
"Aaaaa" Pekik Nindya
Nindya pun memekik, karena ia tak sengaja masuk ke dalam ruangan tersebut, karena ia sangat penasaran dengan apa yang ada di dalamnya. Setelah ia sudah masuk ke dalam nya malah ia yang kaget sebab ia melihat sesuatu yang sangat aneh menurutnya.
.
.
.
"Iiii iiitu tadi apaa?? kok serem banget" Ucap Nindya.
"Aku baru pertama kali lihat yang begituan, ihh serem banget. Mana ruangan ini udah lama tidak di pakai lagi, tapi aku dengar kok tadi kayak ada yang memanggil namaku dengan suara yang sangat pelan sekali" Ucap Nindya.
"Ahh sudahlah lebih baik aku keluar saja dari sini daripada nanti akan terjadi sesuatu yang lebih dari ini" Ucap Nindya
Setelah itu Nindya pun pergi dari sana dan beranjak masuk ke dalam kelasnya, namun di dalam kelasnya Nindya pun menemukan surat yang berisikan dengan tulisan
"Tolong aku" tetapi Nindya pun tidak tahu siapa yang sudah meletakkan surat ini di atas meja nya tersebut sebab di kelas Nindya pun sepi, karena semua muridnya pun sedang berada di luar karena jam istirahat belum berakhir.
"Kira-kira siapa yaa yang menulis surat ini?? kok tulisannya dia meminta tolong begini, kenapa dia tidak bilang langsung sama aku kalau emang mau meminta tolong?? kan aneh" Ucap Nindya
Setelah itu bel masuk pun berbunyi dan yang masuk ke kelasnya pun adalah wali kelasnya sebab akan ada 3 murid baru yang masuk ke kelas nya.
__ADS_1
"Anak-anak tolong diam sebentar, sebab di kelas ini akan ada 3 murid baru" Ucap wali kelas.
"Yaa kalian bertiga silahkan masuk dan sekalian untuk memperkenalkan diri" Ucap wali kelas.
"Baik bu" Ucap mereka bertiga
"Haiii perkenalkan namaku Jihan" Ucap Jihan
" Perkenalkan saya Nuga" Ucap Nuga
"Saya Azka" Ucap Azka
Lalu manik mata Azka pun melirik ke arah Nindya, karena Azka mempunyai kemampuan yang bisa merasakan siapa saja orang-orang yang memiliki mata bathin yang terbuka. sekilas Azka pun tersenyum dengannya, namun Azka kembali lagi dengan mode dingin nya.
"Baik, untuk Jihan dan Nuga kalian duduk berdua yaa dan untuk Azka kamu duduk di samping Nindya yaa sebab ia duduk sendirian di kelas ini" Ucap wali kelas
Lalu, ada satu murid yang bertanya.
"Bu, kenapa Azka tidak duduk dengan yang lain?? nanti Azka tertular aneh pula karena duduk dengan orang itu" Ucap teman kelasnya
"Di kelas ini kan yang duduk sendiri cuma Nindya, jadii yaa Azka duduk sama Nindya saja biar Nindya ada teman dan dia tidak akan sering berbicara dengan sendirian lagi" Ucap wali kelas
"Ohh gitu, baiklah bagus begitu bu biar dia tidak sering mengeluarkan aura-aura aneh lagi di kelas ini. kan ngeri bu karena ulah dia" Ucap teman kelasnya
__ADS_1
"Yasudah kalian bertiga silahkan duduk" Ucap wali kelas
"Baik bu" Ucap mereka
Lalu setelah Azka duduk di sebelah Nindya, Azka pun dapat merasakan aura yang sangat besar sekali sedang berusaha mendekati nya, lalu Azka pun entah sedang apa ia pun memejamkan matanya dan ia pun membacakan mantra di dalam hatinya setelah ia membacakan mantra itu Azka pun meletakkan tangannya ke arah tubuh Nindya.
"Heii sedang apa kamu?? kenapa kamu memegang tubuhku?? Ucap Nindya
"Aku sedang membuat penghalang supaya tidak ada aura jahat yang bisa membuatmu bahaya" Ucap Azka
Nindya pun tidak mengerti dengan apa yang sudah Azka bicarakan, lalu Nindya pun merutuki Azka di dalam hatinya.
"Dasar aneh" Ucap Nindya di dalam hati
"Hei kau mengataiku??" Ucap Azka
"Ehh, kamu bisa dengar aku ngomong dari hati??" Ucap Nindya
Namun, Azka tidak menjawabnya Azka pun hanya tersenyum menyeringai saja karena Azka mau Nindya mencari tau semua tentang Azka dan tentang kedua temannya tersebut. 😏😏
.
.
__ADS_1
.
Like and comment ❤️❤️