
"" Assalamu'alaikum semuaa"" Pekik seorang pria dari arah luar, Rainer langsung memutar bola mata nya malas.
"" Wa'alaikumsalam, Bastian? Udah selesai urusan kantor nya? ""
"" Udah dong Tan, eh? Kok dia ada di sini? "" Tanya Bastian menunjuk Nisa.
"" Bukan urusan lu, ngapain balik dari kantor cepat cepat? Bener kagak beresin nya? ""
"" Dih, kejam amat lu! Gua udah cepat beresin kerjaan lu, bukan nya terimakasih malah di omongin"" Jawab Bastian
"" Udah udah, kebiasaan kalian""
"" Maaf Tan, ouh iyah Tan Roti masih ada sisa enggak? Bastian laper lagi"" Tanya nya sambil mengelus perut yang rata dan berotot.
"" Itu ada di meja makan, masih banyak""
"" Oke tante cantik, makasih"" Dia langsung berlari ke arah meja makan.
"" Moga lu mati keselek! "" Pekik Rainer kesal.
"" Bodoh Amat! "" Balas Bastian.
"" Kalian! "" Tegas Mama Ayu.
"" Chen, kamu gak malu apa di liatin calon istri? Itu Nisa sampai bengong gitu liatin kelakuan kalian""
"" Enggak kok tante, Nisa biasa aja"" Jawab Nisa.
"" Oke kalau gitu, Nisa kamu mau nginep di sini atau pulang sayang? Tapi... Mama mau nya kamu nginep di sini, mau yah Nisa? Gak akan sekamar kok sama Rainer""
"" Tapi Tan... ""
"" Panggil Mama sayang""
"" Iyah, Tapi Mah Nisa gak bawa pakaian Ganti""
"" Gak masalah, Nanti aku beliin baju Baju buat kamu"" Jawab Rainer.
"" Tuh, nanti baju di beliin sama Rainer, mau yah sayang? Mama gak ada temen perempuan kalau di sini, kalau ada kamu Mama jadi ada temen, Suami Mama sama putra Mama suka ngomongin mulu kerjaan sampai sampai kayak gak anggap Mama ada"" Ucap Mama Ayu memelas.
__ADS_1
"" Mah, ngomong apa sih? "" Ucap Papa Gibran.
"" Tau ahk! Papa nyebelin! ""
"" Loh? Kok marah? Papa salah apa? ""
"" Gak tau Ahk! Mama kesel! Ayo Nisa Mama tunjukin kamar kamu, nanti kamu makan malam di sini yah sayang""
"" Bentar Mah, Nisa mau kasih tau dulu Bunda sama Abah, takut khawatir""
"" Oke sayang ""
Nisa pun meraih telpon jadul milik nya, Mama Ayu, Papa Gibran bahkan Rainer pun kaget melihat telpon jadul era 90 milik Nisa.
"" Assalamu'alaikum, Bunda""
““ Wa'alaikumsalam Nisa, kenapa belum pulang sayang? ””
"" Bunda, Nisa izin ngenip di sini yah Bunda, di rumah... ""
"" Nisa, biar mama ngomong sama Bunda kamu sayang""
"" Halo Assalamu'alaikum, Bunda Nisa ini saya? Mama nya Rainer""
““ Wa'alaikumsalam””
"" Saya yang minta Nisa buat nginep di sini, jika Anda mengizinkan, Apa boleh Nisa tinggal beberapa Hari di sini sampai pernikahan mereka berlangsung? ""
““ Anda setuju Putri saya menikah dengan putra anda? ””
"" Sangat, sangat setuju saya suka putri anda, di baik, ramah dan juga cantik, saya setuju jika Rainer menikah dengan nya""
““ Alhamdulillah... Kalau begitu saya mengizinkan””
"" Tenang, saya akan berusaha biar Rainer gak bisa apa apain Nisa sebelum menikah""
““ Iyah, makasih Bu””
"" Sama sama""
__ADS_1
"" Gimana Mah? "" Tanya Rainer.
"" Boleh, Nisa kamu boleh Nginep di sini sayang""
"" Baiklah""
"" Rainer, kamu pergi ke Mall sekarang beliin baju buat Nisa""
"" Ukuran nya dan baju apa? "" Tanya Rainer.
"" Ukuran M, baju Abaya berwarna hitam""
"" Oke""
"" Papa kekantor "" Titah Mama Ayu
"" Baik ibu negara""
"" Nisa, ikut Mama sekarang sayang""
"" Iyah Mah""
"" Aku gimana? "" Tanya Bastian.
"" Udah makan kamu ikut Om kekantor""
"" Siap Om! ""
Setelah sampai di kamar di mana kamar yang akan di tempati oleh Nisa sekarang.
"" Gimana? Kamu suka gak kamar nya? "" Tanya Mama Ayu.
"" Iyah Mah, suka nyaman rasanya""
"" Bagus deh kalau gitu""
"" Mah, Ada Al-Quran sama mukena gak? "" Tanya Nisa.
"" Ada sayang, bentar Mama ambilin"" Mama Ayu pun keluar dari kamar itu meninggalkan Nisa sendirian, Nisa duduk di kasur yang besar dan empuk itu.
__ADS_1
"" Tidak lama lagi aku akan jadi seorang istri, menjadi istri dari orang yang baru aku temui satu kali, tapi aku beruntung, dia orang yang baik"" Gumam Nisa.