Anak Indigo

Anak Indigo
episode 52 kembali lagi---kehilangan lagi


__ADS_3

kami memesan makanan sambil menunggu pesanan diantarkan kami pun mengobrol...


"kasian sekali ya Al anak itu..."ucap mamah


"iya mah sungguh tragis sekali apa yang menimpa nya..."


"kamu tau Al kenapa dia menunggu sampai satu tahun baru mengungkapkan apa yang terjadi pada nya..?"tanya papah


"yang dia bilang dia malu pah untuk menceritakan semua itu kepada pak Imron, walaupun pak Imron selalu mencoba menanyai apa yang terjadi pada Nyimas..."


"oh begitu...."jawab mamah dan papah kompak


"iya..oh yah mah pah apa otopsi tengkorak Nyimas akan lama...?"


"bisa jadi Al memang nya kenapa..?"


"tidak apa-apa pah,tapi sejak tengkorak itu di ambil Nyimas sudah tak ada disana mah pah..."


,"mungkin dia sudah pergi dengan tenang jadi dia langsung pergi..."ucap mamah


"kenapa dia tidak pamit pada ku dan berterima kasih pada ku mah..."ucap ku sedikit kecewa dan mungkin terkesan seperti anak-anak


"mungkin dia lupa atau mungkin nanti dia akan datang pada mu setelah pelaku nya di tangkap..."

__ADS_1


seorang pelayan menghampiri meja kami dan menyajikan pesanan kami...kamipun makan dengan lahap setelah selesai makan dan membayar kami pun pulang...


...****************...


setelah pulang dari rumah mamah sore itu aku sedang berdiam diri dirumah tanpa mengerjakan apa pun tiba-tiba saja aku di kaget kan dengan kedatangan teman masa kecil ku...ya mereka adalah Hani Dion dan Doni 3 bersaudara itu datang lagi setelah sekian lama tak menemui ku...


mereka nampak sama seperti dulu tak ada yang berubah bahkan mereka tak tumbuh seperti ku yang sekarang duduk di kelas X SMA...


"Alya..."panggil mereka


"Hani Dion Doni, benarkah itu kalian...?"


"iya ini kami...."


"maaf Al kami tak bisa kerumah ini saat itu entah apa yang menghalangi kami sehingga tak bisa masuk ke sini..."Hani bercerita


"hmmm sudah lah tak apa yang penting kalian sudah ada bersama ku lagi jadi sekarang aku tak kesepian lagi..."


"memang kemana pergi nya ibu tiri mu Al..."


"entah lah setelah kepergian ayah mereka pergi dengan membawa uang peninggalan ayah dari perusahaan saat ayah bekerja mereka juga menjual satu-satunya lahan yang orang tua ku punya..."ucap ku sambil memandangi Dion dan Doni yang sedang bermain


"aku kan sudah bilang kalau mereka jahat Al kamu tidak mempercayai ku..."

__ADS_1


"bukan begitu Han...."ucapan ku tertahan kala ku dapati sosok yang menyerupai ada di hadapan ku


"ibu..."pekik ku


"iya na ini ibu..."ucap nya menghampiri ku dan Hani yang tengah duduk di kursi lalu duduk di dekat ku


"kemana saja ibu baru datang lagi...aku kangen.."ucap ku


"ibu ada disini selalu namun sama seperti mereka ibu tak bisa masuk kala itu..."


"lalu sekarang apa ibu akan selalu bersama ku...?"


"tidak Al,ibu akan pergi ke tempat yang seharusnya.sekarang kamu sudah bersama orang-orang baik yang mengelilingi mu jadi ibu sudah tenang...."


"tapi Bu..."ucap ku mulai menitipkan air mata aku tak mau kehilangan ibu untuk kedua kali nya.."aku ingin ikut Bu..."


"tidak Al kamu harus menggapai cita-cita mu...ibu harus pergi sekarang....pesan ibu jaga diri mu baik-baik jangan lupa solat dan do'akan ibu nak...."


"baiklah Bu aku ikhlas,untuk ibu tinggal lagi..."jawab ku karena ku tau dunia ini bukan tempat ibu lagi


ibu berdiri dan langsung menghilang begitu saja.. sebelum menghilang ibu berkata kalau aku harus membantu orang tua angkat ku...


entah siapa yang harus ku bantu aku tak mengerti kata-kata ibu itu...

__ADS_1


__ADS_2