*Kaulah Nadiku*

*Kaulah Nadiku*
43


__ADS_3

**


Satu Minggu kemudian Chandra telah mengajukan untuk menikah dinas, semua berkas mereka sudah di serahkan, untuk mendapatkan tanda tangan para petinggi mereka harus mencari cara bagaimana agar bisa mendapatkan tanda tangan itu.


Ketika tes kesehatan, untuk calon wanita wajib memeriksakan keperawanan, karena itu syarat mutlak yang harus di lalui.


Ketika Rani memasuki ruang pemeriksaan kesehatan ternyata ada Charlos di dalam juga.


" Dok, saya mau yang memeriksa kesehatan saya Dokter wanita saya gak mau dokter pria " ucap Rani berani.


" Baiklah saya akan menggantikan dengan Dokter Alexa sebagai pemeriksa kesehatan dirimu.


" Ini Dokter Alexa, silahkan Dok " ucap Dokter Charlos sambil tersenyum simpul.


" Mama ! " ucap Rani sambil tersenyum ramah dan manja.


" Iya sayang, sini Mama periksa kesehatanmu semoga kamu baik baik saja sayang " ucap Mama Alexa lagi.


**


Setelah selesai periksa Rani kemudian keluar dan bertemu Chandra.


" Mas, aku udah selesai pemeriksaan kesehatan, sekarang ala lagi Mas ? " tanya Rani sedikit bingung.


" Kita tunggu selanjutnya " ucap Chandra sambil tersenyum dan sesekali menghujani Rani dengan ciuman bertubi tubi pada keningnya.


** Skip aja ya🙏➡️


Setelah semua berjalan lancar akhirnya mereka di setujui untuk melangsungkan pernikahan dinas dan pedang pora serta bla bla bla... pokoknya ribet amat sampe semuanya selesai.


Kemudian Chandra dan Rani pun melangsungkan pernikahan mereka di Gereja St.Fransiskus Xaverius Tuban - Bali


Mereka melangkah menuju ke Altar dengan penuh khidmat.


Setelah mengikuti prosesi pernikahan di Gereja, malamnya langsung di sambung dengan Resepsi pernikahan yang sudah sangat di tunggu tunggu oleh semua orang.

__ADS_1


Chandra terlihat sangat bahagia tatkala ia mendampingi sang pujaan hatinya.


Malamnya mereka langsung mengadakan pesta pernikahan yang sangat meriah di ikuti oleh semua teman dan keluarga kedua mempelai.


Chandra terlihat sangat tampan dan juga Rani terlihat sangat cantik.


skip aja ya Author lagi malas bertele-tele soal resepsi pernikahan Chandra dan Rani.


**


Setelah acara pemotongan kue saatnya acara dansa, yang dipimpin langsung oleh mempelai pria dan wanita.


Kebahagiaan terpancar di wajah kedua mempelai.


Dari sudut tenda, terlihat seorang pria yang memakai jas hitam dan tampan sengaja berdiri mendekati kedua mempelai sambil memberi hormat kepada sang mempelai wanita untuk berdansa dengannya, pria itu tak lain adalah Charlos.


" Broo aku pinjam istrimu ya, aku mau berdansa dengannya apa boleh ? " pinta Charlos pada Chandra sambil memberi hormat pada Chandra.


" Ya boleh tetapi awas jangan macam macam sama istriku ya ? " jawab Chandra sedikit mengancam.


" Dek, Abang sangat kecewa dengan Adek, Abang ingin sekali memilikimu dek tapi Abang tidak pernah berani mengungkapkan perasaan Abang sampai akhirnya adek sudah menjadi milik orang lain, tapi cinta dan rasa sayang ini hanya untukmu selamanya, Abang akan berusaha melupakan kamu walaupun susah sekali tetapi Abang akan coba semoga kamu bahagia dengan pria pilihan mu ya Dek Abang ikut bahagia walaupun itu sulit " ucap Charlos ketika berdansa bersama Rani.


" Abang akan memberi tahu Chandra, agar dia tidak menyia nyiakan kamu Dek, karena kalau Chandra berani menyakiti kamu Abang gak akan tinggal diam, Abang akan menghajarnya " ucap Charlos lagi dengan mata berkaca-kaca tetapi di tahannya karena dia tak mungkin menangis.


Pria sejati takkan pernah menangis, pria sejati akan terus mencintai walaupun yang di cinta tak pernah memiliki rasa yang sama.


" Aku akan mencoba hidup tanpa kehadiran dirimu Rani, walaupun hatiku tak menerima kenyataan ini tapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur, aku akan menjalani hidupku seorang diri tanpamu Rani I love you " gumam Charlos dalam hati.


" Dek, Abang akan selalu mencintaimu ingat itu hati Abang hanya untukmu seorang Dek, walaupun suatu hari Abang bertemu dengan seorang gadis dan menikahinya Abang akan selalu mencintaimu ingat itu Dek Abang gak main main ! " ucap Charlos dan membawa kembali Rani kepada Chandra.


" Broo, semoga berbahagia selalu, rukun selalu dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan satu hal lagi Broo aku katakan kepadamu tolong jangan sakiti Rani sedikitpun karena kalau aku tahu kamu menyakitinya aku tak segan untuk mengambilnya darimu ingat itu Broo " Charlos menegaskan lagi pada Chandra.


" Tenang aja Broo cintaku padanya melebihi harga nyawaku Broo aku takkan pernah menyia-nyiakan dia Broo kamu tenang aja " ucap Chandra penuh semangat dan penuh cinta.


Acara resepsi pernikahan Chandra dan Rani sungguh sangat meriah.

__ADS_1


Semua orang ambil alih dalam hal berdansa dan bergembira ria hingga tepat jam 03.00 WIT dini hari para tamu undangan pun berpamitan dan pergi meninggalkan acara resepsi itu.


Ya, setidaknya semua orang berbahagia dan ikut andil dalam mengikuti acara pesta pernikahan itu.


" Dek Rani, Abang pamit ya jaga dirimu baik baik semoga kamu bahagia selalu bersama dengannya " ucap Charlos yang seakan tak rela meninggalkan kedua mempelai itu.


" Makasih Abang, hati hati di jalan ya " ucap Rani sambil tersenyum tipis.


Setelah para undangan pergi dari acara resepsi pernikahan mereka akhirnya Rani dan Chandra mohon ijin pada orang tua mereka untuk beristirahat.


**


Sesampainya di kamar mereka Rani langsung masuk kamar mandi untuk mandi dan membersihkan dirinya dari keringat dan make up yang menempel di wajahnya.


" Ya Tuhan ku serahkan seluruh hidupku selanjutnya dalam tanganMu " Gumam Rani dalam hati.


" Dek, cepat mandinya Mas juga udah ngantuk banget Dek jangan lama lama ya Dek " ucap Chandra sambil sesekali menguap.


Rani pun mulai mengguyur tubuhnya dengan air yang sejuk dan segar sehingga membuat Rani jadi segar dan rasa kantuk yang tadinya menyerang hilang seketika.


" Ayolah Dek, jangan lama lama Mas udah gerah banget sayang " ucap Chandra sambil mengetuk pintu kamar mandi.


" Ntar Mas dikit lagi " sahut suara dari dalam kamar mandi.


" Baiklah Mas Tunggu ya ! " ucap Chandra mulai melemas dan akhirnya tertidur di kursi sofa dalam kamar.


Resepsi pernikahan mereka dibuat di mansion milik Chandra, oleh karena itu selesai resepsi mereka gak ribet untuk pindah ke sana kemari.


Chandra tertidur dengan lelapnya dan bermimpi yang indah.


Ketika Rani keluar dari kamar mandi ia sudah memakai piyama warna biru kesukaannya, ia pun melangkah ke arah tempat tidur dan betapa kagetnya ia karena Chandra sudah terlelap di atas kursi sofa.


Rani mendekati dan memandang wajah tampan pria yang sekarang telah sah menjadi suaminya itu kemudian dengan perlahan mengecup kening Chandra dan menyelimuti tubuh Chandra dengan selimut tebal karena AC benar benar dingin saat itu, Rani mencoba mencari remote control AC ruangan itu tetapi tak di temuinya.


** Bersambung guys Tolong di like komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰**

__ADS_1


__ADS_2