Anak Indigo

Anak Indigo
episode 35 Daftar sekolah


__ADS_3

setelah solat asar aku duduk kembali di ruang tamu rumah pak kepsek,ku lihat lelaki itu sudah duduk menunggu ku sambil makan makanan kesukaan nya yaitu kacang rebus...Bu kepsek sibuk di dapur di bantu asisten rumah tangga mereka... anak-anak pak kepsek memang sudah dewasa semua dan sudah berkeluarga juga jadi mereka hanya tinggal berdua di temani art dan supir yang juga suami istri...


"gimana Al senang berbelanja tadi..."


"tentu saja pak..."


"gini Al bapak mau tanya...apa kamu mau tinggal di sini biar kamu tidak terlalu jauh pergi sekolah...?"


"emmm bukan saya menolak pak tapi bagaimana dengan rumah peninggalan bapak dan ibu saya...?"


"kamu jual saja rumah itu kamu tabung untuk nanti kamu kuliah..."


"saya gak bisa pak itu kenang-kenangan dari orang tua saya,saya akan tetap di sana,sudah di belikan keperluan sekolah saja saya sudah bersyukur dan sangat berterima kasih pada bapak dan juga ibu..."


"kamu yakin bisa tinggal sediri dirumah...?"


"saya yakin pak.."


"tak sudah kalau gitu bapak tidak akan maksa kamu untuk tinggal disini menemani bapak dan ibu...tapi kamu harus janji kalau butuh bantuan hubungi saya ya..."


"iya pak saya janji..."

__ADS_1


"kamu jangan sungkan anggap lah saya dan ibu orang tua angkat mu...oh yah ini handphone untuk mu disitu sudah ada kartu dan memori nya disitu juga ada nomer telpon saya dan ibu..."ucap pak kepsek menyodorkan handphone kehadapan ku


"tapi pak ini terlalu berlebihan saya tidak bisa menerima nya,di belanjakan keperluan sekolah saja saya sudah sangat terbantu oleh bapak..."


"terima lah Al,nanti di SMA kamu akan sangat membutuhkan hp itu..."ucap Bu kepsek berjalan dari dapur menuju ketempat aku duduk dengan pak kepsek


"tapi Bu..."


"sudah jangan menolak rezeki...ini juga makanan bawa untuk makan malam mu nanti..dan ini uang untuk membeli koas kaki dan uang jajan mu..."Bu kepsek menyerah kan hp dan beberapa lembar uang warna merah pada ku


"terima ya Al saya dan ibu tidak menerima penolakan..."


dengan berat hati dan tidak bisa menolak lagi ku ambil pemberian mereka,aku bersyukur bisa bertemu dengan orang-orang baik seperti mereka...


aku berpamitan pulang aku pada kedua orang tua angkat ku itu...


"aku pulang ya,pak Bu sudah terlalu sore..."ucap ku


"ya sudah silahkan,yakin gak mau di antar...?


"gak usah pak Bu...saya pamit assalamualaikum..."ucap ku sambil menyalami mereka

__ADS_1


"waalaikumsalam..."


...****************...


keesokan harinya aku sudah bangun sejak subuh aku masak nasi goreng untuk sarapan..aku bersiap untuk pergi ke sekolah untuk daftar ulang sedangkan teman2 yang lain harus ikut seleksi dulu beruntung nya aku mendapat beasiswa jadi tak perlu repot-repot ikut seleksi lagi hehehe


setelah siap ku kunci rumah,dan berangkat ke sekolah dengan menggunakan sepeda ku..sampai di sekolah ku simpan sepeda ku di tempat parkir..


"Alya..."panggil Yeni yang baru sampai di sekolah


"oh hai Yen...baru datang.?"


"iya aku kesiangan bangun...hehe"


"oh begitu,ayo masuk bukan kah harus ikut seleksi lagi...?"sambil kami melangkah menuju ruang pendaftaran


"iya semoga saja aku masuk sekolah ini bareng kamu..kamu sih beruntung dapat beasiswa jadi gak perlu seleksi lagi..."


"aku yakin kamu bisa lolos seleksi kok Yen...oh ya bagaimana mana dengan penglihatan mu apa masih bisa melihat mereka.."tunjuk ku pada sebuah ruangan di pojok koridor yang kami lalui


"mereka siapa Al orang gak ada siapa2 di sana..."

__ADS_1


"syukur kalau kamu sudah tidak melihat mereka yang tak kasat mata..."


__ADS_2