
Tok
Tok
TOKK
Bunyi ketukan di pintu rumah ku..
"iya sebentar..."ucap ibu bangkit dari duduk nya
"biar aku saja Bu..."ucap ku berjalan menuju pintu untuk melihat siapa yang datang.
Ku buka pintu dengan lebar ku lihat 3 orang membelakangi ku,...
"maaf cari siapa ya...?"tanya ku karena tak mengenali mereka yang membelakangi ku ditambah lampu rumah ku yang temaram membuat ku susah mengenal siapa yang bertamu
"surprise...."ucap mereka sambil berbalik badan pada ku
"papah mamah bang Tian..."ucap ku yang langsung memeluk mereka
"mamah kangen sekali sama kamu Al.."
"papah juga kangen sama kamu..."
__ADS_1
"mamah papah dan bang Tian apa kabar...?"
"seperti yang kamu lihat kami baik sangat baik malahan..."jawab bang Tian
"yu masuk..."ucap ku sambil menggandeng tangan mamah dan papah.
Aku lega karena melihat papah yang terlihat lebih sehat di bandingkan beberapa bulan lalu ,mungkin perasaan ku salah waktu itu.
Namun masih ada yang mengganjal di hati ku entah lah yang jelas aku senang bisa bertemu keluarga ke dua ku
"ayah ibu lihat siapa yang datang..."teriak ku
"ayah ibu.? Siapa yang tinggal dengan mu nak...?"tanya mamah
"loh pak Djarot Bu Sari,kok gak bilang mau kesini..?"tanya ibu yang langsung bersalaman dengan papah dan mamah
"sengaja Bu kan buat kejutan..."jawab mamah
"Oalah ada-ada saja ibu ini mari silahkan duduk saya buat minum dulu..."ucap ibu yang berlalu menuju dapur
"sejak kapan pak Imron tinggal di sini.?"tanya papah yang terus memeluk ku yang ada di samping nya
"baru beberapa hari pak,itu pun karena Alya yang mengajak awalnya kami menolak namun kami juga kasihan pada Alya yang tinggal sendirian,bahkan kami juga sudah meresmikan pengakatan Alya sebagai anak kami secara hukum dan berkas nya baru selesai tadi sore..."jelas ayah
__ADS_1
"bagus lah kalau begitu jadi saya dan mamah nya tidak terlalu khawatir lagi..."
"udah dong pah masa Alya di peluk terus aku mau ngobrol dengan Alya..."ucap bang Tian
"besok saja kamu ngobrol nya kan masih sampai lusa kita disini...."ucap papah yang masih enggan melepas pelukannya
"Al aku mau istirahat ya,cape seharian menyetir mobil..."ucap bang Tian
"kalau gitu Abang istirahat di kamar ku saja kamar yang waktu itu Abang pakai belum di rapih kan..."ucap ku sambil menunjuk ke arah kamar ku
"lalu nanti kamu tidur dimana.?"tanya Abang
"Alya akan tidur dengan mamah dan papah sudah sana tidur..."titah papah aku mamah dan ayah terkekeh melihat bang Tian yang cemberut karena diomeli papah
ibu kembali dari dapur dengan membawa nampan berisi teh hangat dan camilan seadanya...
Kami larut dengan segala obrolan sampai-sampai tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10 malam...
"Al segera lah tidur besok masih sekolah..."titah ibu yang baru selesai membereskan kamar di samping kamar ku
"iya benar yang di katakan ibu mu, segera lah tidur..."timpal mamah
"dan sebaiknya bapak dan ibu juga istirahat pasti cape kan setelah perjalanan jauh..."ucap ayah
__ADS_1
Kami pun masuk kedalam kamar masing-masing,malam ini aku tidur satu kamar dengan mamah dan papah karena aku pun tak tega membangunkan Abang ku yang sudah terlelap kedalam buaian mimpi...