1000 Amin Untuk SuamiKu

1000 Amin Untuk SuamiKu
Episode 4


__ADS_3

Sesampai nya di rumah, Nisa sudah melihat Abah, Sania, Bunda dan juga Bu karina ada di teras rumah sedang berbicara, entah membicarakan apa?.


Anisa pun mempercepat langkah nya menghampiri mereka.


"" Assalamu'alaikum ""


"" Wa'alaikumsalam "" Yang di jawab bersamaan oleh mereka, kecuali Bu karina yang langsung melihat Ke arah Nisa.


"" Baru pulang? Udah gajian belum dari sekolah ngaji? "" Tanya langsung Bu Karina.


"" Maaf Bu, buat apa? "" Tanya Anisa tampak bingung.


"" Buat apa? Yah buat bayar hutang Ibu kamu lah""


"" Hutang?! "" Tanya Nisa kaget, karena dia tidak tau kalau Bunda nya itu punya hutang.


"" Bunda... Bunda punya hutang?! "" Tanya Nisa beralih pada Bunda nya.


"" Iyah... Maaf Nisa, selama ini Bunda gak cerita sama kamu... Bunda gak mau kamu terbebani sayang""


"" Bunda, kok Bunda gak cerita sama Nisa? ""


"" Cepetan hutang nya bayar! Saya gak punya banyak waktu buat ladenin kalian lagi! "" Ucap Bu Karina sombong.


"" Maaf Bu, tapi... Berapa hutang Bunda saya? ""


"" Hampir 1 juta""


"" Astagfirullah! ""


(Satu juta?! Gaji ku dari sekolah ngaji gak sebanyak itu! Bagaimana ini?)


Batin Nisa kebingungan.


"" Tolong Bu beri kami waktu, kami pasti akan bayar hutang nya"" Mohon Bunda Tari.


"" Gak mau, saya sudah kasih waktu buat Ibu tapi tetep aja belum di bayar! "" Tukas Bu Karina.


"" Saya Mohon Bu beri kami waktu, kami pasti akan bayar"" Ucap Nisa.

__ADS_1


"" Kamu... Kamu cantik gak? "" Tiba tiba Bu Karina menanyakan sesuatu yang membuat mereka kaget.


"" Apa? ""


"" Kamu cantik gak saya tanya? ""


"" Emang... Kenapa Bu? ""


"" Jawab aja kenapa sih? ""


"" Emang kenapa kalau cantik? Mau di apain? "" Tanya Nia.


"" Saya gak tanya sama kamu! ""


"" Iyah, Teh Nisa cantik! Cantik banget malah! ""


"" Nia... ""


"" Oke, kalian gak perlu bayar hutang nya""


"" Apa? Serius Bu?! "" Tanya Bunda Gari senang.


"" Dia... Harus nikah sama putra saya"" Ucap Bu Karina yang sontak membuat Mereka semua kaget termasuk Nisa.


"" Apa? ""


"" Hah?! Jangan bercanda deh! Teh Nisa harus Nikah sama kakek kakek cabul itu! Jangan mimpi! Lebih baik kita bayar hutang dari pada ngorbanin Teh Nisa buat anak Ibu yang gak tau malu itu! ""


"" Kamu jangan kurang ajar yah?! ""


"" Emang kenyataan nya! Lagian juga putra ibu udah Nikah, mau ngajak poligami? ""


"" Iyah, saya ngajak poligami! Gimana? Setuju gak? Kalah setuju saya bakal lunasin semua hutang hutang kalian! ""


"" Jangan Teh! Bahaya kalau Teteh Nikah sama anak nya! ""


"" Nisa, jangan sayang lebih baik kita cari uang buat bayar"" Ucap Bunda Tari pada Nisa.


"" Kalau mau bayar! Saya kasih waktu 2 hari! Gimana? Bisa gak bayar 2 hari harus ada 1 juta? Kalau enggak Nisa harus nikah sama putra saya""

__ADS_1


"" 2 hari?! ""


"" Bu, itu terlalu singkat""


"" Mau apa enggak? Kalau enggak Nisa harus Nikah sama anak saya! ""


"" Jangan Teh, kasihan Teteh nya nanti malah di siksa lagi! ""


Sedangkan Nisa hanya diam, dia sedang berfikir harus menjawab apa.


(Gimana ini? Astagfirullah... Cobaan apa lagi ini?)


Batin Nisa sangat bingung.


"" Oke, saya bakal Nikah... ""


"" Tunggu dulu! "" Tiba tiba ada seorang pria yang berbicara dari belakang mereka.


Seketika mereka semua melihat ke belakang, Nisa sangat terkejut setelah melihat pria yang kemarin malam dia tolong, Pria tampan dan berjas rapih.


"" Mas Rainer... "" Gumam Nisa masih melihat ke arah Rainer.


"" Wah, ganteng banget Teh, dia siapa? "" Tanya Nia.


"" Itu... ""


"" Kamu siapa? "" Tanya Bu Karina namun tak di hiraukan oleh Rainer.


"" Assalamu'alaikum Bun"" Ucap nya sopan pada Bunda Tari dan Abah, bahkan dia bersalaman dengan Bunda Tari dan juga Abah.


"" Wa'alaikumsalam. Nak maaf, siapa yah? "" Tanya Abah


"" Saya, saya kesini mau ketemu saya Nisa"" Jawab nya mengalihkan pandangan pada Nisa.


"" Mas... Rainer? "" Tanya Nisa.


"" Benar, Kamu masih ingat dengan ku rupa nya"" Jawab Rainer tersenyum manis yang membuat Nisa langsung memalingkan wajah nya dari Rainer.


"" Kamu sombong banget! Saya tanya sama kamu! Kamu siapa? "" Tanya Bu Karina marah karena merasa di abai kan oleh Rainer.

__ADS_1


"" Ouh, orang sombong kenapa tidak mau di perlakukan lagi dengan sombong? "" Tanya Rainer dengan tatapan sinis nya


__ADS_2