
**
Pagi pun datang menjelang, aku merasakan seluruh tubuhku sakit dan berat seperti aku tertimpa benda langit yang berukuran besar, aku merasakan hembusan nafas seseorang tepat di telingaku.
Aku berusaha untuk bangun dan apa yang ku lihat ternyata suamiku memelukku dengan erat sambil terus menghembuskan nafasnya perlahan lahan.
Aku berusaha untuk melepaskan diriku dari pelukannya, tetapi semua usahaku sia sia.
Akhirnya aku pasrah dan kembali tertidur lagi sampai matahari menembus masuk lewat jendela kamar tidur di mana kami masih berpelukan dengan eratnya.
" Selamat pagi suamiku ayo bangun sudah pagi , bukannya hari ini kita mau cuti libur selama dua Minggu ? " ucapku sambil mencoba melepaskan pelukan suamiku tapi sia sia saja.
Ku tatap wajahnya yang tampan dan kupikir suamiku masih tidur, perlahan lahan aku pun mengecup pipinya dan tiba tiba ia pun terbangun dan langsung menyerangku bertubi tubi dan kejadian malam tadi pun terjadi lagi.
Aku merasa ngilu semua tubuhku rasanya aku gak bertulang sama sekali.
" Sayang maafkan aku ! " ucap suamiku padaku.
" Iya suamiku gak apa apa ini kan sudah seharusnya terjadi pada kita karena kita sudah sah menjadi suami istri " ucapku bijaksana.
" Hari ini kita pulang ke rumah kita kan Pah ? " ucapku tiba tiba menyebut suamiku dengan sebutan papah.
" Iya Mah ! " balas suamiku sambil tersenyum nakal.
" Eh, tiba tiba kok bisa panggil aku Papah ? " tanya suamiku membuatku tersipu malu.
" Nggak apa apa kok mah, " ucap suamiku sambil mengelus rambut panjangku.
" Ayo kita pulang rumah untuk mempersiapkan segala sesuatu yang akan kita bawa ke pulau Jeju " ucap Chandra sambil tersenyum puas.
Kami berdua pun kembali ke rumahku untuk mempersiapkan segala sesuatu yang akan kami bawa ke pulau Jeju.
Ku lihat Suamiku mengambil seprei yang ternoda bercak mahkotaku semalam dan melipatnya dengan rapi terus di simpannya di dalam tas untuk dibawa pulang juga.
" Pah, kok sepreynya di bawa juga kan harus dicuci bersih Pah ! " Kataku pada suamiku.
__ADS_1
" Nggak ini nggak boleh dicuci ini adalah bukti cinta kita berdua, aku akan menyimpannya Sampai kapan pun " ucap suamiku aneh.
" Papah aneh deh, seprey bernoda kok disimpan ? " ucapku perlahan tapi di dengar oleh suamiku..
" Ya gak apa apa ini mengingatkan aku untuk tidak berselingkuh di belakangmu, karena aku mendapatkan kamu dalam keadaan masih segel " ucap Chandra sambil main mata.
" Aishhhh, nakal " ucap Rani sambil melingkarkan tangannya di pinggang suaminya itu.
" Mah, papah pengen cepat cepat punya anak ! " ujar Chandra sambil mencium pipi istrinya.
" Permintaan yang aneh ! " ujar Rani.
" Kok aneh ? " ucap Chandra balik bertanya.
" Namanya orang berkeluarga itu ya intinya mau punya keturunan Pah, jadi permintaan Papah tuh aneh aja orang jelas jelas sudah menikah itu intinya ingin meneruskan keturunan kok ! " ujar Rani membuat Chandra bingung.
" Ayo sayang dari pada kita berdebat barang yang sebenarnya akan selalu terjadi kepada semua manusia bumi ini " ujar Chandra tertawa.
Setelah semuanya siap, mereka berdua pun kembali ke rumah Rani untuk mempersiapkan segala keperluan yang akan mereka bawa ke pulau Jeju tempat mereka honeymoon.
**
" Baiklah ! " ucap Chandra pada seseorang yang berada di seberang sana.
Setelah semuanya dipersiapkan Chandra mengajak Rani untuk berpamitan dengan kedua orangtuanya dan orang tua Rani, mereka menuju ke rumah orang tuanya Chandra kemudian baru kembali kerumah Rani untuk mengambil barang barang mereka dan meminta izin kepada kedua orang tuanya Rani serta Kak Richard.
" Mama, Papa, Kak Richard, Rani dan Mas Chandra pamit ya ? " ucap Rani sambil memeluk Papa dan Mama serta Kak Richard.
" Hati hati di jalan ya nak, jangan lupa pakai jaketmu di sana dingin dan bersalju " ucap Mama dan mencium kening anaknya.
" Ndra Papa dan Mama titip Rani ya, tolong jaga Rani baik baik " ucap Papa Joseph Frainademets pada Chandra.
Setelah acara pamit pamitan, Rani dan Chandra pun pergi meninggalkan rumah menuju ke bandara Ngurah Rai Bali.
Sepanjang jalan Chandra tetap menggenggam erat tangan Rani penuh rasa cinta dan kasih sayang.
__ADS_1
" Yank, maaf ya Mas belum bisa ngasih kamu kebahagiaan yang sebenarnya ! " ujar Chandra sambil mengecup kening Rani.
" Iya sayang gak apa apa kok, aku lebih menyukai kehidupan kita yang sekarang " ucap Rani sambil tersenyum manja pada Chandra.
Ketika tiba di bandara internasional Ngurah Rai Bali mereka berdua terperangah karena Charlos sudah berdiri di depan mereka.
" Selamat datang tuan putri kesayangan aku !! " ucap Charlos membuat panas hati Chandra.
Chandra berjalan ke arah Charlos dsn berbisik di telinga Charlos.
" Hati hati broo, jangan sampai batas kesabaranmu habis " ujar Chandra penuh emosi dan rahangnya mengeras, matanya tajam setajam mata elang.
" Dia milikku seutuhnya, aku gak akan pernah memberikan sedikitpun cela untuk kamu rasuki istriku dengar !! " ucap Chandra membentak Charlos dengan kasar.
" Jahat banget sih loe Broo !! " ucap Charlos sambil tersenyum sinis.
" Memangnya kamu gak akan pernah pergi bertugas di daerah daerah terpencil apa ? aku akan membuat kamu kehilangan orang yang kamu cintai selamanya " gumam Charlos gusar dan penuh emosi berapi api.
Rani gak tau kalau terjadi pernah dingin antara suaminya dan Charlos, ia tetap menampilkan senyum menawannya yang membuat hati Chandra dongkol.
" Bang Charlos, lagi ngapain disitu Bang ?? " ucap Rani sambil melambaikan tangannya ke arah Charlos membuat Charlos tersenyum penuh kemenangan.
" Aku bilang juga apa , gak usah lebay dan sok ngurusin aku Broo, aku gak bakal ganggu istrimu tetapi istrimu sudah mengenalku sejak lama gak mungkin ketika dia melihat aku terus cuek cuek aja kan itu gak mungkin Broo " Charlos berbisik ke telinga Chandra yang wajahnya semakin mendingin seperti es batu.
Rani pun menghampiri kedua pria tampan itu sambil tersenyum tipis ke arah kedua pria yang lagi perang dingin dan perang mulut itu.
" Ayo suamiku, cepat biar kita gak telat !! " ucap Rani sambil tersenyum dan memeluk Chandra penuh mesra membuat hati Charlos terbakar api cemburu.
" Suatu saat aku pasti memilikimu Rani Prada Winata, bagaimanapun caranya aku pasti bisa mengambilmu dari sisi si brengsek itu " ucap Charlos dalam hati.
" Ayo sayang !! " ucap Chandra sambil menggandeng tangan Rani dan masuk ke dalam ruang tunggu.
" Bye bye Bang Charlos sampai jumpa !! " ucap Rani sambil tersenyum manis pada Charlos yang membuat Charlos hanya mengelus elus dadanya sambil berkata dalam hati " Bye bye sayangku pergilah berbulan madu karena akan aku tunggu kedatanganmu dengan penuh rasa cinta dan rasa kasihku " ucap Charlos sambil kiss jauh pada Rani.
Di saat seperti itu baru Rani kaget dan sadar, bahwa sebenarnya Charlos masih tetap gila seperti dulu.
__ADS_1
" Oh suamiku maafkan aku yang tidak peka dengan perasaanmu !! " ucap Rani sambil bergelayut manja pada lengan suaminya itu.
" nggak apa apa sayangku !! jangan ulangi lagi ya please !! " ucap Chandra sambil menggenggam erat tangan Rani dan masuk ke dalam pesawat.