Anak Indigo

Anak Indigo
Cerita Nuga


__ADS_3

Setelah ungkapan dari Tami tersebut Nuga pun berfikir bagaimana bisa Tami ingin sekali mencelakai Jihan dengan cara dia yang kotor itu.


"Oke baiklah sebelum aku bercerita dengan mu sebaiknya kita duduk dulu di cafe atau dimana saja, supaya kita lebih leluasa untuk bercerita dengan panjang lebar" ucap Nuga.


"Oke baiklah, aku dan kamu sama-sama membawa mobil sendiri jadi kita pergi sendiri-sendiri saja" ucap Tami.


Setelah mereka sampai di suatu tempat tersebut mereka pun segera duduk dan bercerita, Nuga ingin malam ini semuanya selesai dan tidak ada lagi yang bisa mencelakai Jihan lagi.


"Oke baiklah sekarang aku atau kamu duluan yang mau cerita?" tanya Tami.


"Ladies first" jawab Nuga.

__ADS_1


Sebelum bercerita Tami pun sempat menghela nafas dan ia pun memejamkan matanya seolah serasa berat sekali ketika dia ingin bercerita itu.


"Nuga, kamu kan sudah tahu kalau aku mencintai kamu akan tetapi aku tidak pernah mengungkapkan nya, karena aku takut kamu tidak akan menerima aku, jadinya yaa aku hanya bisa memendam nya sendiri dan kamu juga tahu bahwa aku tidak memiliki teman dan karena itu aku tidak bisa bercerita dengan siapa saja bahkan keluarga ku saja sekarang sudah tidak tahu ada dimana, aku hidup sendiri sekarang Ga, memang Ayahku sering mengirimkan uang akan tetapi aku tidak pernah mendapatkan perhatian dari siapapun" ucap Tami.


Nuga hanya bisa diam, karena memang dia sudah tahu tentang semua keluarga Tami tersebut, akan tetapi Nuga tidak bisa menerima Tami, karena Nuga sangat mencintai Jihan dan itu sudah berlangsung dengan sangat lama sekali.


"Tami, kamu kan juga tahu kalau aku tidak mencintai kamu aku hanya menganggap kamu sebagai sahabatku saja dan tidak lebih bahkan juga kamu tahu bahwa aku mencintai Jihan dan bukan mencintai kamu, memang waktu itu aku bilang aku sayang sama kamu akan tetapi itu hanya sebagai sahabat saja Tami dan tidak lebih, maafkan aku Tami aku tida bisa mencintai kamu dan menjadi pacarmu seperti yang kamu inginkan, karena aku sangat menyayangi Jihan" ucap Nuga.


"Maafkan aku Tami, aku tidak bisa mencintaimu aku hanya mencintai Jihan, tolong kamu mengerti dengan perasaanku aku sudah lama mencintai Jihan bahkan sebelum aku mengenal mu" ucap Nuga.


"Nuga tidak bisakah kamu berubah fikiran dan kamu pun mau menjadi pacarku Nuga, Nuga aku tidak tahu harus bagaimana lagi aku pun tidak mengerti dengan perasaan ini, aku sudah sangat lama mencintai mu Nuga" ucap Tami.

__ADS_1


Tami pun hanya bisa menangis, karena tidak bisa merubah keputusan Nuga untuk bisa menjadi miliknya, Tami sangat mencintai Nuga bahkan sekarang Tami hanya memiliki Nuga seorang, karena Ayahnya pun sudah berada sangat jauh dengan nya Ayah Tami sudah memiliki keluarga baru dan Tami tidak mau untuk bergabung dengan Mama tirinya itu.


"Maafkan aku Tami, tapi ini soal hati akupun tidak tahu mengapa aku bisa mencintai Jihan, awalnya aku memang tidak mencintainya tetapi lambat laun perasaan ini pun timbul dan membuat aku semakin cinta dengan Jihan dan aku tidak ingin berada jauh darinya" ucap Nuga.


"Maafkan aku Tami sekarang aku akan pulang dan kamu juga sebaiknya pulang, karena perempuan tidak baik berada lama-lama di luar rumah apalagi ini sudah malam, sebaiknya kamu pulang saja dan lupakan semua tentang aku" ucap Nuga.


Tami hanya diam dan hanya bisa memandangi punggung nya Nuga, karena Nuga sudah semakin jauh dari pandangan nya tersebut.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa like and comment ❤️💜💚


__ADS_2