
"ayo sarapan dulu...."titah ibu
aku dan ayah duduk dan mulai sarapan...hari ini ibu tidak buka warung dulu sebab beliau ingin menata ulang rumah....
aku berangkat sekolah dengan di bonceng ayah menggunakan sepeda motor milik nya...jadi aku berangkat tidak pagi-pagi sekali hehehe...
sampai di sekolah aku turun dari boncengan ayah...dan saat ingin mengambil hp di saku rok ku ku dapati hp ku tak ada padahal aku ingin menelpon mamah entah mengapa akhir-akhir ini aku kepikiran akan papah ku...
ayah yang melihat ku sedang mencari sesuatu lantas bertanya "nyari apa Al...?"
"handphone ku yah,kok gak ada ya...?"
"mungkin ketinggalan di rumah Al,biar ayah telpon ibu siapa tau ada di rumah...."
"gak mungkin yah jelas-jelas tadi aku bawa kok handphone ku..."
"mungkin saja kamu lupa biar ayah pastikan dulu..."
ayah menelpon ibu menanyakan handphone ku tertinggal atau tidak ternyata memang hp ku tidak tertinggal...
"ibu bilang gak ada Al..."
"tuh kan yah,mana aku ingin menelpon mamah sudah 2 Minggu mamah tak memberi kabar pada ku...."ucap ku murung
"sudah nanti ayah tanya pada guru SMP siapa tau mereka masih menyimpan nomor pak Djarot...."
"baiklah yah..."ucap ku sedih
__ADS_1
"sudah jangan sedih...kalau gitu ayah pulang dulu nanti ayah jemput lagi, assalamualaikum..."ucap ayah sambil mulai menyalakan kembali motor nya
"iya yah waalaikumsalam..."
aku berjalan masuk ke dalam sekolah,saat itu Yeni memanggil ku...
"Alya..."
"iya Yen, kenapa...?"
"loh kamu kenapa Al.?kok murung gitu gak kaya biasa nya.?"
"handphone ku hilang Yen,padahal aku ingin nelpon papah dan mamah..."ucap ku sambil terus menatap ke depan
"kalau mau kamu bisa pakai hp ku nih..."ucap Yani menyodorkan handphone milik nya
"aku gak hapal nomer mereka Yen.."ucap ku sambil menunduk sampai aku dikagetkan oleh suara Bu Dian
"tolong apa Bu...?"lirih ku
"kamu ngomong sama siapa al,aku gak minta tolong sama kamu tadi aku mau bilang kalau di gudang sana sudah gak bau bangkai lagi..."ucap Yeni
"kenapa kamu baru bilang Yen...?"
"ya kan barusan aku bilang.tadi aku gak tega liat kamu murung kaya tadi jadi aku mengurungkan niat ku untuk berbicara masalah ini..."
"ayo antar aku ke gudang sana mumpung masih 15 menitan lagi bel masuk..."ajak ku
__ADS_1
"takut Al..."
"ya sudah aku sendiri saja..."
"jangan Al aku ikut saja deh ayo..."kami pun berjalan menuju gudang baru beberapa langkah saja berjalan Caca dan Cici memanggil ku
"Alya tunggu..."
"kenapa ca ci...?"
"kamu mau kemana.?"
"aku mau ke gudang kata Yeni gudang itu sudah tidak tercium bau bangkai lagi..."
"kok bisa...?"ucap mereka serempak
"sudah nanti bahas nya nanti keburu bel masuk berbunyi..."ajak ku pada mereka bertiga
kami berjalan beriringan menuju gudang namun Bu Dian kembali berbicara pada ku kalau jasad nya di pindah kan oleh pak Budi ke jurang yang ada di hutan yang ada di belakang sekolah...
"Al jasad ku sudah dibuang pak Budi kehutan belakang sekolah..."ucap Bu Dian
"hah ke hutan...."teriak ku reflek
"siapa al yang ke hutan..."
"tidak bukan apa-apa ayo jalan lagi..."ajak ku
__ADS_1
kami pun berjalan kembali menuju gudang sampainya di sana benar saja kalau gudang itu sudah tak mengeluarkan bau bangkai yang menusuk Indra penciuman
"lalu apakah barang bukti itu masih didalam sana...?"lirih ku sambil memandangi pintu gudang yang tertutup rapat