Anak Indigo

Anak Indigo
episode 88


__ADS_3

bisa-bisa nya Bu Dian bilang rambut nya rusak,padahal rambutnya itu sangat lah tidak terurus dasar kuntilanak aneh...


"Ilham ayo ikut mbak kita lihat ikan..."ajak ku pada Ilham yang langsung minta di gendong


"Bu ayah kemana.?"tanya ku


"ayah sedang membeli pakan untuk ikan-ikan nya..."


"nah itu suara motor ayah,ayo kita lihat..."ajak ibu sambil berjalan keluar kamar ku,aku mengekor di belakang ibu


"cepat sekali pulangnya yah...?"tanya ibu


"iya Bu kan cuma beli pakan ikan masa sampai malam..."kekeh ayah


"ayo yah aku bantu beri pakan pada ikan-ikannya..."


"iya ayo Al,oh yah Al tadi ayah seperti lihat bu sari di jalan dekat pasar..."


"benarkah kah yah.? Lalu dimna dia tinggal.?"tanya ku antusias


"iya Al namun sayang ayah kehilangan jejak nya..."ucap ayah lemah

__ADS_1


"biarlah yah tak apa setidak nya aku bisa tau di sekitar mana mamah tinggal..."ucap ku


"ya sudah ayo bantu ayah beri pakan ikan,besok kita cari lagi Bu sari..."ucap ayah menyemangati ku aku mengangguk dan berjalan mengekor di belakang ayah yang memanggul pakan ikan


Keesokan hari nya aku berniat mencari ibu di dekat pasar sehabis pulang kuliah kebetulan aku hanya ada satu kelas hari ini...


Namun pagi-pagi aku sudah di kaget kan dengan berita bahwa pak Ridwan telah menyerahkan diri ke polisi atas tindakan pelecehan dan pembunuhan...


Seluruh kampus di buat geger oleh berita ini,namun aku bisa saja menanggapi nya karena aku sudah tau...


Selesai kelas aku berjalan beriringan dengan Airin untuk pulang...


"Al kamu kok buru-buru.?"


"kok cari mamah.?lalu yang kamu bilang ibu itu siapa.?"


"oh iya aku lupa cerita sama kamu kalau aku ini yatim piatu,ibu dan ayah adalah orang tua angkat ku yang ke dua, sedang kan mamah dan papah itu orang tua angkat ku yang pertama. Tapi ayah dan ibu sudah mengadopsi ku secara hukum..."jelas ku


"hmmm gitu ya..."


"iya..."

__ADS_1


"makan dulu yuk Al,aku lapar..."ajak Airin


"kamu sendiri aja lah Rin aku mau cari mamah ku segera..."


"ayo Airin aku temenin..."ucap Bella tiba-tiba saja ada di samping kami


"mboh aku di temani kuntilanak menyeramkan seperti kamu mending aku makan sendiri..."ucap Airin melengos begitu saja


"bel,kok kamu masih disini bukan kah urusan mu sudah selesai.?"


"pergi kemana Al,aku gak tau harus pergi kemana aku sudah nyaman disini..."


"tapi disini bukan tempat mu lagi bel,kamu harus pergi ketempat yang seharusnya kamu berada..."


"oh ya Al aku mau tanya dari tadi aku lihat cahaya putih apa aku harus kesana ya Al...?"tanya Bella


"iya bel,kamu berjalan lah masuk ke cahaya itu insyaallah kamu akan istirahat dengan tenang dan pergi ketempat seharusnya kamu berada..."


"baiklah Al, terimakasih kamu dan Airin sudah mendengar kan aku, terimakasih...."perlahan namun pasti kini arwah bella mulai transparan dan perlahan menghilang dari pandangan ku


Semoga saja Bella tenang di alam sana,sebab pak Ridwan sudah mendapatkan ganjaran atas apa yang beliau perbuat...

__ADS_1


Saat asik berjalan dan memikirkan Bella mata ku menangkap seseorang yang ku kenal sedang berjalan menuju area keluar Kamis tepat nya ke parkiran kendaran..


Gegas aku menyusul nya dan benar saja dia adalah orang yang ku kenal,aku berlari menuju motor ku untuk mengikuti orang itu...


__ADS_2