkin karena dia lelah.

__ADS_1


Rani pun menulis sesuatu di secarik kertas dan menempelkan pada kening Chandra.


Rani pun melangkah secara perlahan lahan tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.


**


Setelah satu jam, Chandra kaget bangun dari tidurnya yang sangat nikmat karena didapati dirinya memakai selimut warna biru langit dan Chandra merasa ada yang menempel di dahinya.


" Ah...Kamu sungguh menggemaskan Dek Rani," ucap Chandra sambil tersenyum dengan indahnya.


Chandra pun keluar dari ruangan Rani dan melangkah menuju ruangannya.


Di tengah perjalanan ia berpapasan dengan Charlos.


Charlos menatap Chandra dengan tidak suka tetapi sengaja berbaik hati agar Chandra tidak merasa di curigai.


" Hai Broo, apa kabarmu?" tanya Chandra memulai percakapan.


"Hai juga Broo, aku seperti yang kamu lihat sehat selalu dan semakin ganteng," ucap Chandra mencoba bercanda.


Ketika kedua pria itu lagi asyik ngobrol tiba tiba Rani mendekati mereka tanpa mereka ketahui.


" Hallo,seru banget ya cerita berdua " ucap Rani sambil melangkah mendekati.


"Akhir pekan nanti kita ke kolam renang yuk," ajak Charlos sambil mencoba berbicara.


" Boleh juga tuh," ucap Chandra.


" Tapi maaf Rani gak bisa renang, Rani pernah punya pengalaman hampir mati tenggelam di kolam renang,waktu usia 10 tahun makanya sampai sekarang Rani gak pernah mandi di kolam renang"cerita Rani panjang lebar.


"Dek Rani jadi penonton aja gak apa apa kok,"ucap Charlos mencoba mengajak Rani agar ikut.


" come on baby," ucap Chandra.


" Baiklah kalau begitu, Rani ikut" ucap Rani sambil tersenyum.


**


Akhir pekan pun tiba, Rani membawa perlengkapan mandi dan baju ganti kemudian menunggu di depan rumah.


Sudah 2 hari papa mama Rani pergi ke Aussie untuk melihat anak perusahaan mereka yang baru saja di resmikan.

__ADS_1


Rani memilih untuk tinggal saja karena sudah terlanjur janji dengan ke dua pria tampan itu.


Ketika Rani sedang menunggu di depan rumah, tiba tiba sebuah mobil berhenti tepat di hadapannya.


" Kakak, " ucap Rani Sambil berlari ke arah mobil itu dan memeluk sosok yang keluar dari mobil itu.


Richard menatap intens adik sematawayangnya itu dan memeluk Rani dengan eratnya, Kak Richard kok lama banget kan Adek kesepian sendiri aja di rumah.


" Kakak memang harus pergi untuk mengawasi perkembangan perusahaan kita yang di Eropa,nanti kalau ada liburan Kakak pengen ajak adek ikut ke Paris, Italia, Barcelona." ucap Richard sambil mengecup kening adik kesayangannya itu.


Rani masih saja memeluk Richard, Satpam pun membawa mobi Richard masuk ke mansion itu dan Rani mengajak Richard untuk menunggu kedua pria itu di depan jalan raya.


10 menit kemudian Charlos membawa mobilnya dan berhenti tepat di hadapan Rani yang masih bergelayut manja di lengan Richard.


Betapa kagetnya Charlos saat melihat Rani bergelayut manja di lengan Richard.


" Rani kok manja banget sama pria itu sih " gumam Charlos sambil menatap dari jauh dan Charlos enggan untuk turun dari mobil.


"Kakak masuk aja,Rani ada janji sama Mas Chandra dan temannya kita mau ke Waterboom Uluwatu Kak," ucap Rani sambil melepaskan tangannya dan Richard mengecup kening adiknya dan melangkah masuk ke dalam rumah.


Tiba tiba sebuah klakson mobil terdengar dari arah barat.


" Hai Dek,ayo berangkat " ajak Chandra sambil menurunkan kaca mobilnya.


"Mas Kak Richard titip salam katanya ntar malam kita makan makan diluar Mas mau ikut gak?" ucap Rani mengangkat alisnya.


" Ok siap Bossku" ucap Chandra sambil turun dari mobil dan membuka pintu mobil untuk Rani.


Kemudian memasukkan tas Rani ke dalam bagasi.


" Bang Charlos kok belum datang sih," ucap Rani sambil mencoba melihat ke kanan kiri.


Tiba tiba Charlos membunyikan klaksonnya sebuah mobil bantley putih yang cantik menuju ke arah mereka.


" Wah cantiknya mobil Abang," ucap Rani memuji.


" Adek mau coba membawanya boleh kok Abang gak keberatan," ucap Charlos sambil turun dari mobil dan menyerahkan kunci mobil ke Rani.


" Gak usah Abang, Rani gak berani bawa mobil belum diijinkan sama papa dan mama Abang aja yang bawa." ucap Rani mengembalikan kunci mobil itu pada Charlos.


Charlos pun menerima kunci itu dan menggumam dalam hati.

__ADS_1


" Lihat aja Rani betapa kayanya aku, sebentar lagi kamu akan klepek klepek melihat kekayaan yang aku punya."


** Bersambung ya guys tolong di like, komentar dan vote ya guys terimakasih 🙏🥰


__ADS_2