
Setelah ponsel terbuka, dia pun mencari Aplikasi WA, dan kembali mengetik nama Wang Cai Wu, nama yang sungguh aneh menurut nya.
"" Ini, terus gimana? "" Tanya Nisa lagi
"" Telpon "" Nisa oun mulai menelpon Nomer kontak itu, walaupun Ponsel nya jadul tapi dia tau cara nya karena di ajarkan beberapa teman.
"" Ini, udah nyambung""
"" Halo, Cai Wu? ""
““ Iya Bos? ”” Tanya nya dengan bahasa indonesia yang kurang baik.
"" Belikan HP untuk ku""
““ Eh? Bos mau ganti ponsel lagi? Jangan Bos nanti semua Dewan bakal bingung lagi ””
"" Bukan buat saya, tapi istri saya""
““ Ouh iyah lupa, kan udah punya istri, oke deh Bos ku, akan segera sampai””
"" Tapi... Jangan dulu kirimkan sekarang, kau kirim kan nanti jam 8 malam, nanti akan ku beritahu lokasi nya""
““ Baik””
Telpon pun berakhir.
"" Kok malem? "" Tanya Nisa polos.
"" Nanti kamu bakal tau, ouh iyah aku akan turun dulu ke bawah, kamu mandi dulu nanti aku balik lagi""
"" Oke"" Nisa pun turun dari kasur dan masuk ke dalam kamar mandi, sedangkan Rainer keluar dari sana.
Rainer pun turun ke bawah, dia melihat Bastian dan juga Papa Gibran sedang sibuk membalik balik sebuah Map.
"" Pagi semua"" Sapa Rainer.
"" Tumben, Ramah bener? Ouh iyah lupa, kan udah belah duren kemarin malem"" Ucap Bastian dengan tawa mengejek.
"" Gak usah ngejekin gua, mana dia nya juga masih perawan sekarang"" Jawab Rainer sambil duduk di dekat papa Gibran.
"" Loh? Kok masih perawan? Kamu gak tancap gas apa? "" Tanya Papa Gibran.
"" Enggak, kita baru kenal belum lama, tapi tenang pasti bakal masuk kok""
"" Jangan jangan bini lo yang nolak lagi? "" Tanya Bastian dengan menyeruput kopi yang ada di tangan nya.
__ADS_1
"" Enggak, enggak nolak dia, dia kan tau kalau nolak suami itu hukum nya Dosa""
"" Bener nih? Bukan karena di tolak? ""
"" Kebanyakan laki laki yang menolak, bukan perempuan, yah walaupun perempuan juga banyak yang menolak, tapi laki laki bisa memaksa mereka dengan kekerasan seksual bukan? "" Sambung Mama Ayu yang baru keluar dari kamar
"" Mama? ""
"" Pagi Tan""
"" Tumben udah datang ke sini Bastian? ""
"" Tadi nya sih, mau denger yang udah belah duren, tapi katanya belum belah duren sama sekali"" Jawab Bastian.
"" Apa?! Jadi Nisa masih perawan sampai sekarang? "" Tanya Mama Ayu kaget dan buru buru duduk di dekat Bastian.
"" Iyah, katanya belum Mah, dia masih perjaka sekarang"" Jawab Papa Gibran.
"" Loh Rai, kok masih belum sih? Mama udah mau punya cucu"" Tanya Mama Ayu dengan bibir yang maju ke depan.
"" Sabar Mah, nanti juga bakal punya"" Jawab Rainer.
"" Nisa nya mana? ""
"" Lagi mandi di kamar""
"" Kenapa Bas? ""
"" Bastian laper, ada Kue atau camilan gak tan? ""
"" Ambil di kulkas, ada banyak""
"" Oke! ""
"" Eh! Bastian bentar""
"" Apaan lagi? ""
"" Bisa siapin sesuatu? ""
"" Apaan? ""
"" Mansion""
"" Mansion? Maksud nya? ""
__ADS_1
"" Gua mau pake Mansion punya Gua yang ada di indonesia sebagai tempat tinggal gua sama Nisa""
"" Serius lo? Mansion segede gitu mau di pake tempat tinggal berdua? Wahh jangan serakah Rai""
"" Bener gua, ini buat Nisa kalau di sini terus kan ada lo, suka sarapan makan malam di sini, Nisa kan jadi gak leluasa buat lepasin Cadar nya""
"" Nah, bener itu mama setuju ""
"" Oke deh, nanti gua bilang sama penjaga Mansion nya""
"" Kenapa tiba tiba mau Mansion itu? Gak mau yang di Cina atau di Jepang aja? "" Tanya Papa Gibran.
"" Biar lebih dekat sama kampung halaman Nisa Pa""
"" Ouh""
"" Rai, kamu udah buka belum Paper bag yang mama kasih ke kamu ke marin? ""
"" Belum tuh, emang apaan? ""
"" Nanti malam suruh Nisa pake yah""
"" Emang apaan? ""
"" Nanti deh kamu bakal tau""
"" Rai, papa udah siapin sesuatu buat kamu""
"" Apaan lagi pa? ""
"" Nanti kamu kasih ke Nisa yah, papa buat ini khusus buat Nisa""
"" Apaan tuh Pa? Mama jadi ikut penasaran""
"" Mama gak perlu tau, tapi kalau mama mau kita bisa beli""
"" Emang apa sih Pa ahh bikin penasaran aja""
"" Nanti ada aja""
"" Ouh, Rai dan dari gua, udah ada di garisi mobil entar lo liat"" Ucap Bastian sambil membawa beberapa bungkus Kue di tangan nya.
"" Eh lo itu jangan di habisin semua, punya gua sisain""
"" Ya elah, lo kan tinggal beli lagi, kan lo bisa beli bahkan sama pabrik pabrik nya"" Jawab Bastian santai dan kembali duduk di Sofa.
__ADS_1
"" Eh, sialan lu yah""
"" Udahh ribut mulu kalian kayak anak kecil aja! "" Sergah mama Ayu pada kedua putra nya