
" Gak apa apa kok Dek, adek istrahat aja " ucap Chandra tanpa menoleh.
Tetapi Rani tetap membantu membagikan makanan makanan tersebut sampai habis.
Setelah selesai membagikan makanan, orang orang itu pun melihat Rani, orang orang itu langsung kaget dan memanggil " Den Rani , apa kabar susah beberapa bulan ini Aden gak kesini ada apa den " ucap seorang ibu yang memakai jilbab segi empat yang merupakan ibu RT setempat.
" Maaf Bu Karyo Rani sibuk melamar pekerjaan Bu sudah diterima Minggu depan sudah mulai masuk kerja " ucap Rani sambil menyalami semua orang di sekitar situ.
Karena penasaran Chandra bertanya seorang ibu yang pas berdiri dekat Chandra " Bu memangnya ibu kenal Rani ?" tanya Chandra pada ibu itu.
" Iya Den kami kenal Den Rani sejak Den Rani masih balita, dulu mereka sekeluarga sering memberikan bantuan ke kampung kami ini dan lagi kami selamat dari para kontraktor bangunan rumah yang hendak membongkar paksa rumah rumah kami disini untung papanya Rani membeli kampung ini dan membiarkan kami tinggal disini, itu sudah sangat lama dari waktu Den Rani masih SMP " cerita ibu itu.
" Ohhh...gitu ya ceritanya " ucap Chandra lagi.
" emmm Aden ini pacarnya Den Rani ? " tanya ibu itu.
" Iya Bu tapi bukan pacar melainkan calon suami " ucap Chandra penuh semangat.
" Selamat ya Den, semoga cepat jadi suami dan langgeng dalam menjalani bahtera rumah tangga " ucap ibu itu kemudian.
" Dek ayo berangkat udah malam Dek, " ucap Chandra sambil membuka pintu mobil untuk Rani.
Rani pun berpamitan dengan warga kampung S dan mobil yang mereka tumpangi bergerak menjauh dari kampung itu.
Rani menatap jalan raya menuju ke rumahnya
tiba tiba Rani memegang tangan Chandra dan berkata " Mas Rani minta maaf ya untuk kejadian tadi " ucap Rani sambil menatap manik mata Chandra.
__ADS_1
Chandra pun menepikan mobilnya dan menyalakan lampu dalam mobil.
Ditatapnya mata gadis pujaan hatinya itu " Iya sayang seharusnya Mas yang minta maaf karena sudah berlaku kasar sama kamu Dek, maafkan Mas ya " ucap Chandra sambil mendekatkan wajahnya dan mengecup kening Rani.
" Mas gak akan mengulangi lagi hal tadi " ucap Chandra lagi sambil meremas tangan mungil lembut milik Rani dan seketika Rani berteriak " Auhhhh sakit Mas " ucap Rani sambil meniup tangannya.
" Mana yang sakit sayang " ucap Chandra sambil melihat tangan Rani yang merah kebiruan akibat benturan di restoran tadi.
Chandra langsung mencari obat oles milik para prajurit TNI saat di Medan perang dan mengoleskan sambil memijat perlahan lahan dan meniupnya sambil menarik kepala Rani dan memeluknya.
" Maafkan Mas sayang, Mas benar benar gak tau akan jadi seperti ini. Ayo Dek pukul Mas biar Mas juga merasakan sakit yang adek derita " ucap Chandra sambil mencoba memukul wajahnya.
Tetapi Rani menahannya " Jangan Mas, cukup Mas berjanjilah pada Rani untuk tidak mengulangi lagi perbuatan Mas tadi, mulai hari ini mas harus berjanji tidak akan menyakiti Rani sampai selama-lamanya dan Mas akan setia bersama Rani menjalani hidup ini " ucap Rani sambil menangis bahagia.
Chandra pun memeluk Rani penuh kehangatan dan mengucapkan janji " Mas janji sayang Mas janji mulai sekarang kamu adalah prioritas utama Mas, Mas akan selalu menjagamu hingga akhir hayat Mas " ucap Chandra sambil tersenyum dan mengecup kening Rani penuh Cinta dan kasih sayang.
" Mas Rani mau ngomong sesuatu, Rani kan nanti mau kerja dulu Mas dukung Rani gak, ya biar ilmu yang Rani dapat tidak sia sia alias mubazir " ucap Rani sambil mencoba melepaskan rangkulan Chandra.
" Boleh kok nanti kita bahas lagi hal ini karena Mas harus membicarakan hal ini dengan keluarga Mas dulu " ucap Chandra lagi.
" Adek janji gak boleh tinggalkan Mas ya, nanti Mas bisa bunuh diri kalau sampe terjadi " ucap Chandra sambil menyetir mobil dengan perlahan.
" Ayo kita pulang besok kita sambung lagi ceritanya, nanti Mas jemput ya " ucap Chandra Sambil tersenyum penuh arti.
" Bukannya besok Rani sudah mulai kerja ya Mas, " ucap Rani pada Chandra.
" Besok hari Jumat sayang bukan hari Senin, hari Senin baru masuk kerja " ucap Chandra menyetir lagi dan mobil memasuki area perumahan elit itu.
__ADS_1
" Tepat jam 9 malam masih gak kemalaman kan Dek " ucap Chandra sambil menurunkan kaca mobil.
" Iya Mas, Ayo kita turun " ucap Rani sambil turun dari mobil dan Chandra mengambil barang belanjaan Rani.
" Ini barang belanjaanmu Dek ayo Mas antar ke rumah dan meminta terimakasih untuk ibumu dek " ucap Chandra sambil melangkah masuk ke halaman rumah.
" Mama, Kak Richard, adek pulang " panggil Rani di halaman depan.
Dari sudut taman depan Richard muncul dan tersenyum sambil berkata " Broo kalian jalan kemana aja nih kok gak ajak aku juga sih, padahal aku juga pengen ikutan " ucap Richard sambil tersenyum manis.
" Ayo Broo mampir dulu minum teh dulu baru balik, kebetulan tadi saya baru beli teh baru ayo kita coba bersama " ajak Richard.
" Baiklah Broo " ucap Chandra sambil melangkah mengikuti kaki Richard.
" Bik tolong buatkan teh yang tadi saya beli ya gak pake lama ya bik " ucap Richard sambil mempersilahkan Chandra duduk.
** Charlos
Charlos mondar mandir seperti orang gelisah, tiba tiba ibunya datang menghampiri " Nak kenapa gelisah sebaiknya kamu turuti kata ibu kamu ikut saja apa yang ibu bilang, ibu sudah mengatur kencan butamu nak besok pagi jam 9 ketemuan di restoran Padang dekat pantai sanur kali ini ibu harap kamu serius umurmu sudah 34 tahun sudah sangat mapan untuk berkeluarga ibu gak mau dengar banyak alasan, kalau ibu membiarkanmu memilih sendiri gak bakalan kamu bawa menantu ibu ke rumah, jadi ibu harap tolong ikuti saran ibu " ucap ibunya serius.
" Ibu kok maksa banget sih, Charlos udah punya pilihan Bu, kita lagi pedekate Bu nanti coba Charlos ajak ke rumah ketemu ibu biar ibu lihat ya? " ucap Charlos sambil mencoba mencari kalimat yang cocok untuk membela dirinya.
" Intinya Ibu mau besok kamu ketemu cewek ini dulu " ucap ibunya mempertegas kalimatnya.
" Baiklah Bu besok Charlos akan turuti kemauan ibu. " ucap Charlos sambil melangkah masuk ke kamarnya.
" Kenapa harus ada kencan buta sih dan kenapa ibuku harus turun tangan untuk mencari jodoh untukku padahal aku bisa kok cari sendiri gadis yang cocok untuk ku boyong bertemu ibu tetapi apa boleh buat ibuku sudah mendahului mencari jodoh dengan cara mencari jodoh lewat kencan buta " Charlos bermonolog.
__ADS_1
** Segini dulu aja ya guys tolong di like, komentar, vote agar author semangat update bab baru tiap harinya ya terimakasih 🙏🥰