
"kenapa kalian terkejut...?"mereka malah diam mematung seraya menatap arwah bu Dian di hadapan mereka
"loh Al,kemana pergi nya Bu Dian...?"setelah lama mereka membisu
"Bu dia ada di samping ku tidak kemana-mana..hanya waktu kalian melihat Bu Dian sudah habis..."
"oh begitu, sekarang tanya saja Bu Dian Al.."titah Cici
"kalau aku butuh bantuan kalian apa kalian mau bantu..?"
"kalau aku mau aja Al,tau tuh si Caca..."
"aku juga mau Al asalkan tidak sulit..."
"beneran ya kalian akan bantu..?"mereka hanya mengangguk kan kepala saja tandanya mereka mau membantu ku kalau aku butuh bantuan
"Bu apa yang terjadi pada ibu...?"
flash back Bu Dian
hari ini setelah selesai mengajar aku mau pulang ke kosan,saat hendak pulang aku dipanggil oleh pak Budi,ya walaupun aku selalu merasa risih pada nya kalau hanya mengobrol berdua saja. beliau selalu menggoda ku dan bahkan sampai berani pegang-pegang...
"Bu Dian tunggu..."
__ADS_1
"iya pak ada apa...?"
"saya butuh bantuan ibu apa ibu mau membantu saya...?"
"memang bapak butuh bantuan apa..?"
"mari ikut saya nanti saya jelaskan disana..."
"baik pak..."
kami pun berjalan menuju gudang aku tak menaruh curiga pada nya, walaupun aku merasa risi aku coba berpikir positif saja...
sampai lah langkah kami di gudang belakang yang jauh dari manapun.
"iya saya ingin mencari sesuatu di gudang ini makanya saya ngajak ibu kesini soal nya guru lain sudah pulang..."
"ayo masuk Bu..."titah pak Budi
"iya pak..."pengap dan banyak sekali debu yang ada di ruangan ini
"bapak sebenarnya cari apa pak..?"tanya ku
ceklek suara pintu di kunci kembali
__ADS_1
"loh pak kenapa di kunci...?"tanya ku mulai panik
"ayolah Dian disini tak ada siapa-siapa lagi hanya kita berdua,kamu tak mungkin menolak atau menghindar lagi dari ku.hahaha..."
degh ternyata aku jatuh pada perangkap pak Budi,aku bingung apa yang harus aku lakukan sekarang,saat aku diam mematung pak Budi langsung memeluk ku erat aku tak bisa bekutik...
"pak tolong lepas kan saya pak..."
"saya akan lepaskan kamu setelah kamu memuaskan saya..."ucap pak Budi yang terus memeluk ku dan meraba-raba sekujur tubuh ku
"pak saya mohon jangan lakukan itu pak atau saya laporkan ke polisi..."ancam ku
"silahkan kalau kamu bisa..."
pak Budi tak mempan dengan ancaman ku hingga dia mendorong ku hingga terjerembab ke lantai dengan posisi terlentang,pak Budi langsung menindih tubuh ku dan mulai melakukan aksinya...
setelah puas dia hendak meninggalkan ku yang masih terkulai lemas di atas lantai dan tak menggunakan sehelai benang pun menutupi tubuh ku...
air mata ku terus meluncur marah sakit dan merasa bersalah pada orang tua ku yang sudah mati-matian membesarkan ku namun aku tak bisa menjaga mahkota kesucian ku gara-gara laki-laki bejat ini...
saat putus asa,aku melihat ada pecahan kaca di kolong meja didekat ku,aku sekuat tenaga memakai baju ku dan meraih pecahan kaca itu, setelah pecahan kaca itu ada di genggaman ku aku berdiri dan menghampiri pak Budi yang dari tadi sedang sibuk merapikan kembali baju nya...
bless....
__ADS_1
prang....