
"Yeni..."pekik kami serempak
Yeni menghampiri kami dengan wajah sedih...
"kamu kenapa muka cantik-cantik kok di tekuk gitu kaya cucian belum di setrika.."ucap Caca sambil terkekeh
"apaan sih ca kok malah ngeledek..."ucap Yeni sambil duduk dekat ku dan mendorong Cici untuk bergeser
"ya terus kamu kenapa Yeni...?"ucap ku
"Al,ca,ci aku sedih..."
"Kenapa..? Putus dengan si Roy..? Atau si Roy selingkuh..?"Caca memotong ucapan Yeni
Ya ketiga teman ku ini sudah memiliki kekasih beda dengan ku mungkin karena aku tak secantik mereka
"bukan aku dan Roy baik-baik saja namun mungkin akan LDR nanti..."
"maksud kamu apa Yen..?"tanya ku mungkin kah Yeni juga akan pindah
"aku akan pindah teman-teman masa kerja ayah ku disini tidak di perpanjang dan di pindah kan ke perkebunan lain..."ucap Yeni tertunduk
"jadi kalian akan meninggalkan ku sendirian...?"tanya ku sedih
__ADS_1
"memang Caca dan Cici akan pindah juga.? Kemana kalian akan pindah...?"tanya Yeni
"iya Yen kami juga akan pindah ke kota B..."ucap Cici
"kita akan berpisah,ku harap kalian tidak melupakan aku..."ucap ku
"aku gak akan melupakan kamu Al.."ucap Caca memeluk ku
Di susul oleh Yeni dan Cici kami berpelukan tanda perpisahan,lalu kami mengobrol kesana kemari dan berniat untuk kuliah di universitas yang sama di kota B kelak...
"Alya ayo pulang nak..."panggil ayah
"iya yah apa ayah sudah selesai..?"
"teman-teman aku pulang ya,jangan lupakan aku saat kalian punya teman baru di sekolah kalian yang baru..."ucap ku dan langsung memeluk ketiga sahabat ku
aku pulang di bonceng ayah. Ayah yang melihat ku bersedih lantas bertanya..
"kamu kenapa Al...?"
"teman-teman ku yah mereka akan pindah..."
"kan yang pindah hanya beberapa anak saja bukan satu sekolah Al..."
__ADS_1
"iya yah tapi mereka berbeda, mereka sahabat ku..."
"sudah lah jangan sedih, gimana kalau kita makan soto di sana biar kamu gak sedih..."ajak ayah sambil membelokkan motor nya ke warung soto yang ramai pembeli padahal warung ini baru-baru ini buka
Saat sampai disana dan masuk kedalam warung itu sontak saja aku dan ayah mengucapkan istighfar...
"astaghfirullah..."pekik kami barengan
"kenapa pak.? Mau makan ya..?"tanya pegawai warung itu
"tidak pak kami salah masuk warung..."ucap ayah sambil menarik tangan ku ke luar warung dan menyuruh ku langsung naik di boncengan nya
"Al kamu lihat kan..?"tanya ayah yang sudah menjalankan motor menjauh dari warung itu
"iya aku lihat...."jawab ku bagai mana aku tidak lihat sedangkan disana banyak makhluk yang menjijikan. Aku heran di era yang sudah modern ini masih ada banyak warung menggunakan penglaris, sungguh miris
"kita ke warung itu aja yah,yang biasa aku beli..."ajak ku lalu ayah membelokkan motornya ke warung yang ku tunjuk
"seperti nya ini aman Al..."ucap ayah setelah mematikan motor nya dan turun untuk masuk ke warung itu
"iya yah disini aman,tapi kenapa sepi ya..?"ucap ku heran padahal warung ini sudah lama buka dan rasa masakan nya enak
"tidak tau Al,mungkin lagi sepi saja..."ucap ayah santai,namun ada yang menarik perhatian ku saat aku melihat pot bunga yang besar di sisi kanan warung
__ADS_1
"yah tunggu itu ada apa ya disana...?"