Anak Indigo

Anak Indigo
14


__ADS_3

Selepas Azka dan Nuga masih berkutat dengan fikiran mereka masing-masing, lalu bel pun berbunyi yang menandakan bel untuk pulang ke rumah.


"Eh udah bel tu, kita pulang yok" ajak Nuga.


"Ayo lah kita pulang, kamu pulang sama siapa Nin?" tanya Azka.


"Aku biasanya di jemput sama supir yang di sediakan oleh papa" jawab Nindya.


"Ohh gitu, yaudah deh sebaiknya kita kembali ke kelas dulu ambil tas terus kita tunggu aja di depan gerbang sembari nunggu Nindya di jemput" ucap Nuga.


"Yaudah yok" ucap Azka.


Lalu mereka pun kembali ke kelas untuk mengambil tas mereka masing-masing dan keadaan kelas pun sudah sepi, karena semua siswa sudah keluar untuk bergegas pulang.


Dan Azka pun tak sengaja melihat ada sosok yang memakai baju hitam sedang melintas melewati pintu kelasnya.


"Itu tadi apa ya? ga mungkin kan satpam? kalau satpam kan pakai seragam pasti nya" ucap Azka dalam hati.


Azka pun masih berkutat dengan fikirannya sendiri yang sedang memikirkan siapa sosok yang sempat ia lihat sekilas tadi, sedangkan Nuga dan Nindya sudah siap dan akan segera keluar dari kelasnya, namun Azka masih belum beranjak dari tempat ia berdiri, karena ia masih memikirkan sosok tadi.


"Azka hoy, lo ga mau pulang? Lo mau jaga ni sekolah?" tanya Nuga.


"Iya nih Azka, kamu ga mau pulang? kalau ga mau Aku sama Nuga duluan ke depan ya" ucap Nindya.


"Eh iyaa, tunggu" ucap Azka.


Lalu Azka pun bergegas keluar dari kelas tersebut dan mensegerakan langkah kakinya untuk menyusul Nuga dan juga Nindya itu.


"Nin, kamu udah ngabarin supir mu buat minta jemput?" tanya Nuga.


"Udah, barusan aja aku ngabarin nya" jawab Nindya.


"Woy kalian tega ya ninggalin gue" ucap Azka ngos-ngosan, karena tadi sempat di tinggalkan oleh Nuga dan juga Nindya.


"Ya lagian kamu sih Ka pake ngelamun segala" ucap Nindya.

__ADS_1


"Iya nih, padahal tadi lo yang paling semangat banget buat mau pulang ke rumah" ucap Nuga.


Azka pun hanya diam dan tidak mau berbicara panjang lebar, sebab itu bukan ciri khas Azka yang mau berbicara panjang lebar seperti Nuga itu.


Dan tak lama kemudian sebuah mobil hitam berhenti tepat di depan mereka bertiga.


"Tin..tin..tin, non ayo pulang, maaf ya saya lama menjemput nya" ucap supir Nindya.


"Eh iya pak, ayoo, iya gak apa-apa pak" ucap Nindya.


Lalu Nindya pun segera menaiki mobilnya tersebut dan setelah itu Nindya pun segera berpamitan dengan Azka dan juga Nuga.


"Azka, Nuga aku pulang duluan ya" ucap Nindya.


"Iya hati-hati Nin" ucap Azka dan Nuga.


"Iya kalian juga hati-hati, bye" ucap Nindya.


Dan tak lama pun mobil Nindya sudah pergi dari pekarangan sekolah nya tersebut dan di sana masih tersisa Azka dan juga Nuga.


"Ga tadi gue lihat sosok hitam yang di ceritakan oleh Nindya" ucap Azka.


"Tadi waktu kita di kelas dia lewat selintas aja gitu, sambil lihatin kita bertiga" jawab Azka.


"Gue semakin yakin kalau sosok itu adalah orang terdekat kita Ka" ucap Nuga.


"Gue juga yakin nya gitu Ga, tapi entahlah" ucap Azka.


"Sebaiknya kita pulang aja dulu dan kita bicarakan nanti di rumah" ucap Nuga.


Selepas itu mereka pun kembali ke parkiran untuk mengambil mobil dan mereka segera menaiki mobil tersebut dan bergegas pulang.


Setelah mereka sudah masuk ke dalam rumah dan bergegas berganti pakaian dan makan siang mereka pun berkumpul di ruang keluarga untuk membicarakan masalah Nindya tadi.


"Ga, gimana kalau kita minta bantuan sama Kakek?" tanya Nuga.

__ADS_1


"Emang lo yakin kalau Kakek bakal mau bantuin kita?" tanya Azka.


"Kita coba aja dulu, kalau Kakek tidak mau yasudah terpaksa kita berdua yang mencari tahu tentang kejadian itu" jawab Nuga.


Lalu Azka pun menelepon Kakek untuk meminta bantuan.


"Hallo kek?" sapa Azka.


"Iya, ada apa?" tanya Kakek.


"Kek, apa Kakek mau bantu Azka untuk mencari tahu seseorang yang sudah membuat sengsara Nindya di sekolah?" tanya Azka.


Kakeknya pun hanya bisa menarik nafas dalam-dalam, karena Azka tidak pernah perhatian dengan adiknya sendiri, bahkan ia pun tidak pernah menanyakan kabar sang adik kepada kakeknya itu.


"Kek, ada apa? kenapa Kakek seperti banyak masalah seperti itu?" tanya Azka.


"Azka apa kau tahu bahwa adikmu sekarang sedang di rawat di rumah sakit? sebab ia mengalami kecelakaan yang cukup parah sehingga menyebabkan ia koma di rumah sakit dan sampai sekarang ia pun belum sadar juga" ucap lirih Kakek.


"Ha? apa kek? Jihan masuk rumah sakit? kapan? kecelakaan kenapa?" tanya Azka panik.


"Iya dia sekarang masih di rumah sakit, sebab ia masih koma dan ia pun kecelakaan karena sempat ada yang menabraknya" jawab Kakek.


Azka pun merutuki dirinya sendiri, karena ia tidak pernah mengetahui apa saja yang sedang di alami sang adik dan bahkan hanya sekedar menanyakan kabarnya saja Azka tidak pernah.


Dan sekarang Azka menelepon Kakek nya hanya untuk meminta bantuan kepada kakeknya untuk membantu Nindya orang lain yang ia cintai itu.


"Kek, Azka akan ke sana buat menemui Jihan, sekarang Azka tutup telepon nya" ucap Azka.


Dan telepon pun terputus begitu saja, sedangkan Nuga hanya bisa terkejut setelah mendengarkan kabar mengenai gadis kecil nya tersebut.


.


.


.

__ADS_1


Apa yang akan Azka lakukan ketika sudah menemui Jihan nanti?? tunggu episode selanjutnya ❤️❤️


jan lupa like and comment ❤️❤️


__ADS_2