Anak Indigo

Anak Indigo
8


__ADS_3

Keesokan harinya sang kakek pun telah tiba di rumah Azka.


"Ting...tong" suara bel rumah berbunyi


"Siapa sih pagi-pagi udah bertamu??" ucap Azka


Setelah Azka membuka pintu, ia pun terkejut karena sang kakek cepat sekali sampai ke rumah nya tersebut. Lalu sang kakek pun langsung menanyakan keadaan Jihan yang di mana sang kakek mendapatkan feelling yang tak enak tentang Jihan tersebut.


"Mana Jihan??" tanya dingin sang kakek


"Aaa...ada di kamar kek masih tidur" jawab gugup Azka


"Bagaimana bisa Jihan mengalami hal seperti itu??" tanya sang kakek


"Aku tidak tahu kek, sebab aku dan Nuga sedang duduk di ruang tamu, lalu Jihan pun sudah memasuki kamarnya dan selang beberapa menit ia pun menjerit seperti orang ketakutan sambil melihat ke arah jendela kamarnya" jawan Azka


"Kenapa kamu tak menemani Jihan waktu ia mau ke kamar?? kenapa kamu membiarkan ia pergi sendirian??" tanya sang kakek

__ADS_1


"Jihan kemarin katanya ingin sendirian kek, jadi kami pun menunggu nya di ruang tamu saja, kami tidak tahu bahwa akan ada kejadian seperti itu" jawab Azka


"Apakah kamu tidak menyayangi adikmu lagi?? apakah kamu sudah bosan untuk menjaganya??" tanya kakek


"Tidak kek, aku sangat menyayangi adikku, aku sangat ingin menjaga nya kek, aku tidak ingin ia kenapa-kenapa" jawab Azka


"Lalu?? kenapa kau masih bingung untuk memilih antara Jihan dan Nindya?? kau bisa kan menjaga keduanya?? Jihan adikmu dia sangat mengenal dirimu, lalu Nindya ia orang yang baru kau kenal dan kau temui, namun kau sangat menjaganya" ucap kakek


"Bukan begitu kek, Nindya juga sama seperti kita, ia juga butuh di jaga sama seperti Jihan, hanya saja menurut ku Jihan bisa menjaga dirinya sendiri, karena Jihan memiliki kemampuan yang lebih besar di bandingkan dengan Nindya" ucap Azka


"Lantas, kalau memang Jihan bisa menjaga dirinya sendiri, kenapa dia bisa seperti itu?? atau kau sendiri yang menyuruk mereka untuk mengganggu Jihan?? iyaa??" tanya kakek


"Kalian tinggal bertiga di sini, kenapa tidak kau suruh Nuga untuk menjaga Jihan?? kenapa kau juga menyuruh Nuga untuk menjaga Nindya?? apa kau tidak mau adik mu itu selamat??" tanya kakek


"Kek, kan sudah ku katakan Nindya harus ekstra di jaga, karena ia banyak sekali yang mengincar nya" jawab Azka


"Kau tahu Azka, sebenarnya bukan Nindya yang banyak diincar, akan tetapi Jihan, ia lah yang dari dulu sampai saat sekarang banyak yang mengincar nya, karena ia memiliki suatu jimat yang kakek berikan kepadanya dan banyak dari mereka yang menginginkan jimat itu" ucap kakek

__ADS_1


"Hah?? jimat?? jimat apa itu?? apa itu sangat berharga??" tanya Azka


"Jimat itu sangat berharga sekali untuk keluarga kita, akan tetapi Jihan lah yang paling membutuhkan jimat itu, karena Jihan fisiknya sangat lemah dibandingkan dengan sepupu-sepupu mu yang lain Azka" jawab kakek.


"Karena itu kakek sangat marah sekali dengan mu ketika kamu sangat mengkhawatirkan orang lain, di bandingkan dengan adik mu sendiri Azka" ucap kakek


"Kalau kakek bilang Azka akan tahu apa alasan kakek sangat menjaga Jihan, kalau kakek tidak bilang apa-apa mana Azka bisa tahu" ucap Azka


"Seharusnya kamu bisa merasakan, mengapa kakek sangat menjaga adikmu Azka, kau tau sendiri dari dulu memang fisiknya sangat lemah, bahkan kedua orang tua mu juga sangat menjaga dan menyayangi nya" ucap kakek.


Selepas obrolan Azka dan kakek nya pun, Azka hanya bisa merenung dan menyesali segala perbuatannya kepada adiknya yang di mana ia sangat menjaga orang lain di bandingkan dengan adik nya sendiri.


.


.


.

__ADS_1


jan lupa like and comment ❤️❤️


__ADS_2