Anak Indigo

Anak Indigo
episode 58


__ADS_3

"hai boleh kan aku duduk di sini...?"tanya nya


"tentu saja boleh ini kan rumah kakak..."jawab ku


"kamu juga anak mamah dan papah ini juga rumah mu,kamu jangan sungkan terhadap ku sekarang aku Abang mu kalau ada yang menggangu mu bilang saja pada ku..."


"tapi kak..."belum selesai berbicara sudah di potong nya dan merebut ponsel ku mengetikan sesuatu disana


"itu nomer ku kalau ada apa-apa bilang dan jangan panggil aku kakak aku tak suka,kamu panggil aku Abang saja..."


"baiklah bang..."tiba-tiba saja otak jail ku meronta ingin menjalin Abang angkat ku


"kenapa bengong...?"tanya nya


"tadi Abang bilang kalau ada yang mengganggu ku Abang akan membela ku bukan..."


"iya memang kenapa..?"


"sekarang ada yang menggangu..."ucap ku yang melihat sosok tuyul sedang duduk di pagar balkon


"siapa dimana...?"tanya Abang ku sambil celingak celinguk


"itu bang anak kecil berpopok duduk disana kulit nya pucat..."


"jangan bercanda Alya..."ucap Abang ku yang mulai terlihat panik


"aku tidak bercanda bang itu benar ada nya..."


"disana jelas tak ada apa-apa..."


"itu tuyul bang..."ucap ku kala melihat tuyul itu berbalik dan menyeringai kepada ku

__ADS_1


"mana Al..."


"ayo bang lari dia akan mengigit mu..."ucap ku berlari meninggalkan Abang ku yang masih mematung di balkon


"Alya tunggu..."teriak nya


aku berlari ke bawah menuju ruang tamu sambil tertawa terbahak-bahak...


"kamu kenapa Al...?"pertanyaan papah menghentikan tawa ku


"Abang pah dia lucu kalau ketakutan..."ucap ku yang melihat laki-laki tampan bertubuh atletis itu turun dengan tergesa-gesa


"kamu kena Ian...?"tanya papah


"ini gara-gara dia pah..."ucap Abang ku menghampiri ku dan mencubit pipi ku


"kalian baru bertemu beberapa jam sudah sangat akrab ternyata papah senang..."


"tentu saja benar ngapain aku bohong..."ucap ku berdiri dari duduk dan berjalan menuju dapur


"mau kemana kamu jelas kan dulu pada ku..."


"aku mau masak bantuin mamah nanti malam akan aku jelaskan Abang hati-hatilah dia ada di samping mu..."ucap ku yang melihat tuyul itu duduk manis di dekat Abang ku ya walaupun gak semanis anak-anak pada umum nya jelas dia bukan anak-anak tapi sudah tua namun kerdil hahaha


aku membantu mamah dan bibi menyiapkan makan malam...tak terasa semua nya sudah siap di hidangkan di atas meja makan...


sebelum makan kami melaksanakan solat magrib berjamaah... setelah solat dan mengaji sebentar kami pun makan malam bersama...


kami duduk di depan televisi sambil mengobrol, setelah sebelumnya melaksanakan solat isya berjamaah. tiba-tiba Abang ingat dengan kejadian tadi sore....


"Al kamu berhutang penjelasan pada ku..."ucap Abang

__ADS_1


"tanyakan saja pada dia bang dia ternyata menyukai mu..."ucap ku yang melihat tuyul itu terus mengikuti Abang ku dari tadi


"Al kamu jangan bercanda..."ucap nya dengan wajah yang memucat


"memang siapa yang mengikuti Abang mu Al...?"tanya mamah


"tuyul yang tadi sore menemani ku duduk di balkon..."


"tuyul apa dia akan mencuri uang...?"tanya mamah dan papah


"tidak dia itu tuyul bebas tidak ada yang menyuruh nya..."


"Al tolong usir dia Al..."Abang ku memohon dan mendekat pada ku


"tidak Abang saja yang usir..."ucap ku sambil menahan tawa


"kamu bohong ya Al...?"tanya Abang ku yang melihat ku menahan tawa ku


"dia tidak berbohong Tian,dia itu memang INDIGO..."ucap ayah


"APA..."ucap kak Tian kaget


"tuh kan bang aku tidak berbohong..."


"apa dia sudah pergi...?"tanya bang Tian


"sudah dia sudah pergi mungkin dia merasa di acuhkan oleh mu bang..."ucap ku


"kamu menggoda ku..."ucap Abang yang siap mencubit pipi ku lagi


"mah lihat Abang dia mau mencubit ku lagi..."adu ku pada mamah

__ADS_1


"apa lagi..."sontak mamah menjewer telinga Abang ku "kamu jangan menyakiti adik mu atau akan tau akibat nya..."ucap mamah mengancam Abang ku


__ADS_2