1000 Amin Untuk SuamiKu

1000 Amin Untuk SuamiKu
Episode 17


__ADS_3

Tiba tiba Rainer menyentuh kedua sudut bibir Anisa dengan jempol dan juga jari telunjuk nya.


"" Aku tidak tau, kalau bibir mungil dan manis ini bisa tersenyum selebar ini""


Anisa tertunduk malu mendengar ucapan suaminya itu.


Tok... Tok... Tok...


"" Rai! Lo lama banget cuman ganti baju doang! Semua baju lo pake apa?! "" Pekik Bastian dari luar kamar dengan menggedor pintu dengan keras.


"" Iyah iyah gua keluar! Berisik lo ahk! Kasian Istri gua telinga nya oi! "" Jawab Rainer dari dalam kamar


"" Kalau gitu buruan! ""


"" Iyah iyah! ""


"" Aduh... "" Keluh Nisa sambil menggenggam telinga nya.


"" Kamu gak apa apa? "" Tanya Rainer


"" Enggak, cuman... ""


"" Dasar bocah itu.. ""


"" Udah, gak apa apa kok""


"" Okelah, Ouh iyah nanti udah magrib kamu ikut aku yah""


"" Kemana? ""


"" Kemana saja, kamu harus udah siap pas aku pulang, nanti aku bakal suruh beberapa orang buat dandanin kamu""


"" Emang kita mau kemana mas? ""


"" Nanti kamu tau""


"" Oke""


"" Kalau gitu Mas berangkat sekarang""


"" Gak sarapan di rumah? ""


"" Kamu aja sama Mamah, aku lagi buru buru""


"" Oke"" Nisa mengulurkan tangan nya


"" Ah? "" Rainer hanya diam tak mengerti maksud Nisa.

__ADS_1


"" Kenapa diem? Gak mau Nisa salim sama Mas? ""


"" Ouh, iyah iyah"" Rainer pun membalas saliman Nisa.


"" Mas berangkat dulu, Assalamu'alaikum ""


"" Wa'alaikumussalam Warahmatullah, hati hati Mas""


"" Iyah, dan kamu sarapan dulu"" Ucap nya


"" Iyah Mas"" Rainer pun pergi dari sana menuju lantai dasar.


"" Nongol juga, lama amat si lo gak mau pisah sama bini apa? "" Omel Bastin


"" Ngomel mulu Lo, ya serah gua dong mau dateng kapan aja, perusahaan nya juga punya siapa"" Balas Rainer.


"" Songong lo""


"" Bodoh amat! ""


"" Sini bentar""


"" Mau kemana? ""


"" Garasi""


"" Mau ngapain? Mobil kan dah ada di depan""


Mereka pun pergi ke garasi di belakang rumah.


"" Mobil Papa mana? "" Tanya Rainer.


"" Om udah pergi duluan""


"" Mau kemana? ""


"" Sini bentar""


"" Apaan? "" Mereka mendekat ke arah mobil yang masih tertutup oleh sebuah kain.


"" Apaan nih? ""


"" Buka"" Rainer langsung membuka kain itu.


Dia lumayan terkejut, ternyata itu adalah sebuah mobil bermerek Lamborghini Aventador berwarna hitam.


"" Mobil Lamborghini? Lo yang beli? "" Tanya Rainer.

__ADS_1


"" Iyah, asli dari Jepang, untung gua punya kenalan yang tau perusahaan mobil terbaik, jadi gua mau mobil ini""


"" Wih, keren""


"" Gua tau lo mau mobil ini kan? ""


"" Iyah, tapi gua gak sempet beli""


"" Pake mobil ini nanti pas mau ke Mansion sama si Ummi, anggap aja hadiah pernikahan kalian dari gua""


"" Nisan, domo arigatogozaimashita""


"" Giliran di kasih hadiah aja lo""


"" Gua udah tambahin gaji lo, mau apa lagi sekarang hah? Cariin pasangan hidup? ""


"" Mentang mentang dah punya Bini lo, sombong amat! Kagak perlu gua mau cari pasangan hidup sendiri! Bay gua duluan! ""


"" Makanya cari sekarang jangan jadi jomblo melulu! ""


"" Berisik lo! "" Dengan kesal Bastian terus mengayunkan kaki nya masuk ke dalam mobil.


"" Peduli juga dia ternyata walaupun kadang kayak anak kecil"" Ucap Rainer.


Dia pun menyusul Bastian dari belakang.


Mereka pun sampai di kantor bersamaan, walaupun seperti nya Bastian masih merasa marah pada Rainer.


"" Masih ngambek dia"" Gumam Rainer sambil menggeleng geleng kan kepala nya.


"" Om, kita udah sampai"" Ucap Bastian sambil membuka pintu ruangan Papa Gibran.


"" Rainer nya mana? ""


"" Ini pa""


"" Oke, kalau gitu kita langsung ke ruang rapat""


"" Harus cepet cepet, ada yang menungguku"" Ucap Rainer langsung pergi ke ruang Rapat


"" Mentang mentang udah punya Bini lo"" Jawab Bastian dengan wajah masam.


"" Sirik, makanya cepet cari pasangan! ""


"" Ngeledek mulu lo! ""


"" Udah, ini kantor! Jangan malu maluin kalian! Apa lagi kamu Rainer! Kamu direktur di sini! ""

__ADS_1


"" Iyah Pa, Rai tau! ""


"" Cih! Nyebelin! ""


__ADS_2