
Aku menoleh kearah suara yang memanggil ku.
"ibu..."lirih ku
"aku akan bicarakan ini dulu pada ayah dan ibu ku, sekarang aku harus pulang..."ucap ku sebelum ibu sampai di teras rumah mbak Lastri
"kalian ngapain disini ibu cari-cari kalian untung tadi ibu ketemu orang yang melihat kalian membantu mbak Lastri.."ucap ibu setelah sampai
"iya maaf mbak ayu saya merepotkan anak-anak mbak..."ucap mbak Lastri
"tak apa Lastri,aku takut mereka keluyuran tak jelas kalau ini kan jelas bantuin kamu toh..."ucap ibu
"ayo mbak duduk dulu.."ajak mbak Lastri
"dak usah las,saya langsung pamit pulang saja ayah anak-anak takut keburu pulang..."ucap ibu
"ya sudah mbak kami permisi pulang dulu,.."ucap ku
"baiklah jangan lupa main lagi kesini.."ucap mbak Lastri yang ku balas dengan anggukan
"Yo wis las, kami pulang dulu ayo ham pulang ngapain kamu disitu..."ucap ibu
"yah dia pergi.."lirih Ilham yang bisa kami dengar
"siapa yang pergi wis gak usah ngaco..."ucap ibu langsung menggendong Ilham
"assalamualaikum..."ucap ku dan ibu dan berlalu pergi meninggalkan mbak Lastri
__ADS_1
...----------------...
matahari tenggelam diganti kan rembulan yang bersinar begitu terang nya malam ini aku ayah ibu dan Ilham sedang asik menonton televisi setelah melaksanakan solat isya..
"yah aku mau cerita..."ucap ku tiba-tiba yang ingat dengan mbak Lastri
"cerita apa Al.?"tanya ayah
"tadi Ilham main sama genderuwo yah..dia mau punya dedek bayi sama mbak-mbak yang tadi Ilham dan kakak bantu..."ucap Ilham berceloteh
"apa...?"ibu dan ayah sama terkejutnya
"iya Bu yah,jadi tadi pas kita ke rumah mbak Lastri, ternyata disana ada genderuwo bernama Gandar. Dan yang lebih mengagetkan lagi adalah ayah dari bayi yang dikandung mbak Lastri adalah genderuwo itu..."jelas ku
"astaghfirullah bagaimana ini bisa terjadi..?"gumam ayah
"lalu kamu menyanggupi nya Alya...?"tanya ayah
"belum yah makanya aku cerita,."
"kan ada bidan kenapa harus kita yang bantu.?"tanya ibu
"Gandar bilang salah satu anaknya sama seperti dia Bu.."
"jadi Lastri hamil kembar..."
"iya Bu,itu kata genderuwo itu..."
__ADS_1
"piye Iki pak...?"
"kita harus bantu Lastri,tapi dengan dibantu bidan yang bisa mengerti keadaan nya dan dia tak akan buka mulut pada siapa pun..."ucap ayah
"kenapa cari bidan yah,ibu kan perna membantu orang melahirkan waktu di dusun.? Perlengkapan untuk membantu orang melahirkan yah..." ucap ku mengingat aku juga mengambil jurusan kebidanan saat ini
"ya kalau manusia normal lah ini anak genderuwo, bisa-bisa aku pingsan..."ucap ibu
Ilham masih berceloteh dengan bahasa yang kada di mengerti kadang tidak malum lah dia baru akan memasuki usia satu tahun tapi saya ingat dan bicara nya luar biasa beda dengan anak seusia nya...
"Ilham..."
"iya kak..."
"Ilham mau bantu Kakak kan...?"
"jangan aneh-aneh kamu Alya..."ucap ibu melotot ke arah ku
"dih ibu galak banget..."ucap ku
Tiba-tiba saja bumi terasa bergetar dan terdengar langkah berat di luar rumah..
Bugh
Bugh
Bugh
__ADS_1
"astaghfirullah apa itu..."ucap ayah yang langsung bangkit dan keluar rumah untuk memeriksa