
Lalu Nuga pun melihat keadaan Jihan yang memang tidak biasa di lihat oleh mata seorang yang normal.
"Tunggu, tadi kayaknya aku lihat seseorang di depan pintu ruangan ini" ucap Nuga.
"Lo lihat sesuatu Ga?" tanya Azka.
"Iya, gue kira itu bodyguard yang di suruh jaga oleh Kakek, makanya gue biasa aja ngeliatnya" jawab Nuga.
"Kamu ngelihatnya ia sendirian atau bagaimana?" tanya Kakek.
"Dia berdua Kek" jawab Nuga.
"Apa ini ada sangkut pautnya sama kecelakaan Jihan dan luka-luka Jihan ini?" tanya Azka.
"Bisa jadi Ka, sebab kecelakaan Jihan ini masa tidak ada sama sekali saksi mata yang melihat nya sedangkan Jihan ia kecelakaan di jalanan umum di situ juga ramai orang berlalu lalang dan satu lagi luka Jihan ini masa tidak ada yang membiru seperti luka-luka orang biasanya" jawab Nuga.
"Ini aneh Kek, kita harus selidiki ini semua sebelum semuanya terlambat" ucap Azka.
"Ya mulai sekarang kita harus menjaga Jihan kalau kita semua tidak mau kehilangan dia" ucap Kakek.
"Baik kek, mulai malam ini kita mulai beraksi" ucap Nuga.
Lalu setelah mereka mengobrol tadi mereka pun sudah menyusun strategi untuk bisa mengetahui bagaimana caranya bisa melihat siapa seorang yang sudah berjaga di depan ruangan Jihan tadi dan mengungkap kecelakaan Jihan yang termasuk aneh di akal fikiran mereka.
__ADS_1
Sekarang malam sudah tiba dimana mereka bertiga telah menyusun strategi tadi dan mereka sudah bersiap-siap untuk melakukan strategi mereka.
"Kakek berjaga disini, Azka kamu silahkan ke jalan yang dimana tempat Jihan kemarin kecelakaan dan kamu Nuga silahkan berjaga di luar ruangan ini" perintah Kakek.
"Siap Kek" ucap keduanya.
"Jihan kamu harus cepat sembuh ya biar kita bisa bermain lagi" ucap Azka sambil mengelus rambut Jihan.
Lalu Azka pun pergi menggunakan mobilnya untuk ke tempat dimana Jihan kecelakaan tersebut dan Nuga pun sudah berjaga di luar ruangan, tetapi agak jauh sedikit dengan ruangan Jihan tersebut.
Dan tak lama pun Azka sudah sampai di tempat tersebut, lalu ia pun melihat seseorang yang tak asing baginya di tempat tersebut.
"Loh kok? dia kan anak buah Kakek" ucap Azka.
Lalu Azka pun menggunakan kekuatannya untuk bisa melihat masalalu seorang itu tersebut dan setelah Azka sudah melihatnya ia pun kaget karena yang ia lihat anak buah Kakek nya itu yang sudah membuat Jihan kecelakaan yang menyebabkan Jihan koma sampai dengan saat sekarang.
"Gilaa masa anak buah Kakek sendiri yang ga suka sama Jihan sih? tapi yang gue lihat memang orang itu, apakah Jihan ada salah dengan orang itu? ah daripada gue penasaran sendiri mending gue tanya dia langsung kalau dia gak jujur gue buat dia jujur dengan cara gue sendiri" ucap Azka.
Lalu Azka pun menghampiri orang itu dan orang itu pun kaget karena melihat Azka yang tiba-tiba sudah muncul saja di belakang nya.
"Ngapain kamu di sini?" tanya ia.
"Ah aku mau ketemu sama kamu" jawab Azka.
__ADS_1
"Ngapain? ada perlu apa?" tanya ia.
"Aku cuma mau tanya, apakah kamu yang menyebabkan adikku kecelakaan?" tanya Azka.
Orang itupun diam dia tidak menjawab nya, ia takut untuk melihat Azka dan untuk menjawab pertanyaan Azka pun ia tak sanggup.
Lalu ia pun ingin menghajar Azka, namun gerakan Azka cepat dan tanggap.
"Lo mau menghajar gue?" tanya Azka.
"Sebelum lo menghajar gue, mungkin lo duluan yang udah gue hajar" ucap Azka.
"Ah sudahlah lebih baik gue bawa lo untuk menemui Kakek biar lo jujur sendiri dengan Kakek" ucap Azka.
Lalu Azka pun membawa orang itu untuk memasuki mobilnya dan membawanya ke rumah sakit tempat Kakek nya berada.
.
.
.
Jangan lupa like and comment ❤️❤️
__ADS_1