1000 Amin Untuk SuamiKu

1000 Amin Untuk SuamiKu
Episode 42


__ADS_3

Nia hanya diam sambil bergidik melihat kelakuan Bastian.


"" Narsis... "" Gumam nya pelan.


"" Enggak Narsis, emang ganteng kok"" Jawab Bastian.


"" Diam kamu! "" Bentak Nia.


"" Oke oke, aku bakal diam"" Bastian menurut menutup mulut nya dengan kedua tangan.


"" Ish! "" Sania hanya ber desis melihat kelakuan Bastian.


Sedangkan yang lain hanya tersenyum Gemas melihat kelakuan mereka berdua.


"" Wah... Jangan jangan bakal ada yang di jodohin ini"" Goda Anisa menyenggol bahu Nia.


"" Apa sih ahk! Tau ahk Bunda Nia mau deket Abah"" Rengek nya berdiri dan mendekati Bunda Tari.


"" Iya iya, ayo duduk jangan berantem malu"" Jawab Abah.


Bunda Tari mengalah dan duduk dekat dengan Bastian, Bastian hanya menghela nafas pasrah.


"" Maaf, Nia masih sedikit kayak anak kecil""


"" Gak apa, Bastian juga"" Balas nya, Bunda Tari hanya tersenyum melihat Bastian yang sangat imut menurut nya.


Acara pernikahan pun di mulai, penghulu mulai mengucapkan ijab kobul, dan giliran mempelai pria yang mengucapkan kembali ijab kobul, dan tak lama para saksi pun mengucapkan sahh...


"" Mas, mau makan? Nisa ambilin? "" Tanya Nisa pada Rainer.


"" Satu piring aja sama kamu"" Jawab Rainer.


"" Ya udah, Nisa ambilin""


"" Kamu gak ikut? "" Tanya Bastian pada Nia, dia dengan cepat menukar posisinya berdekatan dengan Nia saat Abah pergi membawa makanan.


"" Ngapain pindah? "" Tanya Nia balik.


"" Mau aja"" Jawab nya dengan senyum.


Nia hanya diam, menatap Bastian aneh, dia pun beranjak dari sana ingin mengambil makanan.


"" Heheh, malu dia"" Ucap Bastian dengan senyum tengil nya.

__ADS_1


"" Ngapain senyum senyum? "" Tanya Rainer.


"" Karena seneng lah, malah tanya "" Jawab Bastian masih menatap kepergian Nia.


"" Suka? ""


"" Kalau iyah, kenapa? Lo aja dapat yang kayak Ummi, masa gua gak bisa""


"" Ummi Cuman satu""


"" Iyah iyah, Ummi cuman satu, Cuman Ummi Nisa""


Mereka semua sudah membawa makanan dan duduk di tempat masing masing, dan memakan makanan yang mereka makan, kecuali Bastian tidak membawa apapun.


"" Gak makan? "" Tanya Nia.


"" Enggak, gak laper kok""


"" Ouh... "" Nia kembali menyuapkan Nasi ke mulutnya.


"" Kamu udah punya pacar? "" Tanya Bastian yang sontak membuat Nia tersedak kaget.


"" Uhukk... Uhukk...! "" Dengan spontan Bastian memberikan air minum yang sudah dia minum, semua keluarga Abah melihat pada nya.


"" Nia, kenapa? "" Tanya Alisa.


"" Hati hati dong"" Ucap Bunda Tari.


"" Iyah Bun, maaf"" Nia tersenyum, lalu beralih pada Bastian.


"" Ini air minum siapa? "" Tanya nya pada Bastian.


"" Punya ku""


"" Apa?! "" Nia langsung membulatkan kedua mata nya.


"" U... Udah di minum? ""


"" Iyah, baru sedikit"" Nia diam, menatap kosong ke depan, lalu kembali memakan makanan nya.


"" Kenapa? "" Tanya Bastian.


Nia langsung melayangkan tatapan tajam pada Bastian.

__ADS_1


"" Cuman nanya "" Dan di balas senyuman oleh Bastian.


Nia hanya menghela nafas pasrah, kembali menyantap makanan nya.


Acara pernikahan pun sudah selesai, sudah banyak tamu undangan yang pergi, dan sekarang giliran keluarga Abah yang pulang.


Tiba tiba ponsel Rainer berdering.


"" Nisa, Mas angkat telpon dulu"" Ucap nya.


"" Iyah Mas"" Rainer pun pergi menjauh, tak ingin Nisa dengar.


"" Kenapa menjauh? "" Tanya Nisa, karena biasanya Rainer akan mengangkat telpon di hadapan Nisa .


"" Masalah yang lain ini"" Jawab Bastian tiba tiba.


"" Bas, Ummi mau tanya""


"" Apa Mi? ""


"" Apa yah kesukaan Mas Rainer? ""


"" Kenapa tiba tiba nanyain kesukaan Abi? ""


"" Kan Bantar lagi ulang tahun""


"" Ouh iyah Lupa! Aduh! Parah ini, Rainer sih... Suka yang romantis romantis gitu, walaupun di gak terlalu romantis""


"" Ouh, iyah makasih""


"" Kasih hadiah apa saya? Gawat ini"" Ucap Bastian mengacak acak Rambut nya.


"" Sayang, pulang sekarang? "" Ajak Rainer.


"" Iyah, pamit dulu sama Bunda Abah""


"" Iyah, ayo""


"" Bunda, Abah Nisa pulang sekarang yah""


"" Iyah, hati hati yah sayang"" Jawab Bunda Tari.


"" Iyah, Assalamu'alaikum ""

__ADS_1


"" Wa'alaikumsalam "" Jawab mereka semua.


Nisa dan Rainer pun pergi, yang juga di ikuti oleh Bastian.


__ADS_2