Anak Indigo

Anak Indigo
5


__ADS_3

Masih di tempat yang sama, yang dimana mereka masih berkumpul dan bercerita mengenai tentang diri mereka masing-masing.


"Ahh, apakah kamu sangat ingin mengetahui bagaimana suasana di alam sana??" Ucap Azka


"Iyaa, aku sangat penasaran sekali bagaimana suasana di alam sana" Ucap Nindya


"Oke baiklah, aku akan mengajak mu ke alam sana. berikan tangan kanan mu Nindya" Ucap Azka


"Ahh untuk apa??" Ucap Nindya


"Katanya kau ingin mengetahui bagaimana suasana di alam sana dan aku ingin mengajak mu ke sana, lalu berikan tangan kanan mu kepadaku" Ucap Azka


"Ahh baiklah, ini tanganku" Ucap Nindya


"Oke baiklah, selanjutnya kamu pejamkan mata mu dan kamu harus rileks jangan tegang, okee Nindya" Ucap Azka


"Baiklah Azka" Ucap Nindya


Lalu, selanjutnya Nindya pun memejamkan matanya dan ia pun mencoba untuk merileks kan badannya, karena ia ingin sangat mengetahui bagaimana suasana di alam sana. dan ketika Azka sedang membaca mantra nya Nindya pun di suruh membuka matanya lalu Nindya dan Azka sudah sampai di alam ghaib yang di mana di sana sama seperti suasana di dunia nyata hanya saja mereka tidak menapakkan kakinya.


"Baiklah Nindya, ini adalah dunia ghaib kamu jangan jauh dari ku atau kamu tidak akan bisa kembali ke dunia mu lagi" Ucap Azka


"Baiklah Azka" Ucap Nindya


"Ahh Azka apa di sini juga memiliki pasar??" Ucap Nindya


"Ada, bahkan di pasar pun selalu ramai mereka berbelanja" Ucap Azka


"Ahh begitu, lalu apakah di sini juga ada taman??" Ucap Nindya


"Ada, tetapi yang boleh ke taman hanya hantu-hantu yang baik hati saja" Ucap Azka


"Lalu, kalau hantu jahat mereka ke mana??" Ucap Nindya penasaran


"Mereka ada tempatnya sendiri, mereka berbeda alam dengan hantu baik dan mereka di asingkan dari hantu-hantu baik ini" Ucap Azka


"Ahh begitu baiklah" Ucap Nindya

__ADS_1


"Bagaimana?? apakah kamu masih ingin berkeliling atau kita kembali??" Ucap Azka


"Ahh sebenarnya aku masih ingin di sini, akan tetapi aku ingin pulang saja Azka" Ucap Nindya


"Oke baiklah, kita akan pulang. pejamkan lagi matamu Nindya" Ucap Azka


Lalu Nindya pun memejamkan matanya dan akhirnya mereka pun sampai ke tempat semula mereka berada.


"Ahh Nindya, bagaimana?? apakah rasa penasaran mu telah hilang??" Ucap Jihan


"Setidaknya sedikit rasa penasaran ku pun telah hilang Jihan 😊" Ucap Nindya


"Baguslah Nindya" Ucap Jihan


"Selanjutnya kita mau ke mana ini??" Ucap Jihan


"Kita akan bermalam di sini cukup untuk hari ini saja, esoknya kita akan pulang" Ucap Azka


"Ahh baiklah kak" Ucap Jihan


"Kenapa bisa sampai demam seperti ini, Jihan??" tanya Azka


"Aku tidak tahu kak, tadi saat aku ke kamar mandi Nindya masih biasa saja, tetapi setelah aku keluar dari kamar mandi badan Nindya sudah menggigil seperti itu. ini demam yang tidak biasa kak, bagaimana ini??" Ucap Jihan panik


"Tenanglah Jihan kakak mu pasti bisa mengobati nya" Ucap Nuga


Karena Jihan terlihat panik dan juga ia sangat lelah, namun ia tidak mau istirahat. lalu Nuga di perintahkan oleh Azka untuk membuat Jihan tertidur supaya Jihan esok hari mempunyai stamina yang cukup untuk pulang.


"Nuga, sebaiknya kamu buat Jihan tertidur, supaya besok dia tidak kelelahan" Ucap Azka


"Baiklah" Ucap Nuga


Lalu Nuga pun membawa Jihan ke kamar Azka.


"Jihan berbaringlah" Ucap Nuga


"Tidak aku tidak mau, aku masih mau melihat Nindya" Ucap Jihan

__ADS_1


"Jihan, Nindya pasti baik-baik saja dan juga pasti Azka bisa menyembuhkannya" Ucap Nuga


"Bagaimana kalau dia tidak sembuh?? pasti dia akan kesakitan Nuga, kau ini tidak perhatian sekali dengan orang lain" Ucap Jihan kesal


Karena Jihan tidak bisa mendengar apa yang di bicarakan Nuga di dalam hatinya, maka Nuga pun berbicara di dalam hati.


"Dia ini kenapa cerewet sekali?? sebaiknya aku lakukan saja yang di perintahkan oleh Azka supaya dia tidak menghabiskan energinya dengan sia-sia seperti ini. maafkan aku Jihan" Ucap Nuga


lalu Nuga pun memegang tangan dan menutup kedua mata Jihan dan setelah nya Nuga pun membacakan sesuatu yang membuat Jihan kelelahan dan tertidur dengan pulas.


"Akhirnya kau tidur juga, selamat tidur adik kecil" Ucap Nuga


lalu Nuga pun meninggalkan Jihan sendirian dan Nuga menyusul Azka ke kamar Nindya


"Bagaimana?? apakah sudah di sembuh kan??" ucap Nuga


"Belum, apakah kamu sudah membuat Jihan tidur??" ucap Azka


"Jihan sudah tertidur di kamar mu, sebaiknya kita sembuh kan Nindya" ucap Nuga


"Baiklah, kau bantu aku Nuga" ucap Azka


Lalu mereka pun mengeluarkan tenaga dalam mereka untuk menyembuhkan Nindya dan tak butuh waktu yang lama mereka pun sudah menyembuhkan Nindya dan setelahnya mereka membuat Nindya tertidur dengan pulas, lalu Azka pun menemani Nindya tertidur dan Azka menyuruh Nuga untuk menjaga adiknya Jihan di kamar nya.


Sebelum Nuga tertidur, Nuga pun memegang kepala Jihan dan berbicara di dalam hatinya.


"Besok kamu akan melupakan apa yang telah terjadi dengan malam ini" ucap Nuga dalam hati


Lalu Nuga pun membacakan mantra juga supaya Jihan dapat lupa dengan apa yang telah terjadi malam ini.


.


.


.


Like and comment ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2