
Tibalah Azka dan anak buah Kakek nya yang bernama Andri itu ke rumah sakit tempat Kakek nya berada dan Azka pun tidak mau berlama-lama lagi, maka ia segerakan langkah kakinya untuk membawa Andri menemui sang kakek.
"Tok..tok..tok Assalamu'alaikum Kek" ucap Azka.
"Wa'alaikumussalam, loh Azka kok sudah pulang? ini juga kenapa kamu membawa anak buah Kakek kesini?" tanya Kakek bingung.
"Begini Kek tadi Azka sudah berada di tempat kejadian, namun yang Azka temui hanya anak buah Kakek ini dan juga tingkahnya sangat aneh begitu" jawab Azka.
"Dan lagi Azka tanyain Dia, Dia pun tidak menjawab Kek, mungkin kalau Kakek yang menanyakan Dia mau menjawab nya" ucap Azka.
"Yasudah sini biar Kakek saja yang nanyain dia" ucap Kakek.
Lalu Andri pun di suruh duduk di kursi yang berhadapan dengan sang Kakek.
"Kamu ngapain di tempat kejadian itu? dan juga mengapa waktu Azka menanyai kamu, kamu tidak menjawab nya?" tanya Kakek.
Andri pun masih bungkam ia enggan sekali untuk membuka mulutnya dan mengeluarkan suaranya untuk mengajukan kesaksian.
"Lo gak bisu kan? lo bisa menjawab kan?" tanya Azka geram.
"Azka kamu tenang, kamu jangan terbawa emosi" ucap Kakek.
__ADS_1
"Emosi Azka Kek dia gak mau jawan terus dari tadi" ucap Azka.
Kakek pun hanya bisa menghembuskan nafas nya dengan kasar, karena tidak biasanya Andri tidak menjawab pertanyaan dari sang Kakek tersebut.
"Andri, kakek tau kamu sangat patuh sama Kakek, kamu jangan takut sama kakek, Azka emosi kayak begitu karena yang terbaring koma disini adalah adik kandungnya, makanya Azka sangat emosi sekali ketika mendengar kabar bahwa adiknya mengalami kecelakaan seperti ini" ucap Kakek.
"Kamu tidak perlu takut ada Kakek disini yang bakal ngelindungin kamu kalau kamu mau buka suara atas tingkah kamu yang berada di tempat kejadian itu" ucap Kakek.
Lalu Nuga yang sudah sangat penasaran karena Azka tidak kunjung keluar dari ruangan tersebut pun akhirnya masuk juga ke dalam ruangan Jihan.
"Ada apa ini?" tanya Nuga.
"Dan gue nanyain dia, eh dia nya malah bungkam dia gak mau buka suara" ucap Azka.
Azka sangat emosi karena Andri tidak mau sama sekali untuk membuka suaranya, sedangkan Andri di tanyakan oleh sang Kakek pun sama juga dia tidak mau membuka suaranya.
Lalu Nuga pun mencoba mengajak Andri berbicara, karena siapa tahu Andri mau untuk membuka suaranya tersebut.
"Lo ngapain di tempat kejadian itu?" tanya Nuga.
"Lo bisu ya?" tanya Nuga.
__ADS_1
Andri pun masih bungkam ia sangat takut untuk membuka suaranya, karena ia sekarang sangat tertekan dengan seseorang yang sedang berada di sekitar mereka.
Andri hanya bisa memejamkan matanya, karena ia takut ketika melihat seseorang yang berada tepat di depan pintu ruangan Jihan tersebut.
"Apa susah nya untuk buka suara? lo tinggal jawab aja pertanyaan dari kita semua" ucap Nuga geram.
"Lo takut? sama siapa? kami disini ga bakal ngelukain lo kalau lo mau buka suara lo" tanya Azka.
Azka sangat peka terhadap perasaan seseorang, sebenarnya Azka tahu ada orang yang sedang mengawasi mereka, hanya saja Azka ingin tahu dari mulut nya Andri sendiri.
"Kalau lo ga mau buka suara jangan salahin gue kalau gue bakal ngelakuin sesuatu untuk membuat lo mengeluarkan suara lo" ancam Azka.
.
.
.
Kira-kira Azka bakal ngelakuin apa nih??
Jangan lupa like and comment ❤️❤️
__ADS_1