
Mereka berdua pun berjalan menuju warteg dekat persimpangan jalan itu.
" Mas Chandra, " sapa seseorang dari kejauhan.
" Mas dengar gak itu ada suara yang memanggil nama Mas, " ucap Rani sambil tetap bergelayut di lengan Chandra.
" Siapa ya " ucap Chandra sambil berbalik ke arah suara tadi.
" Febry benaran ini Febry " ucap mas Chandra sambil berjalan menggandeng tangan Rani ke arah Febry.
Febry seorang wanita berparas ayu, rambutnya pendek sebahu, kulitnya putih Langsat, kakinya tinggi semampai seperti artis Korea black pink.
" Ini pacarmu Mas, " ucap Febry sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Rani.
" Febry " ucap Febry.
" Rani " ucap Rani sambil melepaskan tangan nya dari genggaman Febry.
" Febry adalah seorang polwan, Febry teman masa kecilnya Chandra dulu mereka sering bermain bersama.
Mereka berjumlah tiga orang, Chandra, Arista dan Febry.
Kemanapun selalu bersama sama, saat bermain main pun selalu bersama.
Dulu Arista adalah seorang gadis kecil berbadan gemuk sehingga sering jadi bahan Bullyan anak anak di kompleks tempat tinggal mereka.
Setelah lulus TK mereka pun berpisah karena Arista pindah ke Surabaya, Febry pindah ke Jakarta sedangkan Chandra menetap di pulau Dewata.
" Febry kamu kah itu, " ucap Chandra sambil membuka lebar kedua tangannya dan meraih Febry dalam pelukannya.
" Sayang, Febry ini teman masa kecilku kita bersahabat sampe tamat TK saja dulu kita bertumbuh dan berkembang bersama-sama kita sudah seperti saudara, " Chandra menjelaskan panjang lebar.
Rani hanya manggut-manggut mendengarkan cerita dari Chandra.
" Iya kita sama sama berteman karena Waktu itu papanya Chandra kan tukang kebun kami, wajar saja kita berteman karena setiap pagi Papa Chandra selalu membawa Chandra kerumahku " ucap Febry agak sinis.
" Kamu kerja apa sekarang Chandra?" tanya Febry sambil tersenyum sinis.
" Aku jadi TBO atau tenaga bantuan operasi di kompi D samping BRI itu loh " ucap Chandra sambil tersenyum tipis.
" Kok bisa kamu jadi TBO kenapa kamu gak masuk tentara aja biar kamu bisa mengangkat derajat keluargamu Chan, kok malah jadi TBO, " ucap Febry lagi.
Rani hendak berbicara tetapi di tahan oleh Chandra " Gak apa apa sayang biarkan saja Dy berbicara gak usah di ladeni " ucap Chandra berbisik.
" Mas tapi dia sudah sangat keterlaluan Mas, aku gak terima dia perlakukan Mas seperti ini " ucap Rani berbisik pula.
__ADS_1
Karena tidak tahan akhirnya Rani berbicara " Hei Nona walaupun anda hebat tetapi jangan sembarang menghina Mas Chandra seperti itu, walaupun kerjaannya sangat rendah tetapi itu harus di hargai, ingat nona sekalipun pekerjaan orang itu cleaning servis kita gak harus menghinanya karena setiap pekerjaan itu punya kesulitan tersendiri, dan kamu tidak tahu bagaimana dia bisa berusaha mendapatkan pekerjaan itu ingat itu karena dia mencari pekerjaan dengan usahanya sendiri bukan seperti kamu tergantung sama orang tuamu sungguh sangat tidak tahu malu ," ucap Rani sambil menarik tangan Chandra dan menjauh dari Febry.
" Siapa sih perempuan itu, berani beraninya dia menggertak aku dia gak tau siapa aku, Aku Febry handerson keluarga handerson adalah keluarga besar yang mempunyai perusahaan Makanan ringan terbesar di pulau ini " ucap Febry sambil berkacak pinggang.
" Suatu saat pasti kita bertemu lagi " ucap Febry sambil berjalan ke arah mobilnya dan mulai menstater mobilnya itu, dan ketika Febry sampai di warteg dekat persimpangan jalan itu Febry melihat sebuah mobil Bentley warna putih di dekat warteg itu.
"Punya siapa sih mobil ini?" ucap Febry sambil melihat-lihat mobil itu.
" Aku juga ingin sekali memiliki mobil ini tetapi gajiku belum cukup, papa mana mungkin mau kasih uang sebanyak itu untuk membeli mobil itu " ucap Febry sambil berjalan menuju warteg itu.
Coba coba aku lihat ke dalam sambil makan siapa tahu aku bertemu orang yang punya mobil itu.
Ketika menginjakkan kakinya masuk ke dalam warteg betapa kagetnya dia karena ternyata Rani dan Chandra sementara menikmati makanan di dalam warteg itu sambil sesekali tersenyum.
" Oooo ternyata mereka juga makan disini ya, " ucap Febry sambil sengaja memilih tempat duduk membelakangi dua sejoli itu.
Tiba tiba Charlos masuk ke dalam warteg, karena Charlos tahu Rani memposting fotonya dan Chandra sambil makan.
Ketika dia melihat story Rani ia pun cepat cepat datang ke warteg itu.
" Hai Dek, boleh Abang gabung?" ucap Charlos sambil berjalan mendekati mereka.
" Kenapa Charlos berada disini " gumam Chandra dalam hati.
" Dasar tukang caper, apa sih yang dia cari " gumam Chandra dalam hati.
" Yaelah Dek, Mas belum selesai makan nih gimana dong,"ucap Chandra sambil menatap wajah Rani.
Akhirnya Rani pun diam saja,dan melanjutkan makannya.
" **** banget sih Mas Chandra kenapa harus menunggu makan dulu, kan kita bisa cari tempat lain " kesal Rani dalam hati.
Charlos pun duduk dengan manisnya di samping Rani.
" Dek ayo makan lagi yang banyak biar imunitas tubuh adek tetap segar,sehat dan terhindar dari penyakit.
" Emang Menurut Bang Charlos aku penyakitan ya Bang, gila bener Abang ini " ucap Rani langsung berdiri dan hendak pergi ke arah wastafel untuk cuci tangan, eh tiba tiba di hadang sama Febry yang kebetulan duduknya dekat wastafel.
" Ketemu lagi Nona " ucap Febry sambil berdiri berkacak pinggang di depan Rani.
" Minggir jangan halangi jalanku," ucap Rani ketus.
" Siapa yang halangi jalanmu Nona, " ucap Febry kemudian.
"Tukang cari masalah"ucap Rani sambil mencuci tangannya di wastafel.
__ADS_1
Mata Charlos tetap saja menatap ke arah Febry yang semakin dekat dengan Rani.
Charlos pun berdiri dan mendekati Rani.
"Ada apa ini," tanya Charlos pada kedua gadis itu.
Rani pun berdiri tepat di samping Charlos, " ini bang cewek ini dari tadi cari masalah ma adek bang " ucap Rani sambil menunjuk ke arah Febry yang nyalinya hampir ciut karena melihat tubuh kekar berkotak kotak Charlos.
" Maaf aku gak ada urusan sama kamu pria jelek, aku ada urusan sama nih perempuan kecil," ucap Febry pada Rani.
" Kalau kamu berurusan dengan adekku berarti kamu berurusan sama aku juga ingat itu," ucap Charlos sambil berjalan maju dan akhirnya Febry kabur dari tempat itu.
" Eh Bang makasih ya" ucap Rani sambil kembali duduk di meja makan dan melanjutkan makannya.
" sama sama dek Rani " ucap Charlos sambil tersenyum kemudian melangkah mengikuti Rani dan mereka kembali menikmati makanan mereka.
Selesai makan Chandra pun hendak pergi membayar bill makanan mereka tetapi langsung di cegat oleh Charlos, " biar aku aja yang bayar " ucap Charlos sambil mendorong Chandra untuk pergi.
" Pak Charlos bukankah kita semua makan bersama artinya kita harus bagi dua ucap Chandra sambil menyodorkan selembar uang seratus ribuan kepada kasir dan kasir pun menerima uang tersebut.
" Maaf Pak sudah dibayar pake WeChat oleh gadis tadi yang rambutnya panjang " sambung pelayan itu kemudian.
Akhirnya Chandra dan Charlos pun melangkah pergi ke arah Rani yang sementara duduk sambil menekan layar pada ponselnya.
" Dek kenapa adek gak bilang bilang kalau adek sudah bayar makanan kita " ucap Chandra.
" Udah lah Rani kan gadis mandiri jadi jangan terlalu tergantung sama orang lain" ucap Rani sambil tersenyum simpul pada chandra.
" Ayo Mas kita pulang tadi Kak Richard udah telepon katanya mau ikut acara sembahyang Bulan Maria di rumah " ucap Rani sambil menarik tangan Chandra.
" Bye bye Abang Charlos sampai jumpa ya " ucap Rani sambil terus melangkah pergi menjauhi warteg itu.
Charlos menyadari kalau ia hanya sendirian berdiri di depan warteg itu " Ah betapa bodohnya diriku sampai sampai gak tahu kalau Dek Rani sudah pamit pulang duluan, sebenarnya dimana rumah Dek Rani ya, aku benar benar penasaran dengan keberadaan keluarga besar Dek Rani " ucap Charlos dalam hati.
" Ada apa denganku kenapa aku mengharapkan sesuatu yang tak pasti " gumam Charlos dalam hati.
" Apakah aku telah jatuh cinta pada gadis itu," gumam Charlos sambil melangkah pergi menjauhi warteg tadi.
Sesampainya di parkiran dilihatnya mobil Bentley warna putihnya masih terparkir dengan indahnya.
" Andai aku bisa memberikan mobil ini sebagai hadiah pada dek Rani apakah pantas " gumam Charlos dalam hati.
**
Bersambung ya teman temanku pembaca sekalian maaf lama updatenya karena bayi kembarnya author baru habis imunisasi dan mereka berdua sangatlah rewel.
__ADS_1
Tolong teman temanku pembaca like, komentar,vote ya Terimakasih 🙏🥰