
pak Imron bergegas ke kantor pak kepsek dan meninggalkan ku bersama kedua orang tua Nyimas...
"mari Om Tante bisa ikut saya..."
"tunggu dulu.."
"iya Tan,kenapa..?"
"jawab dulu pertanyaan saya apa kamu mengenal anak saya...?"
"emmm kalau soal itu nanti saya akan jelas kan bersama pak Imron lebih baik kita ke kantin dulu sambil menunggu beliau..."
"betul Bu lebih baik kita ikut saja apa yang di katakan pak Imron,lagi pula beliau bilang kan tadi akan menjelaskan semua pada kita..."
"iya pah,ibu juga paham tapi bagaimana dia mengenal anak kita sedang kan anak kita saja sudah hilang tepat satu tahun hari ini..."ucap Bu Anis dengan berurai air mata
"Tante tenang saja. setelah ini, Tante akan tau kebenaran tentang Nyimas..dan soal saya mengenal Nyimas...iya saya kenal dia..."
__ADS_1
"benarkah dimana Nyimas sekarang..?"
"sebaiknya kita ke kanti saja dulu Bu, seperti nya anak ini kebingungan menjelaskan pada kita..."
"iya om Tante,lebih baik kita bergegas ke kantin saja.."ucap ku yang mulai bingung menjawab semua pertanyaan ibu dari Nyimas takut nya beliau tidak percaya pada ku
"ya sudah ayo..."
akhirnya ibunda Nyimas tak menanyai ku lagi beliau mau ikut ke kantin untuk menunggu pak Imron...sampai di kantin ternyata pak Imron sudah duduk bersama pak kepsek di meja depan warung Bu ayu...entah apa yang pak Imron bilang pada pak kepsek hingga dia mau ikut bersamanya...
walau pun pak kepsek baik namun kalau sudah jam pulang begini biasanya beliau tidak mau diganggu, beliau selalu memilih langsung pulang apa lagi sudah tidak ada keperluan di sekolah...
"kenapa lama Al...? ayo silahkan duduk pak Bu..."tanya pak Imron kala aku sudah mendekati meja dimana beliau duduk bersama pak kepsek dan mempersilahkan kami duduk
"maaf pak tadi istri saya malah mengajak Alya ngobrol dulu disana jadi kesini nya telat..."jawab pak Dimas
"pak Dimas Bu Anis apa kabar...?"tanya pak kepsek sambil berjabat tangan dengan mereka
__ADS_1
"kabar baik pak Bambang...hanya saja kami masih mencari-cari keberadaan anak kami setelah satu tahun tak ada kabar...makanya hari ini kami ke sini untuk mengenang anak kami yang hilang di area sekolah ini..."ucap pak Dimas nampak sedih
"saya selaku kepala sekolah meminta maaf yang sebesar besarnya saya merasa bersalah atas hilang nya anak pak Dimas dan Bu Anis..."
"iya pak ini juga kan bukan salah bapak...hanya saja kami bingung kenapa sampai saat ini tak ada titik terang tentang hilang nya anak kami..."
"begini pak Bambang,pak Dimas,Bu Anis tujuan saya tadi mengajak pak Bambang kesini salah satu nya untuk menyampaikan tentang Nyimas..."
"Nyimas...dimna dia pak Imron saya kangen dengan putri bungsu saya..bahkan Abang nya Nyimas sedang dalam perjalanan kesini hanya untuk menang adik nya...ya walau pun kami sudah ikhlas,namun kami juga ingin melihat jasad nya kalau pun Nyimas sudah tiada..."ucap Bu Anis sambil menangis
"baik Bu tapi yang akan menceritakan terlebih dahulu adalah Alya..."
"tau apa dia Ron,kan dia baru masuk beberapa hari di sekolah ini...?"tanya pak kepsek
"dia istimewa pak,dia sudah sering berkomunikasi dengan Nyimas..."
"apa maksud bapak anak kami sudah meninggal....?"tanya pak Dimas. bu Anis yang mendengar pertanyaan dari suami nya tersebut lantas menangis sejadi-jadinya
__ADS_1
"ini Bu diminum dulu..." ucap Bu ayu yang dari tadi duduk disampingnya dan coba menenangkan Bu Anis