
Aleea menuruni tangga dengan langkah cepat. Dia terlihat sangat cantik dengan dress off-shoulder selutut bermotif bunga-bunga berwarna choco,leher putihnya semakin tampak jenjang dengan model pakaian seperti itu, rambut panjangnya ia kuncir satu dibelakang. Aleea sama sekali tidak memperhatikan Barra yang sedang menatapnya tanpa berkedip sama sekali
dari meja makan, disana Barra sedang menghabiskan sarapannya, seorang pelayan menghampiri Aleea untuk mempersilahkan calon nona muda dirumah itu untuk ikut sarapan bersama Barra.
"Nona sarapan anda sudah siap, tuan Barra juga sudah menunggu anda dimeja makan!!" sapa seorang pelayan pada Aleea ketika Aleea sampai di ujung tangga.
"terimakasih, tapi kelihatannya aku hampir terlambat, sebaiknya aku sarapan dikampus saja nanti" jawab Aleea ingin menghindari Barra yang sedang menatapnya dari meja makan.
Aleea melenggang keluar, ada seorang sopir yang sudah siap menunggunya di depan pintu, sebuah mobil mewah sudah disiapkan untuk mengantarkan Aleea ke kampus. Pak Genta sungguh memperhatikan semua kebutuhan Aleea. Dia adalah calon ayah yang sangat baik, mana mungkin Aleea akan tega menghancurkan kebahagiaan kedua orangtuanya jika dia tetap egois ingin bersama Barra.
Barra menyambar tas ransel nya dan bergegas mengikuti Aleea keluar, sejak Aleea turun dari tangga tadi Barra sudah memperhatikan baju model off-shoulder yang Aleea kenakan, apalagi Aleea menguncir rambutnya sehingga bagian leher dan pundak Aleea terekspos begitu saja. Barra sungguh tidak rela jika hal itu disaksikan banyak pasang mata laki-laki diluar sana.
Dengan santai Barra menarik kuncir rambut Aleea, sehingga membuat rambut Aleea tergerai.
"yaakkk....kenapa kau ini, suka sekali mengambil kuncir rambutku, kembalikan!!" teriak Aleea sembari menengadahkan tangannya pada Barra untuk meminta tali rambut miliknya.
"Kau ini keras kepala sekali, sudah kubilang aku tidak suka melihatmu mengikat rambutmu seperti itu"
"kenapa kau sangat cerewet, sudah seperti ibuku saja, stop jangan mengaturku lagi"
"Sudah berani ya kau melawanku" kata Barra gemas sambil mencubit hidung Aleea.
"lepaskan, sakit tau, kau mau membuat hidungku tampak seperti pinokio?"
"Makanya jangan berani membantah kata-kata kakak mu yang tampan ini, jangan pernah mengikat rambutmu saat berada diluar!!" titah Barra protektif.
Aleea hanya mendesah sebal, tapi dia memilih diam mengikuti keinginan Barra.
"berangkat bersama ku saja" tanpa aba-aba Barra menarik tangan Aleea masuk kedalam mobil sportnya.
"tapi kita tidak satu arah, biarkan aku berangkat sendiri" Aleea mencoba menolak, dia tidak ingin berada didekat Barra, dia takut lagi-lagi dirinya merasa terlampau nyaman saat sering bersama calon kakak tirinya ini.
Barra hanya diam dan tidak memperdulikan sama sekali ucapan Aleea. Dia menghidupkan mesin mobil sportnya dan melaju pergi meninggalkan mansion mewah itu. Aleea merasa sangat kesal pada Barra karena dirinya selalu bersikap seenaknya saja. Aleea melemparkan pandangannya ke luar jendela, dia tidak ingin menatap mata Barra yang selalu saja membuat dirinya tak berdaya.
Barra melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, dia juga merasa kesal melihat Aleea yang bersikap dingin padanya, setelah semua yang telah mereka lakukan sejauh ini, apakah benar jika Aleea tidak memiliki perasaan apapun padanya.
Mereka sama-sama terlihat diam tapi otak mereka berperang dengan pikirannya masing-masing. Barra yang tak habis pikir dengan Aleea yang sangat keras kepala, sedangkan Aleea yang masih saja takut dengan perasaan kedua orangtuanya jika dia egois mengutarakan perasaannya pada Barra. Apalagi masih ada Mike yang menjadi kekasihnya.
...----------------...
Setelah beberapa waktu akhirnya mobil sport Barra terhenti didepan kampus Aleea.
"Terimakasih!" kata Aleea singkat,
Aleea segera turun dari mobil tanpa memandang Barra sama sekali.
Barra merasa jengah dengan sikap Aleea yang sengaja berpura-pura tidak peduli pada dirinya. Tak seperti biasanya Barra tidak ingin mengejar Aleea, dia berfikir untuk sejenak mengikuti permainan Aleea kali ini. Dia yakin Aleea tidak akan bisa lama-lama bersikap acuh padanya.
Barra hanya menatap punggung Aleea yang berlalu pergi meninggalkan nya, di depan kampus sudah tampak Mike yang menyambut kedatangan Aleea, Barra pun menyaksikan hal itu, maniknya terus menatap kedua pasangan di ujung sana yang sedang saling menyapa, mereka tampak serasi, satu cantik dan yang satu tampan.
__ADS_1
Barra hanya menghela nafasnya berat, dia menundukkan kepalanya, rasanya cinta pertama nya terasa sangat sulit untuk digapai.Begitu banyak halangan yang seolah menjadi jurang diantara dirinya dan Aleea.
Barra memacu mesin kotak itu meninggalkan kampus Aleea, Barra tidak ingin dirinya semakin cemburu saat melihat Aleea dan Mike yang tampak mesra, mobil Barra membelah keramaian kota dengan kecepatan tinggi. Dia merasa sangat kacau karena melihat Aleea yang tampak hangat dengan Mike, sedangkan gadis itu berusaha bersikap dingin saat bersamanya.
Namun pada kenyataannya apa yang dilihat Barra tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi, hubungan Mike dan Aleea tak sehangat dulu ketika mereka masih saling mengagumi, namun ketika mereka menjalin hubungan sebagai kekasih, justru semakin terasa jika perasaan itu ternyata hanyalah sebatas kagum bukan cinta, Mike yang masih memiliki perasaan yang dalam pada mantan kekasihnya sedangkan Aleea yang dari awal telah jatuh cinta pada Barra.
Mike dan Aleea hari ini sepakat untuk pergi makan malam berdua. Aleea akan membicarakan tentang hubungan mereka yang tak bisa diteruskan lagi.
......................
Disebuah restoran mewah Aleea dan Mike bertemu, malam ini adalah makan malam romantis bagi keduanya, namun ini akan jadi makan malam romantis yang terakhir kali bagi hubungan mereka, karena Aleea bermaksud ingin mengakhiri hubungan tanpa cinta ini dengan baik-baik.
Sebuah buket bunga yang indah Mike persembahkan untuk Aleea, malam ini Aleea terlihat sangat cantik dengan gaun malam berwarna hitam, dia terlihat begitu dewasa dan elegan saat berdandan seperti ini.
Mike selalu terpukau melihat kecantikan muridnya yang satu ini, Mike selalu menganggap Aleea tak lebih dari gadis kecil yang imut, karena memang umur mereka yang terpaut hampir 8 tahun, tapi malam ini Aleea sangat berbeda dia begitu terlihat sangat dewasa dengan balutan gaun malamnya.
Aleea sengaja berdandan seperti ini, untuk memberikan kesan yang baik untuk terakhir kalinya pada Mike, Dia ingin membuktikan sesuatu pada Mike melalui dandanannya yang sama sekali bukan gayanya, namun justru hal itu membuat Mike semakin berat melepaskan Aleea meski dia tau dirinya tidak benar-benar mencintai kekasihnya ini.
Setelah beberapa waktu, mereka telah selesai menyantap makan malam yang mereka pesan tanpa saling berbicara.
"Aleea,- Mike meraih tangan Aleea yang duduk dihadapannya, kamu terlihat sangat cantik malam ini" puji Mike dengan senyumannya.
"Terimakasih, kak" sahut Aleea tampak canggung, ia ingin melepaskan tangan dari genggaman Mike, namun menggenggamnya semakin erat, Mike menatap tajam pada Aleea. Tidak ada debaran sama sekali yang Aleea rasakan, semua debaran itu telah habis bersama Barra.
"Kak, aku ingin mengatakan sesuatu" kata Aleea membuyarkan tatapan dalam Mike.
"Aku ingin kita sudahi saja semuanya kak"
"maksud kamu??" Mike mengerutkan keningnya dia tidak mengerti dengan kata-kata Aleea.
"Kita putus saja kak, aku rasa hubungan ini tidak bisa diteruskan lagi, aku merasa perasaan kita hanyalah perasaan saling mengagumi, bukan cinta kak"
"dari mana kamu bisa menilai seperti itu, apa ini semua karena calon kakak tiri mu itu??"
"tidak, tidak seperti itu kak, tapi aku rasa kakak dan aku sama-sama tidak memiliki perasaan cinta, aku hanya mengagumi kakak sebagai seorang dosen yang begitu baik , sedangkan kakak hanya menganggap aku sebagai pelarian untuk kakak"
"pelarian apa, pelarian bagaimana maksud kamu Aleea"
"Aku sudah tau semuanya kak, jika kakak memiliki seseorang yang begitu kakak cintai, aku sangat mengerti dengan perasaan kakak, kakak ingin melupakan dia dengan memulai hubungan baru bersamaku, tapi akan lebih baik Kakak menyelesaikan dulu perasaan dimasa lalu sebelum melangkah ke masa depan"
Flash back on
Bruukkkhh..... Aleea menabrak seseorang di perpustakaan kampus, dia adalah seorang gadis yang sangat cantik, dia tampak begitu elegan dan dewasa.
"Maaf, maafkan saya ya dek" kata wanita itu lembut pada Aleea yang mengambil buku-buku nya yang jatuh berserakan, wanita itu berjongkok dan membantu Aleea membereskan buku-buku itu.
"iya kak, Gpp kok, aku juga yang salah kak, gak fokus lihat jalan" sahut Aleea, sambil menatap wanita cantik didepannya, Aleea sangat kagum melihat kecantikan wanita didepannya ini.
"Oh iya, kakak bukan mahasiswa disini ya, apa mungkin kakak dosen baru dikampus ini?" tanya Aleea yang merasa asing dengan wanita cantik yang menabraknya.
__ADS_1
"enggak ko, aku kesini untuk menemui teman lama, dia salah satu dosen di kampus ini, apa kamu melihat dia" kata wanita itu sembari menunjukkan sebuah foto di handphonenya, Aleea tercengang melihat foto laki-laki yang tengah memeluk wanita dihadapannya dengan sangat mesra.
"Mike....'-
"Kamu kenal Mike, iya dia adalah Mike, apa kamu tahu dimana dia sekarang?"
"kakak siapanya pak Mike ya?" tanya Aleea ingin memastikan
"kami adalah sepasang kekasih dulu sebelum aku pergi keluar negeri, namun kita harus berpisah karena saat itu aku menolak untuk berhubungan jarak jauh, aku yakin jika kita memang berjodoh kita pasti akan bertemu lagi suatu saat, dan saat ini saya ingin menjemput kembali jodoh saya itu, karena apa yang saya cita-citakan telah tercapai, saatnya sekarang saya mengejar lagi cinta saya, saya sangat yakin kalau Mike pasti masih selalu menunggu saya" ucap wanita itu penuh keyakinan.
Aleea mendengar banyak cerita tentang kisah cinta Mike dari wanita itu, dari cerita itu Aleea dapat menyimpulkan jika Mike memiliki perasaan yang sangat dalam kepada wanita ini, untuk itu Aleea mantap melepaskan Mike dan mengakhiri hubungan tanpa cinta diantara keduanya.
Flashback of
"Jadi kamu sudah bertemu dengannya?, ya memang kami saling mencintai, tapi itu dulu Aleea, sekarang aku sudah memiliki kamu" Kata Mike yang masih ingin meyakinkan Aleea untuk tidak mengakhiri hubungan mereka.
"Enggak kak, kakak jangan membohongi diri kakak sendiri, kakak masih sangat mencintainya, buktinya kakak sangat tertarik padaku yang berdandan seperti dirinya, itu semua sudah cukup membuktikan jika dihati kakak masih penuh akan bayangannya"
"Itu konyol Aleea, siapapun akan terpukau melihat kamu yang berdandan seperti ini, bukan karena aku masih memiliki perasaan padanya"
"kumohon jangan terus membohongi diri kakak sendiri, itu sangat menyakitkan kak, aku tau itu, bicaralah padanya, kejar dia, dia sudah kembali untuk kakak"
"Aleea, kumohon, kita coba sekali lagi, aku yakin cinta diantara kita akan tumbuh seiring dengan berjalannya waktu "
"percuma kak, jika masing-masing diantara kita memiliki orang lain dalam hati kita yang paling dalam, hubungan ini hanya akan saling menyakiti"
"jadi kamu juga memiliki seseorang dalam hati kamu? Dan itu bukan aku? Katakanlah Aleea??"
Aleea tak sadar jika dirinya telah keceplosan mengatakan ada seseorang dalam hatinya, Aleea hanya menunduk tak ingin menatap Mike, yang memaksanya berbicara.
"Aleea, apa dia Barra??"
"iya" jawab Aleea singkat, baru kali ini Aleea mengakui perasaannya pada seseorang, andai Barra mendengar hal ini mungkin Barra akan sangat bahagia.
"****...,Mike mengumpat
"kenapa harus dia Aleea, dia adalah calon kakak tiri mu, apa kata orang diluar sana nanti Aleea??"
"Kakak tenang saja, itu adalah urusanku, aku tau bagaimana aku harus bersikap, jangan khawatir, lebih baik Kakak khawatirkan saja kisah cinta kakak yang sudah seperti cerita dalam sebuah novel itu, satukan kembali kak, jangan biarkan dia pergi lagi" Kata Aleea mengalihkan pembicaraan Mike.
"Dasar kau, gadis kecil ku sudah tumbuh dewasa rupanya" kata Mike terkekeh dengan ucapan Aleea, Mike mengusap pucuk kepala Aleea, itu terasa seperti usapan seorang kakak pada adiknya, sepertinya lebih nyaman seperti ini, Aleea sangat lega.
Bersambung
Happy reading 😍
Mohon dukungannya dengan tinggalkan jejak like komen dan votenya, dukungan kakak readers tercinta adalah motivasi terbesar untuk author menjadi lebih baik lagi dalam berkarya 🙏♥️💜💜
Selamat tahun Baru Islam 1 Muharram 1445H🙏🙏🙏
__ADS_1