7 Bab Untuk Lebih Mencintai-Mu

7 Bab Untuk Lebih Mencintai-Mu
Bab 1.3


__ADS_3

.


.


.


Setelah Sayyidah Aminah رضي الله عنه ditinggal meninggal oleh suaminya dalam keadaan hamil. Maka Allah  ﷻ pun menghibur hatinya dengan janin yang dikandung, di mana janin tersebut merupakan janin istimewa yang Allah  ﷻ karuniakan kepadanya.


Salah satu catatan Syekh Yusuf bin Isma’il an-Nabhani dalam kitabnya, Al-Anwârul Muḫamamdiyah (yang disarikan dari kitab Mawâhibul Laddûniyah) menjelaskan, ketika hendak menitipkan Nabi Muhammad ﷺ dalam rahim Siti Aminah  رضي الله عنه pada malam Jumat di bulan Rajab, Allah  ﷻ memerintahkan Malaikat Ridwan (Malaikat penjaga pintu surga) untuk membuka pintu Surga Firdaus sebagai bentuk penghormatan. Saat itu pula, terdengar seruan malaikat yang terdengar di langit dan bumi,


“Perhatian, sesungguhnya cahaya suci yang sejatinya adalah Nabi Muhammad, pada malam ini sudah berada dalam rahim Aminah. Muhammad adalah sosok yang mempunyai akhlak mulia yang sempurna dan diutus sebagai pembawa kabar gembira sekaligus peringatan. (Yusuf bin Isma’il an-Nabhani, Al-Anwârul Muḫamamdiyah, [Beirut: Darul Kutub al-Ilmiyah, 1997], h. 15)


Dalam hadits Ibnu Ishaq رضي الله عنه dijelaskan, Siti Aminah  رضي الله عنه pernah menceritakan kisah saat dirinya sedang mengandung janin Nabi Muhammad ﷺ. Ada suara tanpa rupa yang berkata padanya, “Sungguh Engkau sedang mengandung seorang pemimpin umat.” Lantas Aminah  رضي الله عنه menimpali, “Aku tidak merasa bahwa diriku sedang hamil, juga tidak merasakan berat sebagaimana yang dirasakan oleh wanita hamil pada umumnya. Hanya saja, aku merasa janggal karena aku tidak mengalami datang bulan (salah satu ciri-ciri wanita hamil).” (Yusuf bin Isma’il an-Nabhani, h. 15)


Banyak kisah kemudahan dialami Aminah selama Nabi Muhammad ﷺ di kandungannya.


Selama masa kehamilan itu, berdasarkan beberapa riwayat, terdapat bisikan atau mimpi yang menggembirakan tentang janin yang dikandung Sayyidah Aminah  رضي الله عنه . Maka dengan mengingat dan merenungkan hal-hal tersebut membuat Sayyidah Aminah رضي الله عنه merasa tenang dan aman serta mengenyahkan segala hal yang mengganggu fisik dan pikirannya. 


Imam Ibnu Katsir meriwayatkan dalam kitabnya, Qishashul Anbiyya, bahwa ketika Aminah mengandung Muhammad ﷺ , sama sekali ia tidak merasa kesulitan maupun kepayahan sebagaimana wanita umumnya yang mengandung.


Ia juga menyatakan bahwa selama mengandung Muhammad ﷺ dalam mimpinya ia senantiasa didatangi para nabi terdahulu, dari sejak bulan pertama, yaitu bulan Rajab hingga kelahirannya di bulan Rabi’ul Awwal.


Bulan ke-1 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Adam AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan menjadi pemimpin agama yang besar.


Bulan ke-2 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Idris AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan mendapat derajat mulia dan paling tinggi di sisi Allah  ﷻ .


Bulan ke-3 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Nuh AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memperoleh kemenangan dunia dan akhirat. (Pada bulan ketiga inilah Ayah Rasulullah ﷺ meninggal dunia.)


Bulan ke-4 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Ibrahim AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memperoleh pangkat dan derajat yang besar di sisi Allah  ﷻ .


Bulan ke-5 Sayyidah Aminah   رضي الله عنه didatangi Nabi Ismail AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memiliki kehebatan dan mukjizat yang besar.


Bulan ke-6 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Musa AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memperoleh derajat yang tinggi di sisi Allah  ﷻ .


Bulan ke-7 Sayyidah Aminah رضي الله عنه didatangi Nabi Dawud AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan memiliki Syafaat dan Telaga Kautsar. (Bulan ini pula munculnya burung ababil yang menyerang pasukan gajah Abrahah.)


Bulan ke-8 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Sulaiman AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan menjadi penutup para Nabi dan Rasul.


Bulan ke-9 Sayyidah Aminah  رضي الله عنه didatangi Nabi Isa AS. yang berkata bahwa anak yang dikandungnya itu akan membawa Al-Qur’an yang diridhai.


Para Nabi yang hadir di mimpi Sayyidah Aminah  رضي الله عنه itu sama-sama berpesan kepadanya, bahwa "Jika anak itu lahir, maka namai sang anak dengan nama Muhammad yang berarti Terpuji. Sebab anak itu kelak akan menjadi makhluk yang paling terpuji di dunia dan akhirat."


Sebelum Rasulullah ﷺ dilahirkan, perasaan Sayyidah Aminah  رضي الله عنه begitu tenang dan damai, terutama 12 hari sebelum kelahiran.

__ADS_1


Sayyidah Aminah  رضي الله عنه juga mengalami beberapa kejadian mengagumkan jelang kelahiran Rasulullah ﷺ.




Malam hari, pada malam pertama bulan Rabi’ul Awwal, ibunda Nabi Sayyidah Aminah رضي الله عنه begitu merasa tenang.




Pada tanggal kedua Sayyidah Aminah رضي الله عنه menerima seruan berita dari Allah  ﷻ , bahwa ia akan mendapatkan anugerah yang luar biasa dari Allah  ﷻ .




Pada tanggal ketiga Rabi’ul Awwal, Sayyidah Aminah  رضي الله عنه kembali mendapat seruan dari Allah  ﷻ , bahwa ia akan melahirkan Nabi Muhammad ﷺ yang akan menjadi suatu anugerah mulia.




Pada tanggal empat Rabi’ul Awwal, terdengar dengan jelas di telinga Sayyidah Aminah  رضي الله عنه suara zikir para malaikat untuknya.






Pada malam keenam, keadaan Sayyidah Aminah  رضي الله عنه sangat bahagia, karena cahaya di tiap sudut alam begitu terang, sehingga tidak ada kegelapan.




Pada malam ketujuh, Sayyidah Aminah رضي الله عنه melihat malaikat berbondong-bondong mendatangi rumahnya.


__ADS_1



Pada malam kedelapan, Sayyidah Aminah  رضي الله عنه mendengar berita seruan kepada seluruh penghuni alam untuk berbagi, karena kelahiran Rasulullah ﷺ semakin dekat.




Pada malam kesembilan, Sayyidah Aminah رضي الله عنه benar-benar tidak merasakan sakit sedikit pun, yang ada Beliau merasakan damai dan tenang menjelang kelahiran sang putra.




Pada malam kesepuluh, Sayyidah Aminah  رضي الله عنه melihat tanah Mina dan Khaif bergembira menyambut kelahiran Muhammad ﷺ.




Pada hari kesebelas, Sayyidah Aminah رضي الله عنه melihat seluruh masyarakat senang menyambut kelahiran Nabi Muhammad ﷺ .




Pada malam kelahiran Nabi ﷺ Sayyidah Aminah رضي الله عنه melihat langit begitu cerah. Di dalam Alquran juga disebutkan bahwa bumi sampai bergetar hebat dan langit pun tenang, dipenuhi cahaya setelah Rasulullah ﷺ dilahirkan.




Diriwayatkan bahwa pada suatu malam, ketika bulan memancarkan sinarnya dengan terang, Sayyidah Aminah mendengar suara yang berkata, “Tidak lama lagi engkau akan melahirkan tokoh umat ini. Kalau dia lahir, berdoalah memohon perlindungan untuknya dari Yang Maha Esa dan dari semua yang iri hati dan namailah dia Muhammad.” 


Saat itu, menjelang fajar Sayyidah Aminah رضي الله عنه merasakan tanda-tanda akan melahirkan secara tiba-tiba saat malam hari. Ketika itu mertuanya Abdul Mutthalib رضي الله عنه sedang pergi ke Masjidil Haram. Sementara, Abdullah رضي الله عنه suaminya, sudah meninggal dunia.


Kemudian, pada malam kelahiran Nabi Muhammad ﷺ datanglah empat wanita cantik., Keempat wanita tersebut memberi salam dan menyebut dirinya, Hawa ibunda seluruh umat manusia, Sarah istri Nabiyullah Ibarahim AS., Asiyah binti Muzahim (Istri Raja Fir’aun) dan Maryam ibunda Nabi Isa AS.


Bunda Aminah tidak merasa sakit layaknya wanita yang akan melahirkan.


Itulah, tanda-tanda dan peristiwa istimewa dari menjelang hingga kelahiran Nabi Muhammad ﷺ . Sungguh itu semua adalah bukti nyata bahwa Muhammad ﷺ adalah manusia pilihan, utusan yang jadi penghulu para nabi dan beliau sebaik-baiknya manusia. Allahumma Shali’ala Sayyidina Muhammad.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2