Akibat Kebohongan Ayah

Akibat Kebohongan Ayah
Lamaran licik


__ADS_3

Keesokan harinya Bayu juga mengenalkan calon istrinya itu ke kerabat ayah dan ibunya. Keluarga Bayu suka dan setuju Nita menjadi istri Bayu. Selain Nita terlihat cantik Nita anak yang sopan, rajin juga pintar memasak. Itupun dibuktikan Nita saat dirumah Bayu juga kerabat yang dikunjunginya.


Bayu yang melihat kerabat dan keluarganya setuju sangat senang bahkan ia tidak sekali dua kali memaksa Nita untuk bersegera kepelaminan, tetapi Nita masih kukuh dengan keputusanya untuk setahun lagi gelar dokter benar-benar melekat di dirinya.


Dua hari berlalu di kampung, Bayu telah usai mengenalkan Nita sebagai calon istrinya. Kini saatnya Bayu untuk balik ke kota padang untuk mengurus bisnisnya lagi. Juga Nita akan kembali menyelesaikan ujian akhirnya untuk menjadi dokter.


***


Hari -hari berlalu Bayu dan Nita disibukkan dengan aktivitasnya masing-masing. Walaupun sibuk Bayu sebagai lelaki yang selalu menjaga hubunganya dengan Nita selalu mengantar jemput Nita. Mereka akan bertemu saat pergi, pulang dan sesekali pas makan siang.


Kedua ingsan ini sudah saling memahami dan saling mengerti.


***


Hari berganti hari, bulan berganti tahun. Sekarang umur pacaran mereka menjelang dua tahun. Dan tidak terasa penantian panjang yang di impikan Bayu akan terwujud.


Dalam waktu setahun lebih usaha Bayu berkembang hingga memiliki 4 cabang di kota dan 6 cabang dikampung. Bahkan Bayu dikenal sebagai pengusaha yang sangat gigih dikotanya. Bukan hanyausahanya saja yang dikenal, Nita sebagai calon istrinya juga dikenal kolega dan teman-teman bayu.


Begitu juga dengan Nita yang sudah sepenuhnya menjadi gelar dokter. Nita langsung mendapat tugas sebagai dokter tetap di rumah sakit ternama di kotanya.


Di malam yang dingin setelah hujan lebat disaat Bayu menjeput Nita pulang bekerja. Bayu sengaja ingin menyiapkan kejutan untuk Nita disebuah hotel bintang lima dikota tersebut. Bayu sengaja memilih kamar hotel yang mewah untuk melamar Nita. Juga sebagai lelaki normal yang pernah menikmati tubuh yang ia cintai itu mengatur siasat agar Nita tak menolaknya dan melakukanya.


Sebelum masuk ke gerbang hotel sengaja mata Nita ditutup, agar Nita tidak mengetahui rencananya. Kali ini dia hanya melakukannya sendiri tanpa ada temanya yang tau.


Sesampai Dikamar hotel dengan keadaan mata Nita tertutup mulai membuka penutup matanya. Setelah membuka mata Nita terlihat terkejut dengan dekorasi kamar yang romantice seperti pengantin baru yang bulan madu. Nita terlihat senang tapi kemungkinan rencananya diketahui Nita.


"Ini buat aku sayang. Kok dekorasinya dikamar hotel?" Tanya Nita sedikir heran.


"Iya, aku sengaja memilih kita makan dihotel dan juga beristirahat." Jawab Bayu tenang.


"Tapi sayang, apa kita tidak terburu-buru?." Jelas Nita.


"Sayang..." Bayu mengeluarkan kotak yang berisi cincin lamaran pada Nita. "Ini adalah simbolis aku melamarmu dan tak ada kata penolakan ya. Kita sudah dua tahun saling mengenal dan sudah semestinya untuk bersama sebagai suami istri".jelas Bayu.

__ADS_1


"Iya, aku paham dan aku tidak akan menolaknya. Tapi lihatlah ada kasur apa maksunya coba?". Tangkas Nita.


Bayu tersenyum manis dan sedikit licik memegang pinggang Nita " Aku ingin melakukan seperti tahun lalu secara romantice denganmu. Setelah ini rencana pernikahan kita akan kita urus ke keluargaku dan keluarga kamu, please kali ini saja". Ujar Bayu yang telah menyematkan cincin di jari Nita dan mencium tanganya.


Dengan sedikit gugup Nita menjawab " Ta,,tapi tapi ntar aku hamil gimana? Yang kemaren aku untung ga hamil sayang". Jelas Nita lagi.


"Kalo kamu hamil kita langsung nikah, gampangkan?". Jelas bayu tenang, Nita hanya berdiri mematung.


Bayupun mulai bereaksi seakan melupakan acara makan terlebih dahulu. Bayu mengecup lembut penuh cinta b**** Nita dan tangan Bayu mulai bermain dengan fantasi yang ada diotaknya. Dan akhirnya Nita mengeluarkan suara kenikmatan pertamanya yang membuat Bayu semakin semangat dan malam dingin itu terasa menjadi hangat oleh dua insan yang memadu kasih. Bahkan malam itu Bayu dan Nita melakukan dua kali karna Nita mulai merasakan nyaman berhubungan ba*** dengan Bayu.


Pagi harinya Nita sudah bangun dan membangunkan Bayu yang tengah terlelap dari letihnya pergulatan semalam.


"Sayang, bangun. Aku laper?" Ucap Nita lembut sambil meraba pipi lembut Bayu.


Bayu menggeliat dan tersenyum melihat calon istrinya sudah segar dan selesai mandi.


"Waahh kamu kok sudah selesai mandi, kok ga bangunkan aku?". Tanya bayu dengan ekpresi licik.


Bayipun terkekeh dan segera menuju kamar mandi.


Setelah selesai mandi mereka makan makanan yang di pesan pada hotel tersebut. Acara Romantice yang disusun Bayu tidak terasa klimak dari awal karna tidak kesabaran seorang Bayu. ' Yang penting lamaran diterima dan kenikmatan berhasil diraih' batin Bayu.


Saat pada makan mereka berbincang hangat seperti pengantin bahagia.


"Harusnya kita lakukan ini setelah nikah yang, bukan tadi malam". Ucap Nita yang menyalip denting suara piring mereka makan.


"Ini acara spesial buat kamu sayang. Nanti setelah Nikah ga disini kita honeymoonya. Aku mau ngajak kamu ke Bali untuk honeymoon kita". Jelas Bayu agar Nita tidak membahas penyesalan.


"Ini bukan kejutan buat aku, tapi hadiah buat kamu. Tapi kamu harus tepati kita honeymoon ke Bali ya yang." Ujar Nita


"Iya sayang. Aku ga berani langgar janji padamu. Kamu adalah satu-satunya wanita yang aku cintai selain Ibuku." Jelas Bayu yang meluluhkan hati Nita dan berakhir pelukan hangat.


Setelah check out dari hotel Bayu mengantarkan Nita pulang kerumah orang tuanya. Alangkah terkejutnya Nita melihat ibunya pingsan di lantai.

__ADS_1


Bayu yang melihatnya langsung membantu dan meletakkan ibu Rahmi di sofa. Nitapun mengambil minyak telon dan segelas air putih untuk membangunkan ibunya.


Setelah Ibu rahmi sadar, ia menagis sejadi-jadinya membuat Nita dan Bayu bertanya-tanya.


"Ibu, ibu, tenang dulu ya.. ibu tenang dan jelaskan pada Nita apa yang terjadi hingga membuat ibu jatuh pingsan?" Tanya Nita sambil memeluk hangat ibunya.


"Nit,, paman kamu yang di medan meninggal karna terbawa arus sungai di tempat kerjanya. Mayatnya baru ditemukan pagi dengan kondisi sudah mengapung. Mereka akan membawa jasadnya kesini untuk dikebumikan." Ujar Ibu nita terbata-bata karna menangis.


"Inalillahiwainalilahirojiun.. baru 3 tahun lalu paman pisah di tinggal istri sekarang dia meninggalkan kita bu?" Ujar Nita ikut bersedih.


Bayu hanya diam dan terlihat ikut bersedih atas musibah yang menimpa pamanya itu.


"Kita harus kuat bu, kita harus iklas. Munkin ini yang terbaik bagi paman dari pada menderita terus menerus. Paman tidak pernah hidup senang gara-gara wanita yang dinikahinya entah kemana membawa anak-anaknya". Tenang Nita mengingat penderitaan pamannya itu.


Akhirnya situasi berasur tenang, Nita dan ibunya mempersiapkan proses penyambutan jenazah dirumahnya. Bayu juga warga sekitar ikut membantu.


Tak lama kemudian jasad paman Nita datang dan siap disemayamkan. Proses pengkebumian pun terlaksana dengan baik dibantu bayu dan warga sekitar.


'Ibu rahmi hidup dua bersaudara. Pamanya menikah dengan orang medanpun menjalani hidup tak kalah susahnya di banding masa lalu Nita dan Ibunya. Sekarang paman Nita sudah tiada, kini tinggallah ibunya yang ia anggap keluarganya'


"Sekarang paman ga adalagi mas Bayu, tidak adalagi saudara terdekatku yang tersisa. Hanya ibulah satu-satunya keluarga yang aku miliki sekarang" ucap Nita yang bersandar di pundak bayu seusai pemakaman pamanya itu.


"Sekarangkan ada aku dan keluargaku sayang, kamu ga sendirian. Nanti kitaibur ibu juga biar ga larut dalam kesedihan ini. Kamu harus kuat ya. Aku akan selalu ada untukmu" ucap bayu menenagkan.


"Iya mas, tapi terpaksa rencana kita membahas pernikahan diundur dulu ya mas bulan depan, karna ibu masih sangat sedih dengan musibah ini." Ujar nita dengan sedih.


"Iya ga apa-apa. Aku akan menunggu dan mencari jalan yang tepat. Sekarang kamu istirahat ya agar tenang. Seharian ini kamu pasti capek menagis dan melakukan persiapan pemakaman". Ujar Bayu lagi.


"Iya mas, aku juga akan menenangkan ibu juga. Kamu juga istirahat gih". Jawab Nita.


"Iya, habis ini aku balik ke kost untuk beristirahat". Jawab Bayu.


Setelah berpamitan dengan ibu Nita bayu pamit pulang dengan lambaian perpisahan dari Nita.

__ADS_1


__ADS_2