
Denis sudah sampai di depan gerbang rumah Abimanyu, satpam yang menjaga membuka gerbang tersebut dan mempersilahkan Denis agar masuk ke dalam. Denis pun melajukan mobilnya masuk ke dalam halaman rumah Abimanyu, Agnes yang mendengar suara deru mobil langsung melihat dari balkon kamarnya.
Jantungnya tidak bisa diajak kompromi, dia benar-benar salah tingkah apalagi saat melihat Denis yang sudah rapi keluar dari mobil dan berjalan ke teras rumah. Agnes segera masuk ke dalam kamar, dia kembali merapikan riasan wajah, pakaian dan rambutnya. Setelah dirasa semua sudah sempurna, Agnes menunggu panggilan dari Anaya.
"Aku yakin pasti sebentar lagi kakak ipar akan memanggilku."
Sepuluh detik berlalu, suara ketukan pintu terdengar ditelinga Agnes. Dia tersenyum senang, sebelum keluar dari kamar tak lupa Agnes memantau tampilannya terlebih dahulu, dia menyemprotkan parfum ke seluruh tubuh lalu berjalan ke arah pintu.
"Kakak," Agnes terus tersenyum, dia berusaha menyembunyikan kegugupannya.
"Nes, di depan ada Pak Denis. Dia mencari kamu, apa kalian sudah membuat janji?" Anaya menatap Agnes yang sangat cantik malam ini.
Agnes mengangguk.
"Ayo,"
Mereka berdua berjalan beriringan, Abi yang baru selesai mandi heran dengan penampilan Agnes yang terlihat berbeda.
"Dek?" panggilnya hingga membuat langkah Agnes dan Naya terhenti.
"Kamu mau kemana? Tumben penampilan kamu seperti ini?" Abi menatap Agnes dari atas sampai bawah.
Agnes saat ini memakai dress panjang berwarna hitam, dia menjinjing dompet berwarna hitam pula, heels hitam dan semua serba hitam. Namun, tampilan ini sangat anggun dan elegan sebab atribut yang Agnes pakai sangat kontras dengan kulit putih bersih miliknya. Rambutnya di sanggul dengan begitu indah hingga membuat Agnes terlihat sangat cantik.
Dia hanya tersenyum menanggapi pertanyaan Abi seakan tidak berniat untuk menjawab pertanyaan itu.
__ADS_1
"Kak, aku sedang buru-buru. Aku rasa kakak ipar bisa menjelaskannya nanti, aku pergi dulu," Agnes berjalan menuruni anak tangga, meninggalkan Abi yang sangat penasaran.
Setelah Agnes sampai di lantai bawah, Abi melirik Anaya.
"Sayang, mau kemana anak itu?"
"Sepertinya ingin makan malam diluar, Mas. Pak Denis sudah menjemputnya dan mereka sudah membuat janji terlebih dahulu."
Abi menggeleng. "Dia bercerita jika Denis sudah mematahkan hatinya tetapi sekarang dia malah ingin pergi bersama dengan Denis, sangat labil."
"Sudahlah, kenapa kamu harus menggerutu? Agnes itu sudah besar, Mas. Aku yakin dia tahu mana yang baik dan mana yang buruk, kita hanya perlu mengingatkannya saja." Anaya mengelus pundak Abi.
Abi tersenyum tipis dengan mata memicing. "Sayang, anak-anak mana?"
"Sedang belajar di dalam kamar."
"Mas, kamu mau ngapain? Turunin aku, nanti kalau anak-anak lihat gimana?" Anaya memukul lengan Abi dengan pelan.
"Anak sedang belajar, waktunya kita berduaan." Abi membawa Anaya masuk ke dalam kamar.
Anaya hanya terkekeh sambil menyembunyikan wajah di dada bidang milik Abi.
Di dalam mobil, Agnes maupun Denis hanya diam saja karena bingung harus mencari topik pembicaraan. Denis fokus menyetir sambil mengetukkan jarinya di stir kemudi, dia juga sesekali melirik Agnes yang hanya diam saja sambil bermain ponsel.
"Nes, kamu suka lagu apa? Sepertinya sangat sepi karena kita berdua hanya diam saja." Denis membuat keputusan untuk menghidupkan musik.
__ADS_1
"Terserah Bapak saja," Agnes memasukkan ponsel ke dalam dompetnya.
Denis mulai menghidupkan lagu 'MELEPAS LAJANG' yang dipopulerkan oleh TRI SUAKA.
"Nes, tolong jangan panggil saya Bapak karena saya bukan Bapak kamu." ucap Denis sambil tersenyum agar Agnes tidak tersinggung.
"Saya bingung harus memanggil apa."
"Kamu bisa panggil saya, Kak, Mas, atau apa gitu karena saya lebih tua dari kamu. Asal jangan panggil saya dengan sebutan Bapak," Denis lagi-lagi tersenyum dan hal itu membuat Agnes ingin sekali mencubit pipi Denis.
"Nanti akan saya pikirkan." jawaban yang cukup membingungkan. "Kita mau kemana?" lanjut Agnes bertanya karena penasaran dengan tujuan mereka.
"Kamu juga akan tau sendiri nanti, intinya saya tidak akan berbuat jahat."
Mereka tertawa bersama.
•
•
TBC
ATRIBUT AGNES
__ADS_1
AGNESIA CARROLINE PAMUNGKAS