
" Oke boleh nnati jam berapa kita berangkat Bang," ucap Rani lagi.
" Jam 3 sore ya nanti Abang jemput adek dan Richard ya " ucap Andre sambil berjalan di depan.
Pas mau menyeberang Rani kesusahan menyeberang sehingga Rani masih saja di seberang jalan sedangkan Richard sama Andre sudah diseberang jalan sana.
" Ntar kita jalan jalan kemana aja Dek " ucap Andre sambil berbalik untuk melihat Rani.
" Lho Rich mana adekmu " ucap Andre sambil melihat Rani masih di seberang jalan sana.
" Kamu tunggu disini ya biar aku jemput adekmu, kasian dia " ucap Andre sangat perhatian.
Dan akhirnya Andre pun menyeberang lagi menuju Rani.
" Ayo Adek sini Abang pegang tanganmu, " ucap Andre sambil memegang tangan lembut mungil itu.
" Abang jalannya jangan cepat cepat nanti Rani gak bisa mengejar " ucap Rani sambil tersenyum melihat Andre.
" Makasih Abang, " ucap Rani sambil tersenyum ke arah Andre yang membuat jantung Andre berdetak kencang.
" Gawat nih kalau hanya sebuah senyuman kecilnya saja membuat jantungku berdegup kencang apalagi kalau dia memelukku pasti aku bisa mati karena stop jantungku " ucap Andre terus memegang erat tangan Rani dan mereka pun menyeberang ke sebelah tepat di depan Polresta.
Tiba tiba dari kejauhan tampak temannya Andre datang mendekat.
" Siang Broo, libur bukannya istrahat malah pacaran lagi disini " ucap teman Andre yang bernama Lukman.
" Kamu broo ngapain kamu mengikutiku " ucap Andre sambil meninju perut Lukman, dan Lukman pun hanya tertawa.
" Ini pacarmu Andre ? " tanya Lukman kepo.
" Ini adekku " ucap Andre sambil menatap wajah cantik Rani.
" Hai " sapa Rani sambil tersenyum.
__ADS_1
Senyuman Rani menghipnotis Lukman sampai Sampai Lukman tidak bisa mengalihkan wajahnya dari tatapan mata nya pada Rani.
" Nggak boleh over acting ya Dek biasa aja Kakak gak suka semua pria jatuh hati padamu Dek, ntar Kakak yang susah " ucap Richard mengingatkan adeknya.
" Ayo Dek kamu udah hilang dari tadi pagi lho, opa sama Oma belum makan gara gara nunggu kamu Belanja di pasar Berjam jam " ucap Richard menarik lengan Aretha.
" Maafin adekmu yang cantik ini Kak, " ucap Rani sambil tersenyum tipis.
" Ayo bang kita pulang " ucap Rani sambil menarik tangan Andre.
Andre pun seperti kerbau di cocok hidungnya ngikutin aja apa kata Rani, mereka pun berlalu dari hadapan Lukman.
" Nanti sore jangan lupa ya Bang bawa adek Abang biar Rani punya teman " Rani berceloteh lagi dan Andre seperti terhipnotis sehingga berdiri mematung dan menatap gadis cantik berambut panjang sampai ke pinggang itu dan menghela nafas panjang.
" Iya adek tenang aja Abang pasti mengajak adek Abang untuk jalan bareng, Ayo Abang pamit ya semoga harinya menyenangkan, Rich aku pamit ya " ucap Andre sambil berlalu pergi.
" Makasih ya Bang Andre, " ucap Rani dan Richard bersamaan.
**
Setelah semua masakan dihidangkan di atas meja makan Rani pun memanggil Opa dan Oma untuk makan.
" Opa Oma ayo makan dulu, maaf Rani lama sekali ke pasar tadi " ucap Rani sambil tersenyum dan menyendok nasi untuk opa dan Oma terus menyendok sayur dan daging untuk opa dan Oma serta Kak Richard dan mereka pun menikmati makanan itu dengan rasa syukur.
Selesai makan ponsel Rani berdering...
dreeeetttt... dreeeetttt.... dreeeetttt....
" Ya Hallo Mas, gimana keadaanmu Mas, Rani baru selesai makan nih lagi duduk santai dan rencananya nanti sore jam tiga Rani Kak Richard, Bang Andre dan adeknya mau jalan jalan ke pantai pasir panjang Rani udah lama gak kesana rasanya pengen banget ke sana " ucap Rani bercerita panjang lebar pada Chandra.
" Iya gak apa apa tapi harus bawa jaket ya sayang, Mas gak mau dengar kamu sakit Mas bisa stres dan gak fokus ikut kegiatan karena memikirkan dirimu sayangku " ucap Chandra perhatian.
" Mas gak boleh terlalu capek ya dan ingat gak boleh sampai mata Mas merah, harus banyak istirahat toh yang ikut kegiatan itu banyak perwira dari berbagai daerah jadi Rani sarankan untuk jangan terlalu capek dan harus ingat istirahat juga oke Mas " ucap Rani penuh perhatian sehingga membuat hati Chandra nyaman dan sangat nyaman.
__ADS_1
" Andai saat ini aku berada di dekatmu takkan kubiarkan kau bebas seperti itu aku akan selalu berada di sisimu, berjalan bersama, piknik bersama, aku akan selalu menjagamu dalam ruang dan waktu, meski jarak memisahkan kita tetapi aku tetap merasa protektif terhadap kamu sayang " ucap Chandra sambil membisikkan sesuatu pada Rani.
" I love you honey bunny sweety " ucapan Chandra membuat Rani tersenyum dengan manisnya.
" Mas cepatlah pulang Rani udah rindu berat sama Mas, nanti pulang jangan lupa bawa oleh oleh pesanan Rani ya " ucap Rani sambil mengecup kening Chandra lewat layar ponselnya itu.
" Sebelum adek minta abang udah siapin kok oleh olehnya " ucap Chandra lagi.
" Sudah dulu ya Dek, Mas mau mandi untuk siap siap ikut kegiatan " ucap Chandra sambil mengecup kening Rani lewat ponselnya.
" Adek masih di Kupang ya Dek, Mas rindu banget masih dua bulan lagi ya kita ketemuan sekalian pengajuan ya, Mas udah gak sabar ingin segera meminang hati dan dirimu jadi milik Mas seutuhnya " ucap Chandra penuh harap.
" Adek baik baik disitu ya, jaga diri baik-baik Mas merindukan dirimu sayangku " ucap Chandra lagi.
" bye bye baby " ucap Chandra sambil mengecup kening Rani via layar ponsel.
setelah selesai telepon Rani menuju ke dapur untuk menyiapkan makan siang, karena Opa dan Oma harus minum obat mereka sesuai jadwal.
Opa menderita Darah tinggi sedangkan Oma menderita asam urat sehingga makanan Opa dan Oma benar benar dijaga agar tidak sampai membuat kambuh asam uratnya.
Setelah semua makanan siap, aku pun pergi memberi tahu Opa dan Oma untuk segera makan siang, mumpung kami lagi liburan jadi sudah seharusnya memanjakan Opa Oma, biarkan mereka bisa menikmati masa tua mereka dengan segar dan sehat selalu.
" Opa dan Oma ayo makan dulu, karena harus minum obat tepat waktu, " ucap Rani pada Opa dan Oma.
" Kak Richard juga ayo makan biar gak masuk angin karena jam 3 kita harus berangkat " ucap Rani lagi pada Kakak laki laki satu satunya itu.
" Mama papa kenapa sih melahirkan dua anak saja kan Rani masih pengen punya saudara biar seru apalagi kalau pas lagi kumpul semua wow, Rani yakin semuanya sangat indah dan ramai " gumam Rani sambil mulai menyendok makan siang untuk Opa dan Oma, serta Kak Richard karena itu yang biasa Rani buat.
Ketika dirumah pun Rani yang selalu menyendok kan makanan kepada
Papa, Mama, Kak Richard barulah untuk dirinya, itulah Rani.
** Bersambung ya guys tolong di like komentar dan vote ya terimakasih 🙏🥰
__ADS_1