
" Apa maksud kamu Charlos, kenapa semua berantakan seperti ini ? " ucap Arista sambil berdiri dan mengambil sebotol air mineral dan menyiram wajah Charlos sambil berkata " Ini adalah hukuman bagi kamu karena sudah menipuku dan membuang waktuku, kamu pikir siapa dirimu ? " ucap Arista ketus.
" Ini yang aku harapkan cantik, " ucap Charlos dalam hati.
Arista pun pergi dari hadapan charlos.
Tetapi belum sampai pintu Arista kembali mendekati Charlos dan menamparnya.
" Tau rasa lu berani beraninya menipuku aku benci kamu Charlos, ingat ini belum apa apa aku akan membuat keluargamu menerima akibatnya " ancam Arista.
" Berani kamu lakukan apapun pada keluargaku aku akan hancurkan juga keluargamu " ucap Charlos sengit.
Ketika mereka lagi asyik bertengkar tiba tiba Rani datang lagi ke restoran itu dengan membawa sebuah sepeda putih mix merah muda yang cantik.
Setelah memarkirkan sepedanya Rani pun masuk ke dalam restoran itu.
Ketika melewati dua orang yang sementara berlaga itu Rani sengaja tidak tahu apa-apa.
" Hmmm itu kan urusan mereka " ucap Rani pada dirinya sendiri.
" Tante Dilla... Tante Dilla... maaf Rani balik lagi nasinya kurang 5 kotak Tante, ternyata yang sudah ijin karena gak sempat ikut arisan jadi ikutan Tante syantik makanya Rani balik lagi " ucap Rani sambil duduk di kursi depan kasir.
Charlos berhenti berbicara dan mendekati Rani " Adek kok balik lagi lupa apa sih ? tanya Charlos penuh selidik.
" Nasi kotaknya kurang lima lagi Bang, Abang ngapain disini udah dari tadi kok masih aja disini hayo ngapain disini, oooo mau kencan ya hmmm kenapa gak bilang bilang kalau Abang mau kencan biar Rani kasih support ke Abang " ucap Rani sambil tersenyum pada Charlos.
Arista merasa sangat benci melihat tampang Rani dan langsung berjalan ke arah Rani.
" Kamu apanya Charlos " tanya Arista pada Rani sambil mendekat ke arah Rani.
"Aku temannya ada apa mbak, mbak pacarnya Bang Charlos ya lagi kencan ya mbak lanjutkan kencannya mbak, Bang Charlos itu banyak cewek kalau mbak diajak ketemuan berarti mbak punya nilai tersendiri bagi Bang Charlos, begitu Mbak " ucap Rani sambil menuju ke meje dimana Tante Dilla sudah menunggunya.
" Maaf Tante Rani merepotkan Tante lagi , " ucap Rani sambil mengeluarkan uang beberapa lembar lima puluh ribuan dan memberikannya pada Tante Dilla.
Tiba tiba Arista mendekat ke arah Rani,
Heeh... bukankah kamu cewek yang Minggu lalu aku injak kakimu di pasar malam " tanya Arista pada Rani.
__ADS_1
" hmmmm...ingatanmu boleh juga mbak, pantasan tadi aku seperti pernah melihatmu melakukan kejahatan padaku dan akhirnya mbak mengakuinya sendiri di hadapanku " ucap Rani pada Arista.
" Kalau benar aku memangnya kenapa apa ada yang salah denganmu ? " ucap Arista sambil mencibir.
" Aku gak pernah cari masalah sama kamu mbak, mbak aja yang suka menguntit aku kemanapun aku pergi, buktinya sekarang aku ke restoran Padang sini Juga mbak mengikutiku.
Apa masalahmu mbak " ucap Rani dengan lembut walaupun emosinya sampai di ubun-ubun.
Charlos akhirnya menengahi,
" Ada apa ini kenapa kamu juga memarahi adek aku Arista apa salahnya padamu " ucap Charlos sambil menatap Arista penuh kebencian.
" Perempuan ini dimana mana selalu dilindungi para lelaki ada apa dengannya " ucap Arista dalam hati.
" Awas aja lu ya aku akan membuat perhitungan denganmu " ucap Arista sambil mengepalkan tangannya dan beranjak pergi.
" Dek Rani, ucap Charlos sambil mengguncang guncang pundak Rani dan menceritakan apa yang baru saja terjadi pada Rani.
" Maaf kamu pingsan tadi dan ibu Dilla membawamu ke rumah sakit ini " ucap Charlos sambil menarik kembali tangannya.
" Kenapa aku pingsan ? " tanya Rani penuh selidik.
Padahal sesuai petunjuk rekaman CCTV Rani dipukul oleh Arista sampai tersungkur dan pingsan.
CCTV itu sudah diamankan Tante Dilla yaitu dengan menyerahkan rekaman CCTV itu pada mama Alexa untuk di selidiki.
Charlos merasa frustasi dengan kejadian itu sebenarnya dialah yang harus melindungi Rani bukan malah dia juga kena dampak dari kekerasan anakbuah Arista.
Anak buah Arista memang terkenal sangat sangar, mereka berjumlah sekitar tiga puluh orang.
Mereka berhasil memporak-porandakan restoran Tante Dilla.
**
Chandra merasa gelisah dari tadi hanya mondar mandir di dalam kamar saja.
" Ada apa dengan diriku, kenapa aku sangat khawatir dengan Rani apa yang terjadi pada Rani? " hati Chandra berkecamuk.
__ADS_1
" Apa aku harus menelepon Rani, aku harus mengetahui keadaannya karena aku sangat gelisah dan detak jantungku mengatakan kalau Rani ada masalah serius " pertanyaan bertubi-tubi di hati Chandra.
Akhirnya Chandra pun menelepon Rani.
dreeeetttt... dreeeetttt.... dreeeetttt bunyi ponsel Rani mengagetkan Charlos yang sementara duduk di bangku dekat ruang perawatan Rani.
" Hallo Mas, ada apa Mas " ucap Rani sambil mencoba menyembunyikan masalah itu pada Chandra.
Tetapi jiwa pelacak Chandra sungguh sangat tahu apa yang ada di hati Rani, Chandra tahu kalau Rani sedang berbohong padanya.
" Sesuatu terjadi pada Rani, apa itu aku yakin pasti ada masalah Rani mencoba menyembunyikan sesuatu dariku " akan aku selidiki sendiri.
" Adek lagi dimana sekarang " ucap Chandra penuh selidik.
" Masih di rumah sakit Mas, ada apa Mas" ucap Rani jujur.
" Ngapain dirumah sakit sayang ?"tanya Chandra lagi.
" Jalan jalan saja Mas bosan dirumah sekali sekali gak apa apakan jalan jalan sambil menghirup udara segar " ucap Rani sambil mencoba untuk fokus agar kelakuannya tidak terungkap jelas.
**
Arista.... mencoba mencerna setiap masakan yang dihidangkan oleh kepala koki rumahnya
tetapi tetap saja tidak fokus pada makanan makanan itu.
" Apakah benar gadis itu kekasih Chandra prawira Hadinata ? " pertanyaan itu menyelip di setiap sudut hati dan otak Arista.
**
Chandra geram setelah mengetahui apa yang terjadi membuat Chandra tidak bisa menahan diri untuk segera mencari Arista untuk melanjutkan pertengkaran yang mereka lakukan tadi tetapi Chandra hanya diam saja karena Chandra ingin melakukan sesuatu dengan sangat bagus.
Arista berani beraninya kamu mengusik ketenangan singa yang tertidur, kamu tau siapa aku tetapi kenapa kamu sengaja mau membuat keributan dengan cara konyol seperti ini.
" Kamu adalah temanku sejak kecil tetapi disisi lain Rani adalah kekasih hatiku, aku tidak akan tinggal diam laki laki macam apa aku ini" ucap Chandra sambil melangkah pergi ke arah luar jendela.
" Baiklah aku akan menemanimu bermain main dulu " ucap Chandra sambil memandang ke arah depan.
__ADS_1
" Dek Rani I"m coming " ucap Chandra Sambil tersenyum penuh arti.
** Segini dulu ya guys tolong di like komentar dan vote vote sebanyak banyaknya ya terimakasih 🙏🥰