
Wajah pak Ridwan seketika memucat dengan keringat membasahi dahi nya,beliau nampak panik hingga beliau meninggal kan kelas begitu saja...
"itu pak Ridwan kenapa sih aneh banget...?"tanya seorang mahasiswi
"iya bener,kaya ketakutan gitu ya sampai terlihat pucat sekali..."timpal mahasiswa lain
"memang nya kalian tidak dengar tadi ada yang berbicara..?"tanya ku heran sebab suara Bella begitu menggema di ruang kelas
"bicara apa kita semua seperti nya gak denger apa-apa,, jangan aneh-aneh kamu..."ucap mahasiswa itu
aku tak menjawab lagi hanya mampu berbisik pada Airin "apa hanya kita yang mendengar ucapan Bella..?"
"seperti nya begitu.ayo pulang seperti nya kelas tidak akan di lanjutkan..."ucap Airin
kami keluar kelas dan akan pulang, sebelum pulang aku dan Airin mengantarkan barang pak Ridwan yang di tinggal begitu saja keruangan dosen...
"permisi pak ini tas bapa dan barang-barang bapak sudah kami masukan kedalam nya..."ucap Airin
"terima kasih, kalian boleh pulang kalau tak ada kelas lagi maaf saya tidak bisa melanjutkan pembahasan kita hari ini..."
__ADS_1
"emang mau pulang jadi dosen gak tanggung jawab sekali..."gerutu Airin pelan namun bisa ku dengar
"baik pak tidak apa-apa,kami permisi dulu assalamualaikum..."
pulang kuliah aku tak langsung ke rumah melainkan mencari keberadaan mamah papah dan bang Tian,karena saat terakhir kita bertemu mereka bilang tinggal di kota ini...
Sampai sore aku belum menemukan titik terang dimana mereka tinggal,hanya berbekal Poto yang pernah ku cetak aku menanyakan ke siap orang yang aku temui...
aku memutuskan untuk pulang takut nya ibu dan ayah khawatir pada ku,sampai rumah aku langsung membersihkan diri terlebih dahulu kemudian setelah nya aku merebah kan tubuh ku di tempat tidur...
ceklek...
"kenapa Bu.?"
"kamu yang kenapa Al,tak biasanya kamu seperti ini..."ucap ibu sambil menurunkan Ilham dari pangkuan nya Ilham yang melihat Bu Dian sedang duduk di depan jendela langsung menghampiri ibu hantu ku
"Ilham ngapain di situ nak..?"tanya ibu
Bocah itu hanya tersenyum sambil menarik rambut panjang Bu Dian sambil tertawa-tawa,ingin aku tertawa terbahak-bahak melihat tingkah nya namun aku takut ibu khawatir dengan Ilham yang punya kemampuan khusus...
__ADS_1
"sudah Bu biarkan saja. Aku lelah Bu .."ucap ku merebahkan kepala ku di pangkuan nya
"lelah kenapa,baru juga masuk kuliah sehari masa sudah lelah..."ucap ibu membelai rambut ku
"bukan soal kuliah Bu tapi aku lelah karena belum bisa menemukan kediaman mamah papah dan bang Tian..."
"sabar lah Al,mungkin Allah belum menghendaki kamu untuk bertemu dengan mereka,jika Allah berke hendak maka pasti kalian bertemu lagi.."
"iya Bu..."
"Ilham na apa kamu tidak pusing terus berputar-putar seperti itu..?"ucap ibu bocah itu hanya menggeleng
Aku yang tak bisa menahan tawa ku karena melihat Ilham dari tadi mengejar-ngejar Bu Dian yang melayang-layang berputar-putar di kamar ku....
"kamu kok ketawa Al, memang ada yang lucu...?"
"tidak Bu aku hanya merasa gemas saja dengan tingkah Ilham..."
"Alya tolong aku jauhkan adik mu dari ku,hancur sudah rambut ku ini..."
__ADS_1