Anak Indigo

Anak Indigo
episode 79


__ADS_3

"Dian anak ku..."tangis pak Bambang pecah dia memeluk tubuh kaku Bu Dian dan menghiraukan bau yang menusuk Indra penciuman kami


"Ron Dian ku Ron..."ucap pak Bambang di sela tangis nyah


"yang sabar pak, ikhlas kan semua nya pak biar Dian tenang disana..."ucap ayah mengelus-elus punggung pak Bambang


"jadi benar kalau jasad ini putri anda pak...?"tanya petugas polisi


"iya pak ini anak saya,dan saya juga punya beberapa bukti untuk menjerat tersangka..."ucap pak Bambang terisak-isak


"baik pak,bapak bisa ikut kami ke kantor dan serahkan bukti yang bapak punya. Dan untuk jasad putri bapak akan di bawa ke rumah sakit forensik untuk di otopsi..."jelas polisi itu


Pak Bambang hanya mengangguk kan kepala nya..kami pun turut serta menemani pak Bambang...


Sampai di kantor polisi pak Bambang membuat laporan dan memberikan bukti pada pihak kepolisian,sedangkan jasad Bu Dian di bawa ke rumsakit untuk otopsi...


Begitu juga dengan pecahan kaca yang terdapat noda darah yang sudah mengering ikut di periksa...


saat sedang menunggu pak Bambang,tiba-tiba saja ponsel ayah berdering...


"hallo assalamualaikum Bu...?"ucap ayah setelah mengakar panggilan telepon itu


"kami sedang d kantor polisi Bu, menemani pak Bambang dan memberikan kesaksian juga kalau di butuh kan..."


"ibu tenang saja sebentar lagi kami pulang kok Bu..."


"ya sudah waalaikumsalam..."

__ADS_1


Itulah kata-kata yang ayah ucapkan karena ayah tidak membesarkan volume panggilan nya jadi aku tak tau apa yang ibu tanyakan...


"kenapa dengan ibu yah ..?"


"dia mengkhawatirkan kita Al..."


"memang ayah tak bilang ke ibu tadi...?"


"iya ayah lupa..."ucap ayah tersenyum


terlihat pak Bambang berjalan gontai menghampiri kami yang sedang duduk di ruang tunggu...


"bagaimana pak apa sudah selesai..?"tanya ayah


"sudah Ron aku sudah buat laporan dan menyerahkan bukti yang di kumpulkan anak mu.."


"saya akan kembali ke bekas kost anak saya membereskan barang-barangnya sambil menunggu jenazah Dian bisa dibawa pulang untuk dimakan kan..."


"baik lah pak kalau begitu kami juga ijin pamit pulang..."


"baik Ron silahkan, terimakasih atas bantuan kalian..."


"assalamualaikum..."ucap ku dan ayah dan menyalami pak Bambang


Kamipun pulang, sebelum pulang aku dan ayah makan mie ayam dulu di jalan karena perut sudah keroncongan...setelah nya kami mampir di mesjid untuk melaksanakan solat ashar yang sempat tertunda setelahnya kami melanjutkan perjalanan pulang...


Sampai di rumah ku lihat ibu dan pak RT sedang berbincang di teras...

__ADS_1


"assalamualaikum..."ucap ku dan ayah


"waalaikumsalam..."ucap ibu dan pak RT


"sudah selesai pak urusan nya.?"tanya ibu


"Alhamdulillah sudah Bu..."


"ini pak RT bilang kalau urusan pengakatan Alya jadi anak kita sudah selesai...."


"dan ini berkas nya pak Imron silahkan..."ucap pak RT menyela perkataan ibu


"oh iya pak RT terima kasih.ini untuk pak RT.."ucap ayah menyodorkan uang yang tak aku ketahui jumlah nya


"iya pak sama-sama,ini juga terima kasih. Kalau begitu saya pamit pak ada urusan lain yang belum saya selesaikan... assalamualaikum."


"waalaikumsalam..."jawab kami serempak


"yah Bu aku masuk mau mandi dulu..."


"ya sudah sana nanti kita makan malam bersama..."ucap ibu


Aku masuk kedalam rumah begitu juga dengan ayah dan ibu...


Selepas melaksanakan solat magrib berjamaah kami makan malam bersama di temani lauk pauk sederhana yang ibu masak...


Setelah selesai makan aku membantu ibu membersihkan meja,saat kami duduk di ruang tamu sambil menonton TV terdengar deru mesin mobil berhenti di depan rumah...

__ADS_1


Kami saling tatap dan memikirkan siapa yang bertamu malam-malam begini...?


__ADS_2