Anak Genius : Mengandung Benih Pria Asing

Anak Genius : Mengandung Benih Pria Asing
Bab #46 (S2)


__ADS_3

10 TAHUN KEMUDIAN.


Alvarendra telah beranjak dewasa dan sekarang usianya sudah menginjak dua puluh tiga tahun, Al masih berkuliah disalah satu universitas ternama yang ada di kotanya. Dia tumbuh menjadi pria yang sangat baik, perhatian, penyayang, dan sifat geniusnya tidak pernah hilang malah semakin bertambah.


Begitupun dengan Agnes, pada akhirnya dia dan Denis resmi menjadi pasangan suami-istri, bahkan mereka saat ini sudah dikaruniai dua orang anak dan keduanya berjenis kelamin laki-laki. Agnes memutuskan untuk hamil kembali karena dia sangat ingin anak perempuan, tetapi Denis melarangnya karena tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk dengan Agnes.


Delapan tahun yang lalu, Agnes melahirkan putra pertamanya secara normal meskipun dia hampir kehilangan nyawa karena kehabisan tenaga dan lemas saat sang bayi tidak kunjung lahir. Sementara putra kedua mereka, Denis meminta agar Agnes melahirkan melalui operasi cecar. Kedua anak mereka tumbuh menjadi anak yang bijak dan tampan seperti Denis.


Fadlan dan Ardan, itulah nama yang Denis berikan untuk kedua putranya yang hanya berjarak tiga tahun.


Pagi hari ini, Al masih terlelap di dalam balutan selimut tebalnya hingga suara seseorang membangunkannya dari tidur indah itu.


"KAKAK! BANGUN!" teriakan dari Zahra mampu membangunkan Al.


Al mengucek matanya, dia menguap tepat di depan wajah Zahra. Sementara Zahra, dia mengibaskan tangan di depan hidungnya.

__ADS_1


"Kebiasaan! Bau tau," ucapnya kesal dengan mengerucutkan bibirnya.


Al hanya terkekeh pelan, dia ingin membaringkan kembali tubuhnya tetapi suara Zahra menghalangi niatnya itu.


"Bangun atau aku tarik?" Zahra sudah seperti ibu kos yang marah dengan anaknya.


Al hanya mampu menatap Zahra sebagai kesal.


"Cerewetttt," Al mengorek telinganya. "Dek, kamu itu belum punya anak tetapi kenapa sikapmu seperti sedang memarahi anak begini?" ketusnya benar-benar kesal.


"Ck, ya udah kamu keluar. Kakak mau mandi,"


Zahra langsung keluar, dia sudah memakai seragam sekolahnya karena jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi. Saat ini usianya baru menginjak tujuh belas tahun dan dia masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) kelas dua. Tidak sedikit siswa yang menyukai Zahra karena parasnya yang cantik, tutur kata lembut, dan sopan. Dirinya juga baik, pintar, bahkan tidak pernah pilih-pilih dalam berteman.


Beberapa menit kemudian.

__ADS_1


Al sudah keluar dan terlihat dia juga telah bersiap untuk pergi ke kampus, setiap pagi tugasnya adalah mengantar sang adik lalu saat pulang sekolah, Zahra akan dijemput oleh sopir pribadi Abi.


Al masih berkuliah, dia mengambil jurusan teknologi. Dirinya ingin mengembangkan bakat dengan cara mencari ilmu lain. Kepintaran Al tidak pernah surut, bahkan dia berhasil menciptakan sebuah aplikasi yang sangat menguntungkan baginya yaitu aplikasi baca uang. Sesuai dengan judul, jika kita bermain maka hanya harus menjawab teka-teki yang benar dan nanti bisa mendapat uang. Namun, meskipun begitu aplikasi ini bukanlah aplikasi haram.


Al sengaja tidak mempublikasikan aplikasi buatannya, dia hanya memakainya sendiri dan untuk hasilnya dia dapatkan dari seorang pria yang tinggal di luar negeri, lebih tepatnya Hongkong. Dia sengaja memakai aplikasi itu untuk iseng-iseng jika nanti dia membutuhkan uang sendiri setelah lulus kuliah, bahkan dia sudah berpikir tidak ingin mengurus perusahaan seperti Abimanyu.




TBC



ALVARENDRA DEWASA 😍

__ADS_1


__ADS_2