Anak Indigo

Anak Indigo
episode 82


__ADS_3

"Bu Dian...."lirih ku


"hihihi iya Al..."


"sejak kapan ibu disini....?"


"ibu.?ibu siapa Al.?"tanya papah yang mendengar aku berbicara sendiri


"gak papah yah ini hanya ada mahluk halus yang datang ucap ku..."sambil terkekeh melihat Bu Dian cemberut mendengar ucapan ku


"ayo Al..."ajak Abang ku


"iya ayo pah aku berangkat sekolah dulu..."pamit ku "Bu mah aku berangkat..."teriak ku sambil berjalan menuju mobil bang Tian yang akan mengantarkan ku


Mobil berjalan meninggalkan rumah tak ada obrol di awal perjalanan namun tiba-tiba saja Abang ku teringat akan sarapan ku tadi...


"Al apa rasa nya sarapan mu tadi.?"


"Abang bisa kah tidak membahas itu,aku mual bila mengingat nya..."ucap ku sambil memajukan bibir ku

__ADS_1


"hahaha lagian kamu ada-ada saja masa nasi goreng di campur bubur.dan bisa-bisanya mamah dan ibu saling berebut memasak untuk mu..."ucap nya


"itu karena mereka menyayangi ku...oh yah bang apa Abang masih berhubungan dengan mbak Arum.?"tanya ku yang teringat akan kekasih kakak ku ini


"masih Al dan insyaallah tahun depan aku akan menikahi nya..."ucapnya sambil tersenyum bahagia


"Hem bagus lah..."ucap ku


Tak terasa sampailah aku di sekolah dan baru saja mobil berhenti bel masuk sudah berbunyi gegas aku berlari untung saja pak satpam baik tidak menutup gerbang sebelum aku masuk ke sekolah...


Pelajaran dimulai aku dan murid lain mengikuti pelajaran dengan seksama, tiba-tiba saja terdengar sirine polisi di halaman sekolah...


Penangkapan pak Budi membuat geger satu sekolah dan juga membuat para orang tua murid terutama orang tua murid perempuan yang menjadi was-was untuk tetap menyekolahkan anak-anak nya di sekolah ini..


...****************...


Dan benar saja setelah pak Budi di tangkap,banyak siswa yang di pindah kan oleh orang tua nya termasuk dua sahabat ku si kembar Caca dan Cici....


"kalian benar-benar akan pindah...?"tanya ku meyakinkan

__ADS_1


"iya Al orang tua kami tak ingin kami menjadi korban perbuatan oknum guru seperti pak Budi..."jawab Caca


"tapi kan dari pihak dinas pendidikan akan mengganti semua guru laki-laki disini dengan guru perempuan..."ucap ku mengungkap apa yang aku dengar dari ayah hingga ayah ku bingung untuk mencari nafkah untung saja belakang rumah ku masih ada lahan yang bisa ayah gunakan untuk berternak ikan itu yang ayah katakan


"iya Al,tapi orang tua ku terlanjur memindahkan kami..."jawab Cici


"kita masih bisa berkomunikasi Al,jangan sedih..."ucap Caca merangkul ku


"tapi handphone ku kan hilang ca ci jadi aku tidak bisa berkomunikasi dengan kalian..."ucap ku tertunduk


"memang kemarin pas mamah dan papah mu kesini mereka tidak memberikan hp baru lagi..."ucap Caca


"aku tidak bilang kalau hp ku hilang ibu dan ayah pun lupa meminta nomor mamah dan papah hingga aku pun tak bisa berkomunikasi dengan mereka...."ucap ku sedih


"ini nomor ku dan Cici kamu bisa hubungi aku menggunakan hp pak Imron atau Bu ayu..."


"iya benar Al jangan sedih..."Cici ikut merangkul ku


"hp ayah jadul ca ci tak bisa menggunakan aplikasi hijau,sedang kan hp ibu rusak dan tak bisa di benerin lagi..."ucap ku

__ADS_1


"Alya,Caca,Cici...."


__ADS_2