Aleea Untuk Barra

Aleea Untuk Barra
bab 15. perasaan Mike


__ADS_3

Hari telah menjelang malam, seperti biasanya Aleea selalu sejenak menatap dan mengagumi senja, entah mengapa hatinya begitu terasa tenang dan teduh saat menatap anggunnya semburat langit jingga kekuningan itu.


Aleea berada disebuah taksi online menuju salon milik bibinya Sindy, hari ini ia akan berdandan maksimal untuk menonton konser bersama Mike.


Setibanya di salon itu Aleea disambut dengan ceria oleh sahabatnya yang sejak tadi telah menunggu dirinya,


"Aleea, are you ready?" tanya Sindy cekikikan menggoda sahabatnya itu


"I'm ready to go" jawab Aleea sembari tersenyum manis sambil meletakkan paper bag yang sedari tadi ia tenteng, diatas sebuah meja disalon itu, lalu dirinya bersiap menuju meja rias untuk dirias oleh salah satu karyawan salon bibinya Sindy.


Setelah beberapa waktu akhirnya Aleea selesai dirias dengan make up natural namun terlihat glow dan elegan, wajah cantiknya begitu menawan, bentuk hidungnya yang tegas dan mancung, kedua matanya yang agak sipit dan dagunya yang begitu menawan, ditambah lagi bentuk bibirnya nya yang tipis dan sensual sungguh menggoda mata setiap kaum Adam yang menatapnya.


Aleea keluar dari ruang ganti dan memakai dress yang baru ia beli saat perjalan menuju salon tadi, sebuah dress berwarna lilac yang anggun dan elegan sungguh melekat indah ditubuhnya, semakin mempertegas warna kulitnya yang putih dan lembut itu, penampilan nya sungguh terlihat menawan dengan rambutnya yang sebagian depan diikat dibelakang dan yang lainnya dibiarkan terurai indah, ditambah sebuah aksesoris yang berkelap-kelip dibelakang kepalanya, sungguh sudah seperti sang Dewi yang turun dari kahyangan.


"waaahh... Amazing, kau terlihat sangat menawan Lee!!" Sindy berdecak kagum sambil menutup mulutnya yang sempat menganga dengan kedua tangannya, ia menatap penampilan sahabatnya yang terlihat berbeda walau hanya dengan sedikit sentuhan make up.


"sempurna, dijamin pak Mike akan semakin terpikat padamu"


"benarkah?, apa aku tidak terlihat berlebihan ?" tanya Aleea merasa ragu akan penampilan nya dan berputar-putar di depan cermin melihat pantulan dirinya sendiri.


"enggak, malah kau sangat terlihat cantik , jika aku laki-laki aku akan menjadikanmu pacarku" goda Sindy yang membuat Aleea terkekeh.


Akhirnya setelah selesai disalon itu, Aleea kembali kerumahnya karena Mike akan segera datang ke rumah untuk menjemputnya.


...****************...


Setelah pukul tujuh malam akhirnya Mike sudah tiba dirumah Aleea, dia juga tampak menawan dan tampan dengan setelah kemeja hitam dipadu dengan celana panjang hitam, postur tubuhnya yang begitu porposional sungguh sangat menunjang penampilan nya,

__ADS_1


Dengan hati-hati Mike menekan bel rumah Aleea, dengan tenang ia berdiri di depan pintu rumah Aleea menunggu sang pemilik rumah membukakan pintu rumahnya, sesekali Mike menatap jamnya yang melingkar dipergelangan tangannya, tidak ada perasaan grogi sama sekali , karena ini bukan kali pertama Mike datang mengunjungi seorang gadis, dulu dia pernah memiliki seorang kekasih yang sempat membuatnya tergila-gila, namun kekasihnya memutuskan untuk pergi melanjutkan studinya diluar negeri dan menetap disana, masih ada perasaan yang begitu besar yang Mike simpan padanya, namun takdir tak mengizinkan mereka bersama saat itu, karena kekasihnya lebih memilih putus daripada menjalin hubungan jarak jauh.


Mike berharap dengan adanya Aleea akan menghapus sedikit demi sedikit perasaannya kepada mantan kekasihnya itu, ia yakin saat nanti terbiasa dengan Aleea ia akan mampu mencintainya lebih daripada cintanya untuk mantan kekasihnya itu.


Ceklek.... Pintu rumah Aleea akhirnya terbuka, tampak Aleea berdiri dengan anggun di depan pintu dengan tersenyum sangat manis menyambut kedatangan Mike yang memang sudah ia tunggu sejak tadi.


Sejenak Mike menatap terpaku melihat penampilan Aleea didepan matanya, sungguh menawan, Mike tak berkedip sama sekali, bahkan ia menatap Aleea dari ujung kaki hingga ujung kepala, nyaris sempurna tak ada cela sama sekali.


"ehhhmmm...kita berangkat sekarang atau kakak ingin mampir dulu kedalam?" pertanyaan Aleea sontak membuyarkan lamunan Mike.


"mmmhh kita langsung berangkat saja ya, kelihatannya konsernya juga hampir dimulai" ajak Mike sambil menatap jam yang melingkar dipergelangan tangannya untuk menutupi rasa groginya, padahal tadi dirinya sangat tenang, namun dia tak dapat menguasai dirinya setelah menatap kecantikan Aleea.


"baiklah, aku kunci pintu dulu"


Setelah sampai didepan mobil, Mike buru-buru membukakan pintu untuk Aleea, hal itu sungguh membuat Aleea terkesan, adegan yang selalu ia bayangkan dalam kehaluannya saat menonton drakor akhirnya ia alami secara nyata, Aleea tersenyum sangat manis memikirkan itu.


Setelah sampai disebuah gedung tempat konser itu digelar Mike menggandeng tangan Aleea masuk menuju gedung itu, suasana malam itu sungguh sangat ramai, banyak sekali penonton yang membanjiri gedung itu untuk melihat idolanya perform diatas panggung yang sudah di dekor dengan begitu megah dan mewah, nuansa warna ungu sangat mendominasi didalam panggung dan gedung itu, bahkan semua penonton memakai atribut serba ungu.


Negeri ginseng tersebut.


Sesekali Mike menatap Aleea yang begitu menawan disampingnya, dia sangat terlihat mengagumkan dan menawan bahkan lebih dari panggung megah dan konser yang sedang berlangsung dihadapannya. Mike sama sekali tak tertarik pada konser ini, ia lebih tertarik untuk terus menatap gadis yang berada disampingnya, sedangkan Aleea tetap asyik menonton konser sesekali ia berteriak histeris dan ikut terbawa suasana riuh dilautan penonton bersorak Sorai bernyanyi mengikuti idolanya. Aleea melupakan rasa grogi dan gengsinya saat didekat Mike, dia sesungguh menikmati konser itu, Mike hanya tersenyum melihat kelakuan Aleea yang terlihat bahagia dan ceria , dia sangat menikmati konser itu.


...****************...


Sedangkan diujung panggung pandangan tajam Barra menatap kearah seorang gadis yang tidak asing baginya, kehadirannya kesini karena undangan sahabatnya yang tak lain adalah salah satu anggota dari boy band itu, tadinya Barra ingin mengajak Aleea namun Aleea bilang memiliki sebuah kepentingan, namun Barra malah melihat Aleea duduk dibangku penonton bersama seorang pria.


Barra sungguh dibuat kesal oleh pemandangan didepannya, meski ada perasaan kagum menatap Aleea yang terlihat sangat cantik malam ini namun Barra tetap merasa sangat kesal, bahkan ia sudah merasa sangat cemburu, Aleea menolak untuk menemuinya dan malah menonton konser berdua dengan seorang pria, aneh sekali , Barra merasa seperti memergoki kekasihnya sedang selingkuh, padahal dia tau Aleea hanya gadis mainannya, dan kesepakatan mereka akan berakhir sebentar lagi.

__ADS_1


Matanya semakin terbelalak dan darahnya seolah telah mendidih diujung kepalanya saat melihat pria itu memegang kedua tangan Aleea ditengah-tengah konser saat berlangsung,


Aleea yang sudah berdiri berhadapan dengan Mike dengan posisi kedua tangannya digenggam lembut oleh Mike, Mike ingin mengungkapkan perasaannya dan meminta Aleea menjadi kekasihnya.


Mike berlutut dihadapan Aleea dan menunjukkan cincin didalam sebuah kotak kecil berwarna merah.


Aleea sungguh terkejut dengan apa yang dilakukan Mike ditengah-tengah konser yang sedang berlangsung, semua penonton tak memperhatikan mereka karena semua sedang asyik terhanyut dalam hentakan musik dan meriahnya sorak Sorai penonton.


"kak, apa yang kamu lakukan?"


"Aleea, apa kamu mau menjadi kekasihku?" tanya Mike lembut sambil menyodorkan cincin pada Aleea.


Sejenak Aleea terdiam, dia sungguh terkejut Mike akan menyatakan perasaannya didepan konser idolanya, sungguh momen yang tak pernah ia bayangkan dalam hidupnya.


Aleea mengangguk perlahan, dia menerima ajakan Mike untuk menjalin sebuah hubungan menjadi sepasang kekasih, dengan bahagia Mike berdiri dan memakaikan cincin itu pada jemari lentik Aleea, Mike merengkuh dan memeluk Aleea begitu erat, kini gadis yang selalu ia perhatikan diam-diam telah menjadi kekasihnya. Sungguh malam ini begitu bahagia baginya, dan tentunya juga dengan Aleea


Namun berbeda dengan Barra, hatinya sangat, sakit melihat Aleea menerima cinta pria lain didepan matanya, dia sangat marah, seketika dirinya merasa sangat kacau.


Namun ia berusaha mengendalikan dirinya, beberapa saat terlihat senyum smirk dan tatapan mautnya , entah rencana apa yang ada dalam pikiran cowok devil ini.


Bersambung


Happy reading 😍


Mohon dukungannya para readers tercinta, ini adalah karya pertama bagiku, mohon maaf jika masih terdapat banyak kesalahan, mari kita belajar bersama dengan saling mengingatkan 🙏🙏


Tinggal jejak, komentar, like dan votenya, karena dukungan kalian adalah kekuatan dan motivasi terbesar untuk author terus belajar dan berproses menjadi lebih bih baik lagi.

__ADS_1



visual Mike si dosen muda yang tampan


__ADS_2